Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Nekat Merantau dari Jogja Cari Kerja di Jakarta, 6 Bulan Kirim 100 Lamaran Begitu Lolos Gedung Kantornya Ambruk

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
23 Maret 2024
A A
lulusan jogja cari kerja di jakarta.MOJOK.CO

Ilustrasi cari kerja di Jakarta (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dapat kerja kantoran pertama, hari pertama kerja gedungnya ambruk

Ia menjalani masa penuh ketidakpastian lagi, setidaknya hingga Desember. Akhir tahun, akhirnya ia berhasil lolos dapat kerjaan di sebuah agensi baru milik artis ternama. Namun, ada pengalaman unik di hari pertamanya kerja di sana.

“Sial, itu unik banget, kok bisa di hari pertama kerja malah gedungnya mau ambruk,” kelakarnya.

Iklan

Hari pertama kerja Diko pada Selasa (12/12) memang bertepatan dengan grand launching perusahaan tersebut. Menurut Diko, gedung kantornya yang terletak di Tangerang Selatan seperti memanfaatkan bekas gudang berlantai tiga.

“Mungkin karena saking banyaknya tamu undangan dan media, saat mereka naik ke lantai tiga, tiba-tiba beberapa bagian bangunan ambruk,” jelasnya.

Melansir sejumlah pemberitaan, kejadian itu memang sempat viral. Kondisi kantor itu plafonnya ambruk, beberapa kaca pecah, dan sempat memicu kepanikan di antara pengunjung grand launching. Beruntungnya, kondisi tersebut hanya terjadi di lantai atas.

Sayangnya, nasib sial Diko tidak hanya di hari pertama kerja. Belum genap dua bulan, agensi itu memutus hubungan kerjanya. Sehingga, ia kembali mencari kerja di Jakarta yang lebih menjanjikan. Menjalani hari dengan ketidakpastian.

Sudah disuruh bapak untuk pulang, akhirnya dapat kerja lebih menjanjikan

Momen dipecat dari kantor, membuat bapaknya menghubungi dan menawarinya untuk pulang ke kampung halaman. Mencoba cari kerja dekat dengan rumah.

“Tapi aku masih bilang ingin mencoba. Setidaknya, sampai lebaran 2024 kalau belum dapat aku pulang,” tuturnya.

Namun, sepertinya keberuntungan membuatnya bertahan di Jakarta lebih lama. Sekitar dua minggu selepas pemecatan, Diko mendapat undangan wawancara kerja. Kali ini, prosesnya lebih mudah dan ternyata ia lolos mendapat kontrak satu tahun.

“Akhirnya di Februari 2024 aku dapat kerjaan yang agak pasti,” ujarnya bungah.

Kini, meski masih harus terus berjuang, setidaknya Diko bisa menjalani hari-hari di ibu kota dengan lebih optimistis. Kisahnya, menggambarkan perjuangan fresh graduate dengan tekad cari kerja di Jakarta yang kuat. Tidak mudah, tapi akhirnya ia berhasil mendapatkannya.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Suara Hati Sarjana Kerja di Jakarta Dapat Gaji Setengah UMR, Sering Dibanding-bandingkan dengan Adik Lulusan SMA di Kampung yang Penghasilannya Lebih Besar

Iklan

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 April 2024 oleh

Tags: jakartaJogjakerja di jakartalowongan kerja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO
Urban

10 Tahun Merantau Bikin Sadar, Kita Benar-benar Sendiri di Kota Orang: Adanya Teman “Benalu” dan Kalau Susah pun Haram Diketahui Ortu

3 Agustus 2026
Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO
Sekolahan

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO
Sekolahan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Lulusan SMK buka jasa cleaning service. MOJOK.CO
Urban

Lulusan SMK Pernah Kerja Jadi Cleaning Service dengan Upah Rp20 per Jam, Kini Buka Usaha Sendiri hingga Hasilkan Omzet Rp70 Juta

29 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hyrox. MOJOK.CO

Panduan Selamat sebelum Menjajal Hyrox agar Nggak Celaka: Dari Latihan Angkat Beban sampai Tips Punya Asuransi Jiwa

9 Agustus 2026
Perjuangan orang haven't ingin jadi mahasiswa baru (maba) tanpa sponsor orang tua melalui beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO

Nasib Orang Haven’t: Ingin Jadi Maba Tanpa Sponsor Orang Tua, Harus Alami Kerja di Warung Mie Ayam 16 Jam Upah 30 Ribu

7 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Putus pertemanan di lingkungan kantor yang toxic. MOJOK.CO

Putus Pertemanan dengan Rekan Kerja Toxic adalah Jalan Terakhir Saya Hidup Bahagia dari Drama Usia 30-an

5 Agustus 2026
Hadapi 777 cv lamaran kerja untuk 1 posisi. IPK dan nama besar kampus tak penting lagi di mata HR MOJOK.CO

Hadapi 777 CV Lamaran Kerja untuk 1 Posisi, HR Tak Peduli IPK-Asal Kampus karena Urusan di Atas Kertas Bukan Jaminan Etos Kerja

8 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.