Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Di Semarang Sarjana Harus Pakai Ijazah SMK untuk Melamar Kerja biar Diterima Perusahaan, Ijazah Kuliah Seolah Tak Laku

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
9 Maret 2024
A A
Di Semarang Sarjana Pakai Ijazah SMA Demi Kerja MOJOK.CO

Ilustrasi - Di Semarang sarjana pakai ijazah SMK demi dapat kerja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sarjana pakai ijazah SMK biar dapat kerja di Semarang

Karena tak tahan nganggur dan sudah muak “kalah” terus dari lulusan SMK, kata Halim, Dono pun iseng-iseng melamar kerja dengan menggunakan ijazah SMK yang ia punya.

“Lucunya malah keterima. Tapi soal gaji, Dono masih lebih tinggi dariku. Tapi ya nggak UMR juga,” beber Halim.

Banyaknya perusahaan di Semarang yang menggaji karyawan di bawah UMR juga terkonfirmasi oleh temuan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang per November 2023.

Melansir dari Solopos, Disnaker Kota Semarang masih menemukan ada perusahaan di Semarang yang membayar upah atau gaji pegawai di bawah standar UMR/UMK Semarang.

Kasus semacam Dono pun sebenarnya sudah menjadi rahasia umum di kalangan karyawan. Tidak hanya di Semarang, tapi juga di banyak daerah lain. Di mana lulusan SMK cenderung lebih mudah mendapat kerja ketimbang sarjana.

Termasuk di Surabaya. Tidak sedikit di antara teman-teman saya di Surabaya yang kesulitan kerja dengan ijazah kuliah yang mereka miliki.

Kasusnya sama seperti Dono. Saat interview pesaingnya ternyata dari kalangan anak SMK. Dan justru lulusan SMK itulah yang keterima. Bahkan pacar saya sendiri juga menjadi satu di antaranya.

Pacar saya saat ini bekerja di sebuah percetakan di Sidoarjo (tapi masih perbatasan dengan Surabaya persis). Ia menjadi satu-satunya sarjana yang bekerja di sana. Sisanya adalah anak-anak lulusan SMK.

Pacar saya beruntung karena si pemilik percetakan ternyata adalah dosen di jurusannya. Sehingga, ia bisa dengan mudah kerja di percetakan tersebut. Ya meskipun gajinya tak sampai UMR Surabaya atau Sidoarjo juga, sih.

Ketika interview, si pemilik percetakan sudah mengatakan pada pacar saya bahwa pihak percetakan tidak bisa membayar gaji tinggi sesuai standar seorang sarjana. Karena memang sedang butuh kerja, waktu itu ia tak mempermasalahkan soal gaji yang tak sampai UMR.

“Ini pendapatku aja. Lulusan SMK cenderung lebih mudah keterima ketimbang sarjana mungkin karena perusahaan juga mempertimbangkan masalah gaji,” ujar Halim.

“Karena dengan merekrut lulusan SMK, gajinya bisa lebih rendah ketimbang sarjana,” tandasnya.

Atau bisa jadi, lanjut Halim, perusahaan memandang bahwa lulusan SMK cenderung lebih siap kerja. Karena orientasi mereka di sekolah adalah mengasah keterampilan untuk terjun di dunia kerja. Berbeda dengan anak kuliahan yang cenderung teoretis.

Reporter: Muchamad Aly Reza
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA: 3 Julukan Semarang yang Terdengar Menggelikan Meski Ada yang Pakai Bahasa Belanda, Julukan “Kota Lumpia” Malah Nggak Ada Keren-kerennya

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2024 oleh

Tags: gaji di semarangjawa tengahpilihan redaksiSemarangumr semarang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja
Urban

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO
Edumojok

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 buah legendaris dalam game Blox Fruits yang jadi incaran MOJOK.CO

7  Koleksi Buah Legendaris di Game Blox Fruits yang Jadi Incaran: Tak Cuma Memperkuat, Tapi Juga Jadi Aset Berharga

24 Februari 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Real Jual Tanah untuk Membeli Innova Reborn Menjadi Pilihan Terbaik bagi Orang Bodoh karena yang Penting Bisa Investasi

25 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.