Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Reuni Geng Jogja Legendaris, Joxzin Dulu Ditakuti di Jalanan dan Meresahkan Warga Kini Ingin Berbagi Manfaat

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
14 April 2024
A A
geng jogja joxzin.MOJOK.CO

Ilustrasi reuni geng Joxzin (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mantan geng Jogja yang tergerak sejak 2017 silam

Selain itu, mantan geng Jogja, Joxzin Lawas juga melakukan upaya konkret sejak awal 2023 lalu dengan telah membentuk Lembaga Bantuan Hukum Yayasan Joxzin Lawas Indonesia. LBH tersebut berkantor menjadi satu dengan sekretariat yayasan yang berada di lantai 3, Gedung Citos jalan Wakhid Hasyim, Yogyakarta. LBH ini dibentuk untuk membantu warga kurang mampu dalam hal kebutuhan untuk mendapatkan konsultasi maupun bantuan hukum.

“Kami pertama kali berkumpul kembali dengan tujuan ingin berbagi manfaat pada 2017,” kata Ervi.

Acara syawalan pada tahun 2017 adalah awal dari berkumpulnya kembali setelah puluhan tahun para anggotanya tidak bertemu karena fokus dengan kesibukannya masing masing. Dalam perjalanannya, kelompok ini menjadi kelompok yang pada saat itu sering membuat resah warga jogja dengan perilakunya. Dulu hampir tiap malam terutama malam hari libur menjadi ajang acara perkelahian dengan geng serupa.

Sejak saat itu, mantan geng Jogja ini kemudian mulai melakukan agenda rutin. Hingga, pada 2021, membuat lembaga resmi berbentuk Yayasan Joxzin Lawas Indonesia.

“Pembentukannya agar dana yang dititipkan publik untuk program program kami akan tertanggung jawabkan dengan baik dan terawasi secara resmi oleh pemerintah,” jelas Ervi yang kini menjabat sebagai ketua Yayasan Joxzin Lawas Indonesia.

Kepercayaan warga

Seiring berjalannya waktu, kepercayaan kepada yayasan ini untuk menggelar agenda sosial juga muncul. Terbaru, pada 2024 ini, mantan geng Jogja yang kini jadi Yayasan Joxzin Lawas Indonesia mendapatkan wakaf dari seorang dermawan berupa tanah seluas 1.800m² di daerah Poncosari, Srandakan, Bantul, yang rencana akan dibangun sebagai pondok Hafizh Alquran dan tempat yang bermanfaat untuk umat secara lebih luas.

“Masa muda kami mungkin lembaran lembarannya tercatat hitam, dan di esok hari semoga kami masih disediakan kertas putih, kami berusaha ingin kertas tersebut hanya tercatat tentang kebaikan kebaikan,” pungkas Ervi.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Ketua Joxzin Bicara Soal Klitih: Geng Sekarang Waton Bacok

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 April 2024 oleh

Tags: geng jogjaJogjajoxzinjoxzin lawas
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO
Urban

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO
Urban

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa
Kuliner

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026
Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.