Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Beratnya Bisnis Kuliner di Jogja, 5x Buka Usaha Selalu Gagal, Bahkan Warteg Legendaris hingga Bisnis Gibran pun “Berdarah-darah”

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
6 Juni 2024
A A
warteg dan bisnis kuliner jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi bisnis kuliner Jogja.MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dadad Wisesa, salah satu kreator konten kuliner ternama di Jogja bercerita bahwa banyak cerita kegagalan usaha kuliner yang pernah ia dengar. Bertahun-tahun ia memang berkomunikasi dengan banyak pelaku usaha di Jogja.

Menurutnya, banyak di antara para pengusaha baru yang belum tahu bahwa bisnis kuliner perlu kesabaran dan proses panjang. “Orang usaha itu pengin instan. Mau cepat balik modal padahal harus sabar. Apalagi empat bulan pertama itu berdarah-darah,” kata Dadad dalam wawancara di program PutCast Mojok.

Di Jogja, kata Dadad, bisnis kuliner sangat bergantung pada repeat order lantaran wilayahnya yang tak terlalu luas. Permasalahannya, ada banyak usaha kuliner Jogja yang sempat ramai namun tidak menjaga kualitas. Sehingga, setelah enam bulan itu langsung sepi.

“Ketika ramai juga harus siap. Jadi selain sabar perlu konsistensi soal kualitas,” terangnya.

Gagal bisnis kuliner sampai lima kali

Pewawancara program PutCast, Puthut EA, juga membagikan pengalamannya seputar bisnis kuliner di Jogja. Ia pernah bisnis makanan lebih lima kali dan semuanya tidak bisa bertahan lama.

Bisnis kuliner pertamanya dibuka di dekat Selokan Mataram Jalan Affandi Gejayan pada medio 2007 silam. Saat itu ia membuka usaha mie ayam ceker.

“Itu gagal. Selanjutnya sempat buat warung pecel, ikan bakar, angkringan, sampai warung makan lain juga gagal. Total lima kali,” kenangnya.

Puthut juga bercerita, Gibran Rakabuming Raka saat masih fokus berbisnis juga mengakui bahwa salah satu kota dengan tantangan terbesar untuk berbisnis kuliner adalah Jogja. Gibran pernah membuka beberapa cabang usahanya di Jogja, salah satunya Markobar yang saat ini sudah menghilang dari Jogja.

“Saya pernah mewancarainya waktu dia masih konsentrasi penuh jadi bisnis kuliner. Dia kan sudah buka cabang dimana-mana, dia bilang jogja itu salah satu yang berat. Jogja itu behaviour konsumennya itu unik dan sulit ditebak,” ungkapnya.

Di sisi lain, tentu ada juga deretan usaha kuliner Jogja yang mampu bertahan di tengah beratnya persaingan. Mengenai ini, Dadad berpendapat banyak faktor yang mempengaruhinya. Mengambil contoh Kopi Klotok, ini menurutnya jadi salah satu yang akan bertahan lama karena memang jadi pionir pada konsep warung kopi semacam itu.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Warteg Pertama di Jogja Merekam Kebiasaan Makan Mahasiswa

Iklan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2024 oleh

Tags: bisnis kulinerjakartaJogjaKota PendidikanKuliner JogjaSurabaya
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO
Aktual

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi
Urban

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Mie ayam bintang di Jakarta. MOJOK.CO
Kuliner

Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

29 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sulitnya menjadi orang dengan attachment style avoidant. MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah

24 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

28 April 2026
pasar wiguna.MOJOK.CO

Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal

26 April 2026
Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 undang pecinta sepeda dari seluruh negeri hingga internasional MOJOK.CO

Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara

28 April 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.