Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pantai Parangtritis Semakin Bising hingga Berisiko untuk Anak, Pantai Pandansari Jadi Alternatif: Tenang, Indah, dan Punya Mercusuar Tertua di Jogja

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
5 Juni 2024
A A
pantai pandansari bantul lebih menarik dari pantai parangtritis.MOJOK.CO

Ilustrasi Pantai Pandansari (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bahkan, di sisi utara pantai, tepat di sebelah jalan masuk terdapat area hutan cemara yang bisa digunakan untuk berkemah. Hal ini bisa jadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin suasana baru.

Saya memilih berkunjung ke sana saat ingin suasana tenang untuk menikmati deburan ombak. Meski area tepi pantai tidak selapang Parangtritis namun pemandangannya tak kalah menarik. Banyak tempat berteduh di bawah deretan pohon cemara yang jadi pembatas area pasir pantai dengan jalan raya.

Iklan

Kisah mercusuar tertua Jogja di Pantai Pandansari

Hal menarik lain di Pantai Pandansari adalah keberadaan mercusuar 50 meter di utara bibir pantai. Mercusuar Pantai Pandansari atau Menara Suar Samas yang memiliki tinggi 40 meter ini didirikan tahun 1997 dan jadi menara suar tertua di pesisir selatan Yogyakarta.

Salah satu penjaga Mercusuar Pantai Pandansari, Waluyo Sejati, mengungkapkan bahwa Menara ini bahkan jadi yang pertama kali didirikan pemerintah di pesisir selatan Jawa. Khususnya di area Kantor Distrik Navigasi Cilacap.

Jika dihitung yang pertama berdiri di selatan Jawa, maka Menara Suar Cimiring di Pulau Nusakambangan jadi yang paling tua. Menara itu didirikan oleh pemerintah kolonial pada tahun 1850-an. Namun jika yang paling pertama dibangun oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, Mercusuar Pantai Pandansari jadi yang pertama.

mercusuar pantai pandansari.MOJOK.CO
Menara Suar Samas di Pantai Pandansari (Hammam/Mojok.co)

Pesisir selatan Jogja, meski tak punya pelabuhan besar, tetap punya posisi strategis yang membuat keberadaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) seperti menara suar dibutuhkan. Menara ini berfungsi untuk membantu menunjukkan para navigator dalam menentukan arah haluan kapal dan menunjukkan arah daratan.

“Meski teknologi kapal sudah semakin canggih, ada GPS dan dukungan Vessel Traffic Service (VTS), selalu ada kondisi-kondisi darurat tertentu yang membuat lampu sorot penanda dari menara suar keberadaannya vital,” jelas Waluyo saat saya temui.

Keberadaan mercusuar menjadi daya tarik tambahan di Pantai Pandansari. Ketika hari mulai gelap, sorot lampu menara akan mengitari perairan di sekitarnya. Dari kejauhan memang kerap tampak ada beberapa kapal besar yang melintas.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Tak Menemukan Ketenangan di Pantai Parangkusumo Jogja, Ingin Dengar Deru Ombak Malah Terganggu Deru Mobil Jeep, Mau Nikmati Tepi Pantai Takut Tertabrak

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2024 oleh

Tags: BantulJogjapantai pandansaripantai parangtritiswisata jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO
Sekolahan

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO
Sekolahan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO
Sosok

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

jadi bridesmaid usai cut off di pernikahan mantan sahabat. MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026
Yamaha Sigma motor kelas bawah tapi paling bisa diandalkan MOJOK.CO

Yamaha Sigma adalah Motor pertama di Jogja hasil lungsuran dari bapak dan jadi saksi momen-momen paling serius dalam hidup saya

28 Juli 2026
Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang MOJOK.CO

Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang

27 Juli 2026
Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026
Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Kuliah, Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan MOJOK.CO

Ortu Rela Melepas Anaknya Kuliah Mengejar Mimpi, tapi Dihantui Rasa Takut Salah Pergaulan di Perantauan

31 Juli 2026
Alasan seorang ibu tak ragu kuliahkan anak di Universitas Terbuka (UT). Perjalanan dan pencapaian anak jadi jawabannya MOJOK.CO

Saat Ibu Dukung Anak Kuliah di Universitas Terbuka (UT): Berbuah Pencapaian Membanggakan

30 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.