Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Mejing Kidul Sleman Jadi Daerah “Teraman” di Jogja, Klitih Nggak Bakal Berani Masuk Sini

Yemima Ken Suryandari oleh Yemima Ken Suryandari
11 September 2024
A A
Mejing Kidul, Sleman, desa pembasmi klitih MOJOK.CO

Ilustrasi - Mejing Kidul, Sleman, dusun di Jogja yang getol jaga keamanan dari klitih. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dusun Mejing Kidul, Sleman, Jogja menjadi salah satu daerah di Jogja yang warganya punya solidaritas tinggi dalam upaya saling jaga. Terutama dari ancaman pelaku klitih. Meski awalnya tongkrongan anak muda dianggap sia-sia, tapi ternyata justru punya manfaat besar bagai keamanan warga.

***

Dusun Mejing Kidul, yang terletak di Kelurahan Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman sebenarnya memiliki jalan lebar dan akses masuk dari jalan raya. Area yang terbilang rentan menjadi sasaran aksi pelaku klitih. Namun, Mejing Kidul, Sleman, sejauh ini terbilang menjadi salah satu daerah yang aman.

Menurut Arief Budhi Prasetyo (27), Ketua Karang Taruna Palasa 08 Dusun Mejing Kidul, Sleman, kunci utama terciptanya kondisi aman dan nyaman di desanya adalah peran aktif dari para pemuda dusun, termasuk anggota Karang Taruna sebagai garda terdepan dalam penjagaan keamanan dusun.

“Pernah ada orang kejar-kejaran (klitih) salah masuk gang terus terpojok itu pernah ada. Udah lama sih, kira-kira, ya, setelah pandemi sekitar 2022 awal,” ujarnya Senin (09/09/2024) malam WIB.

“Itu kejadian kan kebetulan masih banyak teman pada nongkrong di persimpangan dalam kampung,” sambungnya.

Kejadian tersebut bermula saat beberapa pemuda dusun yang sedang nongkrong pada malam hari melihat ada sebuah motor dengan kecepatan tinggi melaju ke dalam dusun kemudian terpojok karena memasuki jalan buntu. Setelahnya, para pemuda menyerahkan pengendara motor tersebut kepada pihak berwajib karena terindikasi sebagai pelaku klitih.

Awalnya sekadar nongkrong biasa, ternyata berguna

Kegiatan nongkrong yang dilakukan oleh pemuda dusun awalnya sekadar kumpul-kumpul sambil main game online untuk mengisi waktu luang di malam hari. Kegiatan yang dalam anggapan banyak orang kerap disebut “sia-sia”.

Tapi ternyata, tongkrongan anak muda di Mejing Kiduk, Sleman memiliki peran penting dalam menjaga keamanan Dusun Mejing Kidul, Sleman.

“Sebenarnya ini inisiatif teman-teman sendiri. Tapi, dari kegiatan nongkrong ini, kita bisa memantau situasi sekitar dan langsung bertindak jika ada hal-hal mencurigakan,” tambah Arief.

Baca halama selanjutnya…

Klitih nggak bakal berani masuk sini!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 September 2024 oleh

Tags: Jogjaklitihmejing kidul slemansleman
Yemima Ken Suryandari

Yemima Ken Suryandari

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO
Urban

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa
Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)
Pojokan

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.