Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pertama Kali Dapat Kerja di Jogja sambil Kuliah, Kaget Bisa Dapat Cuan Senilai Perusahaan Besar di Amerika Serikat

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
20 Juni 2025
A A
Pemuda Jogja bisa kerja dengan gaji senilai perusahaan Amerika Serikat. MOJOK.COA

ilustrasi - pemuda di Jogja tak menyangka bisa kerja dengan gaji tinggi. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kerja menantang di yayasan sosial Jogja

Tentu saja jalan yang dilaluinya tak berjalan mulus. Alfi harus memecahkan masalah terbesar yakni bagaimana mengaplikasikan teknologi dalam konteks sosial yang beragam. Sebab, kata dia, tidak semua orang yang berada di lapangan akrab dengan teknologi.

“Jadi, saya harus bisa menjelaskan atau menyederhanakan sistem yang dibuat agar mudah digunakan,” ujar Alfi.

Selain itu, keterbatasan sumber daya juga menjadi tantangan tersendiri baginya dalam mengembangkan solusi yang efektif. Namun, tantangan itu tak membuat semangat Alfi surut. Ia jadi makin menikmati pekerjaan tersebut.

“Selain karena bidangnya sesuai passion, saya juga merasa bahwa apa yang saya kerjakan bisa memberikan dampak positif bagi orang lain,” ucapnya.

Tapi sebagai warga asli Jogja yang ironi melihat UMR Kota Pelajar, kerja di yayasan terbilang masih menguntungkan bagi Alfi. Setidaknya, upahnya bisa dipakai untuk biaya kuliah dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ternyata Tuhan punya rencana lebih besar. Yayasannya mendapat tawaran kerja sama dengan Amazon Web Service, anak perusahaan teknologi Amazon dari Amerika Serikat.

Kesempatan emas: kerja sama dengan Amazon

Beberapa bulan setelah Alfi masuk, yayasannya mendapat tawaran kerja sama dengan Amazon Web Service (AWS). Sebuah perusahaan teknologi terbesar asal Amerika Serikat yang menyediakan cloud computing. Alfi yang awalnya berfokus pada pembinaan penelitian, kini ditunjuk sebagai master trainer.

Cloud computing sendiri mrupakan teknologi yang menyediakan sumber daya komputasi seperti penyimpanan data, server, jaringan, dan perangkat lunak, melalui internet. Dalam kerja sama tersebut, Alfi mendapatkan kesempatan sebagai seorang master trainer atau penyampai materi.

“Jadi, kontrak kerja sama antara yayasan dan AWS ini tujuannya memang mengedukasi soal cloud computing, sekaligus memasarkan layanan mereka ke seluruh SMA/SMK di Indonesia,” kata Alfi.

AWS sendiri menawarkan lebih dari 200 layanan berfitur lengkap dari pusat data secara global sehingga mengurangi biaya dari perusahaan, baik rintisan maupun perusahaan besar, serta lembaga pemerintah terkemuka. 

Sebagai seorang master trainer, Alfi bisa mendapatkan upah berkali lipat dari yang biasanya, yakni sekitar Rp45 juta per bulan. Jujur saja, Alfi cukup terkejut karena itu merupakan pengalaman kerja pertamanya dengan gaji yang besar. Selama ini, ia belum pernah resmi bekerja, selain magang saat SMK dan dibayar dengan upah seadanya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

Iklan

BACA JUGA: Pekerja Surabaya Bergaji Dua Digit “Hijrah” ke Jogja Imbas Efisiensi Prabowo, Berakhir Derita karena Kecilnya UMR atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 22 Juni 2025 oleh

Tags: amazonAmazon web serviceamerika serikatAWSgaji jogjakerja di jogjaUMK Jogjayayasan sosial
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

UMP Jogja bikin miris, mending kerja di Jakarta. MOJOK.CO
Ragam

Menyesal Kerja di Jogja dengan Gaji yang Nggak Sesuai UMP, Pilih ke Jakarta meski Kerjanya “Hectic”. Toh, Sama-sama Mahal

17 Desember 2025
UMK Jogja bikin perantau Jawa Tengah menderita. MOJOK.CO
Ragam

Penyesalan Orang Jawa Tengah Merantau ke Jogja: Biaya Hidup Makin Tinggi, Boncos karena Kebiasaan Ngopi di Kafe, dan Gaji yang “Seuprit”

11 Desember 2025
Hadiah sepatu mahal merek Adidas untuk ibu dari gaji UMR Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Tak Tega Lihat Ibu Sakit-sakitan, Akhirnya Belikan Sepatu Mahal dari Hasil Gaji UMR Jogja agar Ibu Lekas Sembuh

19 November 2025
terpaksa kerja di Jogja dan menolak tawaran kerja di Dubai. MOJOK.CO
Liputan

Menolak Kerja di Dubai yang Bergaji Puluhan Juta demi Temani Ibu yang Sedang Sakit dan Bertahan dengan Gaji UMR Jogja

18 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.