Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pesan dan Saran ke Orang yang Suka Merenung Lama di Kulkas Indomaret karena Bingung Pilih Minuman, Karena Itu bikin Kesel!

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
9 Mei 2025
A A
Kesal dengan orang-orang yang suka mematung lama dan mondar-mandir di depan kulkas Indomaret karena bingung pilih minuman MOJOK.CO

Ilustrasi - Kesal dengan orang-orang yang suka mematung lama dan mondar-mandir di depan kulkas Indomaret karena bingung pilih minuman. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak orang mengaku bingung tiap kali berada di depan deretan kulkas Indomaret. Pasalnya, ada beragam jenis minuman di sana. Dari soda, susu, isotonik, minuman energi, hingga kopi.

Anggap saja dari awal ingin membeli kopi. Namun, ketika sudah berada di depan kulkas Indomaret, tiba-tiba sulit menjatuhkan pilihan. Bisa jadi karena pilihan kopi yang beragam atau karena kepincut minuman lain.

Beberapa orang akhirnya menganggapnya sebagai candaan. Misalnya dengan menyebut bahwa kulkas Indomaret memang berdaya magis, sehingga membuat orang-orang yang berhadapannya terpaksa tercenung untuk merenung panjang sebelum menjatuhkan sebuah pilihan.

Atau juga misalnya anekdot: Sekuat-kuatnya iman kalau berada di depan kulkas Indomaret pasti akan jadi bimbang juga.

Kesal dengan orang yang berdiri lama di kulkas Indomaret

Akan tetapi, yang tidak banyak disadari, ternyata ada juga beberapa orang yang merasa kesal jika berhadapan dengan orang yang lama mematung dan mondar-mandir di depan kulkas Indomaret.

Belum lama ini reporter Mojok mencoba mengulik “Cara pandang orang terhadap lemari es di waralaba ternama itu” di X dan Facebook. Selain pandangan-pandangan candaan, ada beberapa warganet yang mengaku resah.

Pandangan-pandangan tersebut coba reporter Mojok sajikan dalam beberapa poin berikut, di antaranya berisi keresahan pembeli lain dan pesan mereka kepada orang yang suka berlama-lama merenung di depan kulkas Indomaret:

Mengganggu dan menghalangi pembeli lain

Sebagaimana jamak diketahui, jarak antar rak di Indomaret tidak terlalu luas. Begitu juga dengan jarak rak ke kulkas. Jadi seperti lorong kecil memanjang.

Nah, satu orang saja yang berdiri terlalu lama di depan kulkas Indomaret, apalagi sampai mondar-mandir, ternyata dianggap menganggu bagi pembeli lain.

Apalagi jika orang tersebut berdiri persis di depan kulkas yang juga dituju oleh pembeli lain. Alhasil, pembeli lain harus ikut lama menunggu.

Belum lagi jika ada yang bingung memilih minuman sambil duduk. Malah akan menghalangi lalu lintas di lorong kulkas tersebut.

Itu kalau satu orang saja. Kadang kala ada sepasang (entah orangtua-anak, entah sepasang kekasih, atau dua orang sahabat) yang sama-sama merenung panjang tak kelar-kelar.

Fokus pada pilihan sebelum ke kulkas Indomaret

Berdasarkan pengalaman warganet yang menjadi responden Mojok, memilih minuman di kulkas Indomaret sebenarnya bukan perkara rumit. Kendati terlalu banyak jenis dan varian yang menggoda.

Yang harus dilakukan agar tidak kebingungan adalah, mantapkan niat mau pilih minuman apa. Dan itu harus dilakukan jauh sebelum masuk ke waralaba bermaskot Domar tersebut.

Iklan

Misalnya kepikiran mau ke Indomaret sejak dari kos/rumah, atau saat sedang dalam perjalanan, masih ada waktu yang sangat cukup untuk menentukan pilihan di kepala.

“Lagi ngantuk, mau minum kopi. Oke beli kopi.”

“Lagi haus banget, butuh yang seger-seger. Oke beli minuman soda.”

Itu adalah contoh bagaimana mencoba memetakan jenis minuman sesuai kebutuhan. Jika dari sebelum sampai dan masuk Indomaret sudah menentukan jenis minuman apa yang hendak dibeli, maka ketika masuk ke Indomaret harus fokus pada pilihan yang sudah ditentukan sebelumnya. Jangan clingak-clinguk ke minuman lain.

Dengan begitu, potensi berdiri dan mondar-bandir lama di kulkas pun bisa terminimalisir demi menjaga kenyamanan sesama pembeli.

Ngecek di katalog

“Tapi kan tetap saja. Misalnya sudah menentukan mau beli Nescafe. Tapi waktu di dalam, tetep jadi bingung juga karena banyak varian Nescafe yang tak kalah menggoda.” Ada yang menyangkal demikian, menyangsikan efektivitas metode di atas.

Warganet yang menjadi responden Mojok memberi solusi: Indomaret memiliki website berisi katalog produk-produk waralaba tersebut. Namanya Klik Indomaret.

Katalog tersebut bisa digunakan untuk mengecek, misalnya untuk katalog minuman yang tersedia. Atau jika tidak, bisa saja cari di mesin pencari Google mengenai varian minuman yang tersedia di Indomaret.

Dengan begitu, proses memantapkan memilih minuman mana yang hendak dibeli sudah terjadi jauh di luar Indomaret. Bukan ketika sedang berada di kulkas yang bisa menyebabkan mematung lama hingga “mengganggu” pembeli lain.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Kesel dan Parno saat Transaksi di ATM Indomaret karena 4 Masalah yang Bisa Rugikan Pengguna atau liputan Muchamad Aly Reza lainnya di rubrik Liputan

 

 

 

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2025 oleh

Tags: Indomaretkulkas indomaretminuman indomaretpilihan redaksi
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO
Sehari-hari

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO
Esai

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO
Sehari-hari

Dapur Bersama Memang Membantu Anak Kos, Tapi Sering Menimbulkan Konflik kalau Ada Penghuni Jorok dan Suka Nyolong

12 Mei 2026
Tongkrongan bapak-bapak, nongkrong.MOJOK.CO
Catatan

Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga

11 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel): terlihat elite tapi Work Life Balance sulit MOJOK.CO

Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah

10 Mei 2026
Nasihat rezeki dan keuangan dari ibu-ibu penjual angkringan di Jogja yang bisa haji 2 kali MOJOK.CO

Wejangan Rezeki dan Uang dari Ibu Penjual Angkringan, Membalik Logika Ekonomi Anak Muda yang Anxiety in this Economy

11 Mei 2026
menikah dengan keluarga pasangan yang terlilit utang.MOJOK.CO

Menikah dengan Pasangan yang Keluarganya Terlilit Utang Bikin Serba Salah: Terlalu Cinta untuk Ditinggal, tapi Bikin Menderita Kalau Bertahan

8 Mei 2026
Tidak memberi utang saat teman pinjam uang selalu dicap jahat dan dijauhi dari pertemanan MOJOK.CO

Pertemanan Memuakkan: Tak Beri Utang Teman Dijauhi dan Dicap Jahat, Berteman Cuma Diperalat Jadi Dana Darurat

8 Mei 2026
Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada MOJOK.CO

Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada

11 Mei 2026
bapak-bapak nongkrong.MOJOK.CO

Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

11 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.