Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Sisi Gelap Pekerja Cikarang, Gaji Sebulan Habis dalam Semalam Buat Judi dan MiChat

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
8 Juli 2024
A A
Kerja di Cikarang, UMR Cikarang.MOJOK.CO

Ilustrasi - Sisi Gelap Pekerja Cikarang, Gaji Sebulan Habis dalam Semalam Buat Judi dan MiChat (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Satu kantor terjebak judi online, sampai ada yang bawa kabur duit perusahaan

Kalau Alif mengeluhkan terik dan macetnya Cikarang, cerita kelam lain datang dari Ridho (23). Memang, lelaki asal Jogja ini baru 4 bulan kerja di Cikarang. Namun, ia sudah melihat banyak sisi gelap para pekerjanya.

“Yang udah jadi rahasia umum itu sebenarnya judol [judi online],” kata Ridho saat Mojok temui Sabtu (22/6/2024) lalu.

“Banyak yang tanggal 25 gajian, tanggal 30 udah ngajuin bon karena kalah judi,” sambungnya.

Ridho ngekos di Cikarang Selatan. Total ada 12 penghuni di kosnya yang berasal dari berbagai daerah. Kata Ridho, dari semua penghuni, cuma dirinya yang clean dari judol.

“Nggak cuma judi, mereka juga kena pinjol sampai puluhan juta. Pas aku baru masuk kerja di Cikarang, di kos ada penghuni mau digebukin debt collector.”

Bahkan, ia juga bercerita, teman kantornya sudah ada dua orang yang dipecat gara-gara pakai duit perusahaan buat judol. Ia pun sangat menyayangkan hal tersebut, karena bagi Ridho, kerja di Cikarang itu sangat enak. Syaratnya cuma perlu nggak neko-neko.

MiChat adalah penguras dompet perantau yang kerja di Cikarang

Selain judol, kebiasaan para perantau yang kerja di Cikarang adalah open BO. Menurut Ridho, ini juga sudah jadi rahasia umum.

“Sampai ada guyonan, ‘punya duit dikit aja langsung birahi’. Karena memang tiap hasil gajian, pasti pada karaoke, sewa LC, open BO, ya gitu lah.”

Masalahnya, beberapa teman kosnya yang terang-terangan doyan open BO via MiChat sudah berkeluarga. Artinya, kelakuan mereka ini tak bisa ditolerir karena masuk dalam ranah perselingkuhan.

“Lebih ke heran aja, sih. Punya anak-istri, tapi masih suka jajan di luar sampai ngehabisin duit gaji mereka. Sinting emang.”

Lucunya lagi, sampai ada yang rela berhari-hari mengambil lemburan demi uang lebih, yang ujung-ujungnya, duit itu berakhir di aplikasi MiChat. Kata Ridho, kerja di Cikarang tantangannya memang sebesar itu. “Gaji besar sebanding dengan besarnya libido yang kudu dikendalikan,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA Meninggalkan Kemewahan Gaji UMR Jakarta Biaya Hidup Jogja Demi Rintis Usaha Warkop di Pinggir Jalanan Jogja

Iklan

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 Juli 2024 oleh

Tags: bekasicikarangcikarang bekasicikarang jawa baratkerja di cikarangumr cikarang
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)
Pojokan

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
5 Hal yang Lumrah di Bekasi tapi Nggak Bisa Ditemukan di Muntilan Magelang
Pojokan

5 Hal yang Lumrah di Bekasi tapi Nggak Bisa Ditemukan di Muntilan Magelang

20 Oktober 2025
Summarecon Bekasi, Obat Melupakan Beratnya Hidup di Bekasi MOJOK.CO
Esai

Summarecon Memberi Panggung Untuk Memulihkan Diri Sendiri para Manusia yang Hatinya Disengat Bekasi: Catatan Sopir Online yang Pernah Belajar Psikologi

14 Oktober 2025
Jogja Punya Aura Negatif, tapi Masih Mending ketimbang Jakarta MOJOK.CO
Esai

Jogja Memang Lebih Nyaman meski Tetap Menyimpan Aura Negatif, tapi Masih Mendingan ketimbang Hidup Menderita di Jakarta

4 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.