Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Ciputat, Kecamatan di Tangerang Selatan yang Sebaiknya Jangan Ditinggali Kalau Kesabaran Setipis Tisu

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
8 April 2025
A A
Ciputat, Tangerang Selatan.MOJOK.CO

3 Tips Bertahan Hidup di Ciputat Tangsel Rp2 Juta Sebulan, Kawasan Jujugan Mahasiswa dan Pekerja yang Biaya Hidupnya Supermahal (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ciputat identik dengan kemacetan. Bahkan, banyak orang menyarankan untuk tidak tinggal di kawasan ini kalau kesabaran setipis tisu. Meskipun, kalau boleh jujur, salah satu kecamatan di Tangerang Selatan ini cukup strategis bagi para pekerja ibu kota.

Bagi yang kerja di Jakarta, jaraknya tak terlalu jauh. Kira-kira 30 menit perjalanan via KRL Commuter Line. Di kawasan ini terdapat stasiun kereta api kelas II, yakni Stasiun Sudimara, yang menjadi andalan para penglaju Ciputat ke Jakarta atau sebaliknya.

Bagi yang kerja di sini, penghasilan yang ditawarkan pun juga cukup menjanjikan. Upah minimum Ciputat mengikuti besaran UMR Tangerang Selatan, yakni Rp4,9 juta per bulan–beda tipis dengan Jakarta.

Buat yang mau kuliah, di Ciputat juga terdapat perguruan tinggi Islam yang mahsyur, UIN Jakarta namanya. Kampus ini telah meluluskan tokoh-tokoh nasional, seperti yang paling terkenal adalah Nurcholish Madjid.

Tiada hari tanpa macet di Ciputat

Meski sebagian orang menganggap Ciputat strategis, ada satu masalah yang tak kunjung rampung, yakni kemacetan. Salah satunya dirasakan betul oleh Dori (27), yang sudah delapan tahun lebih tinggal di kawasan ini. 

Sejak kuliah hingga kini bekerja, Dori “setia” dengan Ciputat. Lelaki asal Jawa Barat ini kuliah di UIN Jakarta pada 2016 dan lulus 2020. Setelahnya, ia memutuskan bekerja di sebuah kantor agensi di Jakarta Selatan.

“Tiap hari KRL-an. Memilih ngekos di sini karena harga hunian masih jauh lebih murah ketimbang Jaksel. Sejak 5 tahun lalu, pas Covid, harga belum naik,” kata Dori bercerita kepada Mojok, Jumat (28/3/2025) lalu.

Meski hatinya kadung “cocok” dengan Ciputat, ia tak memungkiri kalau kecamatan ini juga menyebalkan. Salah satunya karena kemacetan. Menurut Dori, kemacetan sudah menjadi makanan sehari-hari. Dan sialnya lagi, itu tak cuma terjadi di satu titik saja, tetapi banyak.

“Ibaratnya aku ini penyintas, survivor dari kemacetan itu sendiri. Hahaha,” tawanya. “ Untungnya aku tiap hari kerja pakai KRL, jadi ngerasain macet cuma dari kos ke stasiun, tapi ya itu udah cukup menyiksa.”

Jalan H. Ir. Juanda, neraka para pengguna jalan

Ada banyak ruas jalan di Ciputat, Tangerang Selatan, yang tak pernah selamat dari kemacetan. Namun, yang paling bikin Dori dongkol tentunya Jalan Ir. H. Juanda. 

“Selama masih kuliah, pasti lewat di jalan ini, makanya tahu betul gimana capeknya lewat sini. Mana sekarang juga masih lewat-lewat sini, soalnya ngekos nggak jauh dari Juanda,” jelasnya.

Menurut Dori, pada jam-jam berangkat dan pulang kerja, jalan sepanjang 5,7 kilometer ini padat merayap. Tak tanggung-tanggung, kemacetan bahkan bisa mengular mulai dari Flyover Ciputat hingga kawasan pintu keluar Stasiun MRT Lebak Bulus di Cilandak.

“Delapan tahun di sini, gitu-gitu aja. Nggak pernah berubah. Heran itu Pemerintah Banten ngapain aja sih,” kata Dori.

Baca halaman selanjutnya…

Iklan

Sebaik-baiknya Ciputat adalah seburuk-buruknya tempat tinggal, kalau kamu gampang emosian.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 April 2025 oleh

Tags: ciputatjakartakecamatan ciputatmacettangerang selatantangsel
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO
Ragam

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO
Kuliner

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.