Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Mencintai Anak dengan Cara Childfree adalah Pilihan Logis bagi Gen Z Jogja yang Bergaji di Bawah UMR

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
5 Maret 2024
A A
Mencintai Anak dengan Cara Childfree adalah Pilihan Logis bagi Gen Z Jogja yang Bergaji di Bawah UMR.mojok.co

Ilustrasi Mencintai Anak dengan Cara Childfree adalah Pilihan Logis bagi Gen Z Jogja yang Bergaji di Bawah UMR (Mojok)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jangan egois! Ngebet punya anak, tapi tak mampu menghidupinya

Alasan ekonomi, jelas menjadi faktor pendorong mengapa Devi belum berani menikah–dan jika menikah pun ingin childfree saja. Selain itu, ia juga punya prinsip bahwa dia tidak ingin menjadi orang tua yang egois dengan memaksa punya anak padahal belum siap.

“Bukan berarti punya anak itu enggak baik. Bukan! Anak tetaplah anugerah titipan Tuhan,” katanya. “Tapi kita juga jangan egois. Kalau kita enggak siap punya anak tapi ngebet pengen punya, memangnya kita bisa menghidupi mereka? Itu yang aku bilang egois,” sambungnya.

Bagi Devi, memiliki anak itu adalah tanggung jawab besar. Sebab, ada “nyawa rentan seorang anak yang sedang dipertaruhkan”. Makanya, bagi Devi, mempersiapkan segala hal secara masak-masak, termasuk finansial hingga mental sebelum berumah tangga harus jadi yang utama. Itu pula yang bikin dia sampai sekarang masih rutin datang ke psikolog konsultasi perihal pranikah.

“Mungkin aku bakal menikah, suatu saat kalau hidupku udah tertata. Tapi untuk punya anak, sepertinya enggak dulu,” terangnya. Berkali-kali Devi mengatakan, dia cinta anak kecil. Namun, karena rasa cinta itu, ia tak ingin menyia-nyiakan hidup seorang anak hanya karena egonya. “Aku takut enggak bisa bahagiain anak-anakku nanti gara-gara hidup susah.”

Saya pun mengajak Devi berandai-andai. Jika suatu saat hidupnya sudah tertata; secara finansial dia dan suaminya (kelak) sudah sangat mapan, apakah dia tetap berpikir buat childfree?

Jawaban Devi: “Belum bisa membayangkan semua itu! Tapi kalau pun kejadian [dia matang secara finansial], toh anak-anak di masa depan hanya mereka mewarisi bumi yang udah rusak.”

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Mendengar Penyesalan Gen Z yang Nikah Muda: Jangan Buru-Buru Kawin Kalau Gajimu Masih Setara UMR Jogja

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 Maret 2024 oleh

Tags: alasan childfreealasan childfree gen z jogjachildfreeGen ZJogjapilihan redaksi
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO
Ragam

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO
Ragam

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.