Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Bak Primadona bagi Wisatawan di Tengah Kondisi Ekonomi yang Lesu, Prambanan Jadi Tempat Hiburan bersama Jumbo

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
8 April 2025
A A
Candi Prambanan, Sleman. MOJOK.CO

Candi Prambanan, Sleman jadi primadona saat libur Lebaran 2025. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Wisata candi seperti Borobudur di Magelang serta Prambanan dan Ratu Buko di Sleman, Yogyakarta masih menjadi primadona bagi wisatawan di tengah kondisi ekonomi yang lesu. InJourney Destination Management mencatat kenaikan kunjungan wisatawan di masa libur Lebaran 2025 sebesar 25 persen dibandingkan periode tahun lalu.

***

Mojok pernah mewawancarai beberapa warga dari luar daerah soal rencana mereka pergi liburan saat Lebaran 2025. Ines (23) misalnya. Perempuan asal Surabaya itu tidak berminat pergi wisata karena kondisi ekonomi yang belum stabil. Alih-alih liburan, Ines memilih menabung untuk biaya kuliah di mana ia juga harus mengerjakan tugas akhir.

“Sebenarnya ya karena lagi menyelesaikan tugas akhir yang pengeluarannya cukup banyak,” ujar Ines kepada Mojok sembari menyertakan emoticon tawa di ujung pesan WhatsApp-nya, Sabtu (22/3/2025).

Belum lagi, ia harus mengeluarkan uang lebih untuk ongkos transportasi, penginapan, tiket masuk, makan, oleh-oleh, dan tetek bengeknya. Alhasil, Ines lebih memilih menyimpan dana pribadinya untuk kebutuhan yang lebih prioritas.

Begitu juga Rizaldi (30) yang sama sekali tak terbesit liburan ke luar kota bersama keluarga. Tahun ini menjadi tahun yang berat baginya lantaran harus pintar mengatur pengeluaran.

“Bapak saya habis operasi. April nanti kontrol lagi ke dokter, sehingga membutuhkan biaya yang lebih,” ujarnya.

Prambanan, Sleman saat lebaran 2025. MOJOK.CO
Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta. (Sumber: InJourney)

Rizaldi khawatir ketika uangnya habis dipakai untuk mudik dan berwisata, ia sudah tidak punya lagi tabungan pasca Ramadan. Belum lagi, berdasarkan pengamatannya, pengeluaran di pertengahan tahun akan semakin berat.

Jajak Pendapat Kompas bahkan menyebut minat wisatawan terpantau menurun dibandingkan Lebaran 2024. Tahun ini, sebanyak 43,8 persen responden menyatakan jika mereka tidak akan berwisata pada libur Lebaran.

Candi Prambanan dapat kunjungan terbanyak

Nyatanya, wisata candi seperti Borobudur, Prambanan, dan Ratu Buko masih menjadi primadona bagi wisatawan di tengah kondisi ekonomi yang lesu. PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, & Ratu Boko (TWC) atau InJourney Destination Management mencatat sebanyak 182.219 wisatawan berkunjung ke tiga candi tersebut sejak Senin (31/3/2025) hingga Minggu (6/4/2025).

Secara rinci, ada 108.784 wisatawan yang berkunjung ke Prambanan, Sleman dan 67.536 yang berkunjung ke Borobudur. Sementara itu terdapat 5.899 wisatawan yang berkunjung ke Keraton Ratu Boko.

Kunjungan terhadap pertunjukan seni budaya Ramayana Ballet Prambanan, Roro Jonggrang dan Shinta Obong tak kalah banyak. Setidaknya, ada 3.617 wisatawan yang menonton pertunjukan tersebut dalam kurun waktu 1-6 April 2025.

Direktur Utama IDM Febrina Intan mengungkap jumlah kunjungan di atas mengalami pertumbuhan sebesar 25 persen dibandingkan periode Lebaran 2024. 

Tiga destinasi TWC mencatatkan angka pertumbuhan cukup signifikan di TWC Prambanan sebesar 42 persen, TWC Borobudur naik 7 persen, TWC Ratu Boko sebesar 4 persen dan teater dan pentas sebesar 43 persen,” jelas Febrina di Prambanan, Sleman, Yogyakarta pada Senin (7/4/2025).

Iklan

Bisa interaksi dengan Jumbo di Candi Prambanan

Mulanya, Febrina memang memperkirakan jumlah kunjungan yang mengalami penurunan seiring dengan arus balik mudik yang terjadi hingga Selasa (8/4/2025). Namun, ia tetap optimis jika target kunjungan wisatawan selama Lebaran 2025 akan tercapai.

pengunjung di sekitar kawasan candi. MOJOK.CO
Pengunjung di sekitar kawasan Candi Prambanan, Sleman. (Sumber: InJourney)

“Program #LebarandiCandi masih menjadi magnet wisatawan di kawasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah,” ucapnya.

Mimpi itu pun menjadi nyata dengan pertumbuhan jumlah kunjungan tadi. PT TWC mencatat puncak kunjungan di seluruh destinasi wisata candi terjadi pada Kamis (3/4/2025) atau H plus 3 Lebaran. Di mana, sebesar 40.015 berkunjung ke tiga candi tersebut yakni 23.753 di Prambanan, Sleman. Lalu, 15.211 di Borobudur, dan 1.051 di Keraton Ratu Buko.

Melalui program #LebarandiCandi, PT TWC ingin memberikan suasana liburan yang tak biasa di candi. Oleh karena itu, mereka kembali menghadirkan Pasar Medang, bahkan berkolaborasi dengan karakter animasi film Jumbo yang bekerjasama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif RI dan Visinema.

Pengunjung juga bisa menikmati beragam daharan lawasan atau makanan tradisional yang melibatkan UMKM lokal di sekitar destinasi. Tak hanya bekerjasama dengan UMKM lokal, TWC juga berkolaborasi dengan seniman lokal.

Menggaet seniman lokal 

Misalnya, seperti di Sasana Karya Candi Prambanan, Sleman. Di sana, para pengunjung menonton atraksi pertunjukan musik dan parade tari dari penari Ramayana Prambanan Ballet. Pengunjung juga bisa berfoto dan berinteraksi dengan gaya maupun penampilan yang khas bersama penari.

Penari lokal. MOJOK.CO
Seni pertunjukan tari di wisata candi. (Sumber: InJourney)

Sedangkan, di Keraton Ratu Boko disajikan permainan tradisional yang bisa dicoba pengunjung, mulai dari enggrang, gangsing dan lainnya. Selain itu, pengunjung dihibur oleh iringan musik Srandul dan Gejog Lesung.

Beda lagi dengan pertunjukan seni di Panggung Rakyat Borobudur yang terletak di Kampung Seni Borobudur (KSB). Di sana terdapat kampung dolanan dan pertunjukan seni tradisional lokal, seperti tari Soreng, Dayakan, dan jathilan. 

Pengunjung juga bisa melakukan aktivitas membuat kesenian UMKM sekitar seperti membuat kerajinan gerabah dan menganyam. Febrina menjelaskan program #LebarandiCandi tahun ini melibatkan 2500 UMKM lokal, 1500 seniman lokal dan 900 tenaga kerjalokal.

“Upaya kolaborasi berbagai pihak ini merupakan kunci pertumbuhan ekosistem yang mendorong pertumbuhan perekonomian lokal,” ujarnya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Life Hack Liburan ke Candi dengan Budget Murah dan Nggak Bikin Kamu Bosan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Terakhir diperbarui pada 9 April 2025 oleh

Tags: candi prambananhiburan di candilibur lebaranrekomendasi tempat wisatasleman
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO
Catatan

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
Alasan Sepele yang Membuat Orang Sleman seperti Saya Iri dengan Kota Jogja Mojok.co
Pojokan

Alasan Sepele yang Membuat Orang Sleman seperti Saya Iri dengan Kota Jogja

25 Januari 2026
Dari keterangan Polresta Yogyakarta: Kantor scammer berbasis love scam di Gito Gati, Sleman, raup omzet puluhan miliar perbulan MOJOK.CO
Aktual

Kantor Scammer Gito Gati Sleman: Punya 200 Karyawan, Korbannya Lintas Negara, dan Raup Rp30 Miliar Lebih Perbulan dari Konten Porno

7 Januari 2026
Slow Living Frugal Living di Desa Memang Omong Kosong (Unsplash)
Pojokan

Slow Living dan Frugal Living di Desa Memang Omong Kosong, Apalagi Kalau Kamu Cuma Buruh Rendahan dan Gajimu Mengenaskan

4 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

blok m jakarta selatan.mojok.co

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.