Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pengalaman Menyelamatkan Toko Puluhan Tahun Warisan Keluarga dengan Bisnis Online, Cuan Jadi Berlipat

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
9 Agustus 2024
A A
bisnis online.MOJOK.CO

Ilustrasi bisnis online (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bisnis online jadi keniscayaan. Usaha warisan keluarga yang sudah berusia puluhan tahun jadi selamat dari potensi gulung tikar berkat cepat memindai peluang.

Setidaknya itulah yang Jony Kosasih rasakan. Pengusaha asal Depok, Jawa Barat ini merasakan betul bahwa mengelola bisnis warisan keluarga tidak semudah yang dibayangkan. Perlu inovasi agar toko  perlengkapan dapur itu terus bertahan. Bahkan bisa berkembang.

Jony mulai menginisiasi bisnis online, berangkat dari apa yang ia jual di toko sejak 2018 silam. Salah satu keinginannya adalah menjaring lebih banyak pelanggan.

Menurutnya, bisnis peralatan dapur sangat esensial dalam kehidupan. Bukan hanya sekadar memiliki, setiap rumah perlu memiliki dapur yang mumpuni dan estetis secara penataan dan jenis barangnya.

Saat kecil, Jony mengaku selalu senang melihat ibunya memasak di dapur. Bahkan, ia kerap menemani ibunya saat memasak.

“Saya percaya bahwa jantung sebuah rumah ada di dapur. Inilah yang mendasari saya untuk fokus menyediakan perlengkapan dapur yang bisa menunjang kegiatan keluarga di dapur, namun juga membuat dapur tetap kelihatan rapi dan estetis, seperti bagian rumah lainnya,” ujar Jony.

Kiat bisnis online dengan marketplace, margin tipis asal kuantitas banyak

Mengusung nama Dapur Oke, Jony mendirikan toko online pertamanya dengan memanfaatkan marketplace di Lazada pada 2018. Ia punya harapan kelak bisa menjadikan tokonya sebagai destinasi belanja lengkap untuk perlengkapan dapur dan peralatan makan untuk masyarakat Indonesia.

Jony memang ingin membuat dapur semua orang menjadi lebih Organized (teratur), Keren, dan Elegan, seperti makna dari “OKE”. Hingga saat ini, Dapur Oke telah melayani banyak pelanggan, dengan puluhan ribu pengikut tokonya yang siap menunggu berbagai promo yang ditawarkan Dapur Oke.

Untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, Jony selalu mengikuti tren pasar terbaru dan secara rutin mengidentifikasi produk-produk berkualitas tinggi dan tinggi permintaan yang kemudian dijual dengan harga yang sangat kompetitif.

“Meskipun margin keuntungannya tipis, produk-produk seperti tempat air, tempat makan, piring, serta gelas yang tinggi permintaan dapat menarik orang untuk datang, dan bahkan juga berbelanja produk lainnya di toko kami,” jelasnya seperti dilansir dari siaran pers Lazada, Kamis (8/8/2024).

Selain itu, setiap marketplace juga memiliki fitur-fitur yang membantu penjual untuk menganalisis jualan. Inilah aspek yang memudahkan bisnis online dan dimanfaatkan Jony dengan baik. Jika di Lazada, ada fitur Lazada Business Advisor yang membantu memantau kinerja penjualan. Di marketplace lain juga ada fitur-fitur dengan fungsi serupa.

Sejak mencoba bisnis online, jangkauan pelanggan Dapur Oke terus berkembang. Ia juga berhasil meningkatkan jumlah SKU di tokonya menjadi lebih dari 2.000 produk – sebuah prestasi yang mendekatkannya pada visinya untuk menjadikan Dapur Oke sebagai destinasi belanja lengkap untuk perlengkapan dapur dan peralatan makan.

Cara agar UMKM bertahan di tengah ketatnya persaingan

Bisnis online dengan skala UMKM seperti milik Jony merupakan memberi kontribusi begitu signifikan bagi perekonomian Indonesia. Jumlah UMKM di Indonesia berjumlah kurang lebih 65 juta dan menyumbang produk domestik bruto (PDB) hingga 61 persen atau setara Rp 9.580 triliun.

Selain Jony, kisah sukses berbisnis online juga datang dari Ika Puspa Sari, pemilik Toko Al-Mubarokah Herbal. Ika juga berhasil berkat pemanfaatan market place.

Iklan

Secara umum ia menjalankan prinsip seperti yang Jony lakukan. Namun, Ika juga mengingatkan ada beberapa aspek yang harus diperhatikan jika ingin UMKM bisa bertahan dan berkembang di tengah ketatnya persaingan digital.

Salah satunya adalah dengan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB identitas izin usaha resmi yang diterbitkan oleh lembaga OSS di bawah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Setelah memiliki NIB, pelaku usaha bisa mengajukan Izin Usaha dan Izin Komersial atau Operasional sesuai dengan bidang usahanya masing-masing.

Selain izin usaha, Ika mengatakan kelengkapan produk jualan dengan sertifikasi menandakan bahwa produk memiliki jaminan mutu serta nilai keamanan yang lebih terjamin. Tentunya hal ini akan meningkatkan kepercayaan konsumen untuk membeli produk.  Selanjutnya ada beberapa tips lain seperti mendaftar Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) jika ingin melindungi produk bisnis dari pembajakan.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Aly Reza

BACA JUGA: Berjuang Membangun Toko Online Selama 2 Tahun di Tokopedia dan Kini Saya Bisa Hidup dengan Nyaman

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 9 Agustus 2024 oleh

Tags: bisnis keluargabisnis onlinedepokide bisnisUMKM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Sarjana Jurusan Agribisnis jualan keripik buah. MOJOK.CO
Edumojok

Sibuk Jualan Sambil Kuliah daripada Jadi Mahasiswa “Kura-kura”, Lulusan Agribisnis Ini Sukses Dagang Keripik sampai Luar Negeri

11 Maret 2026
Perjalanan Aswin Menemukan Burung Unta: Dari Hidup Serabutan hingga Membangun Mahaswin Farm
Video

Perjalanan Aswin Menemukan Burung Unta: Dari Hidup Serabutan hingga Membangun Mahaswin Farm

10 Desember 2025
Lulus S2 dari UI, resign jadi dosen di Jakarta. MOJOK.CO
Kampus

Lulusan S2 UI Tinggalkan Karier Jadi Dosen di Jakarta, Pilih Jualan Online karena Gajinya Lebih Besar

5 Desember 2025
Pelaku UMKM di sekitar Prambanan mengikuti pelatihan. MOJOK.CO
Ekonomi

Senyum Pelaku UMKM di Sekitar Candi Prambanan Saat Belajar Bareng di Pelatihan IDM, Berharap Bisa Naik Kelas dan Berkontribusi Lebih

3 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.