Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Nekat Merantau dari Jogja Cari Kerja di Jakarta, 6 Bulan Kirim 100 Lamaran Begitu Lolos Gedung Kantornya Ambruk

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
23 Maret 2024
A A
lulusan jogja cari kerja di jakarta.MOJOK.CO

Ilustrasi cari kerja di Jakarta (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Cari kerja di Jakarta tidak selalu mudah. Sebagian memutuskan berangkat setelah ada kepastian perusahaan yang menerima. Namun, seorang fresh graduate lulusan sebuah PTS di Jogja nekat merantau ke Jakarta sambil cari kerja.

Bagi Diko* (25), bukan nama sebenarnya, bertahan di Jogja bukan jadi pilihannya selepas wisuda pada Maret 2023 silam. Orang tuanya sudah pensiun, adiknya masih kuliah, sementara di Jogja terlalu banyak godaan yang membuatnya sering terlena.

“Ya teman-temanku masih pada belum lulus, belum mikir masa depan, aku takut terbawa. Selain itu, UMR Jogja nggak menjanjikan,” tuturnya kepada Mojok Jumat (23/3/2024).

Ia nekat berangkat cari kerja di Jakarta dengan modal pas-pasan. Orang tuanya masih mengirim sedikit uang, tapi sudah dipotong dari jumlah yang biasa ia dapat selama kuliah di Jogja.

Beruntung, ada teman satu kampung halaman yang mengizinkannya untuk tinggal bersama di sebuah kos paviliun di Tebet. Di sana hanya ada satu kamar. Dua temannya tidur di kamar sementara Diko menggelar kasur tipis di ruang tengah.

Sebenarnya, saat hendak berangkat sudah ada undangan untuk wawancara kerja di Jakarta. Setidaknya, itu sebuah modal awal bagi Fitra.

Namun, setibanya di Jakarta dan melakukan wawancara pada Juni 2023, ternyata ia tidak lolos seleksi wawancara. Tidak ada pilihan lain selain rajin-rajin mengirim lamaran kerja ke berbagai perusahaan.

“Pokoknya aku daftar semua lowongan di LinkedIn sampai JobStreet. Lebih dari 100 lamaran aku kirim,” kenangnya.

100 adalah angka minimal yang ia ingat. Pasalnya, pada pekan tertentu ia pernah buat program pribadi dengan target mengirim 10 lamaran per hari.

Cara bertahan hidup selama cari kerja di Jakarta setengah tahun

Dua teman Diko, datang ke Jakarta beberapa bulan sebelumnya. Mereka berangkat dengan kepastian lantaran sudah ada perusahaan yang menerima. Tinggal bersama dua teman pekerja sementara ia menganggur membawa dinamika tersendiri.

“Satu sisi jadi tertekan banget. Kedua, ya jadi ada dorongan untuk terus berusaha dapat kerjaan,” tuturnya.

Masa itu juga ia gunakan untuk lebih mengenali ibu kota. Belum kerja pun, ia sudah merasakan sensasi berdesak-desakan di KRL.

jakarta.MOJOK.CO
Ilustrasi. Gedung-gedung tinggi di Jakarta (Muhammad Rizki/Unsplash)

Setiap akhir pekan, ia iseng, bergabung dengan sebuah komunitas basket di Menteng. Semua demi meredakan tekanan sekaligus mencari relasi baru. Modalnya, pokoknya berani.

Sebenarnya, sebulan di Jakarta ia sudah dapat pekerjaan lepas sebagai headhunter. Headhunter adalah jasa untuk mencarikan tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan.

Iklan

“Baru dapat duit kalau orang yang aku rekomendasi itu benar-benar sesuai dan sampai tekan kontrak. Dan itu susah banget,” curhatnya.

Ia hanya bisa meloloskan satu orang. Jika berhasil, ia dapat komisi sekitar 12 persen dari total gaji pokok orang tersebut selama setahun kerja. Sebenarnya lumayan, namun, sangat tidak pasti.

Baca halaman selanjutnya…

Dapat kerja kantoran pertama, tapi gedungnya ambruk di hari pertama kerja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 8 April 2024 oleh

Tags: jakartaJogjakerja di jakartalowongan kerja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO
Kuliner

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.