Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

8 Ide Bisnis yang Bikin Mahasiswa Cuan Besar Sebelum Wisuda, Lulus Sudah Banyak Karyawan

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
28 Juli 2024
A A
ide bisnis mahasiswa.MOJOK.CO

Ilustrasi bisnis (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sibuk kuliah tidak menjadi penghalang untuk memulai bisnis. Sejumlah mahasiswa di Jogja berbagi ide bisnis yang bukan hanya berhasil membuat mereka mandiri, tapi punya banyak karyawan sebelum lulus.

Ketika awal mengeksekusi ide bisnis itu pun ada rasa ragu. Pada masa awal berjalan pun tidak langsung menemukan titik terang. Sempat gagal. Namun, keyakinan lah yang membawa mereka akhirnya merasakan manisnya keuntungan.

3 ide bisnis dari dunia kos

Salah satu ide bisnis yang kerap tidak diduga berkaitan dengan kos mahasiswa. Hal itulah yang coba dijalankan Riski Usada (24) saat masih menjadi mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta.

Riski mencoba peruntungan untuk membuka bisnis penitipan barang kos pada 2020 silam. Membuka akun Instagram @titipbarang_kos dan mempromosikannya secara perlahan.

Bisnis penitipan barang anak kos Jogja perlahan berkembang. Meski akhirnya ia harus pisah jalan dengan dua teman lainnya sejak 2021.

Sejak saat itu ia hanya seorang diri. Sesekali dibantu oleh bapaknya untuk menjemput barang. Lelaki ini juga mengaku beruntung karena orang tuanya mengizinkan rumah mereka untuk digunakan menumpuk barang puluhan anak kos Jogja.

“Padahal rumahnya jadi berantakan banget. Beruntung lah ini,” kelakarnya.

Banyak hal tak terduga yang ia temui selama mengelola barang anak kos Jogja. Ada barang yang nyaris empat tahun tidak kunjung diambil oleh pemiliknya. Biaya sewa pun tidak dibayar. Sementara jika dijual pun tidak terlalalu bernilai.

Dulu, ia mematok tarif rata Rp300 ribu per bulan. Namun, setelah menata sistem, ia buat aturan secara lebih detail. Biaya penitipan dihitung per item, mulai dari Rp300 sampai Rp3000 per harinya.

“Aku bener-bener mulai menata sistem dan mempromosikan secara gencar beberapa bulan terakhir. Dari dulu hasilnya udah lumayan, bisa 3x UMR Jogja,” paparnya.

Selain penitipan barang kos, Riski juga membuat usaha lain yang masih beririsan. Bisnisnya kini ia nama Kost Box yang menawarkan packing produk, jasa angkut, dan kargo. Total ia memiliki 4 lini bisnis yang makin menambah pundi-pundi keuangannya.

5 bisnis berawal dari hobi mahasiswa

Selain itu, ada mahasiswa yang mengeksekusi ide bisnis yang sesuai dengan hobinya. Kendati begitu, ia mengeksekusinya dengan serius sehingga bisa mendapatkan Rp100 juta pertamanya sebelum lulus kuliah.

Kisah ini datang dari Septian (25) yang memberanikan diri merintis brand jersey yang dekat dengan hobinya bermain futsal dan sepak bola. Di awal, ia mengumpulkan modal dari ibu dan kakaknya. Total terkumpul modal Rp15 juta.

Sayangnya, optimisme itu langsung berbenturan dengan realita bisnis yang pahit. Di masa awal, Faiq sebenarnya langsung mendapat orderan yang nilainya cukup lumayan. Hingga sekitar Rp9 juta.

Iklan

“Tapi itu kan produksinya masih aku titipkan ke tempat lain. Ternyata hasil cetakannya jauh banget dari spesifikasi yang diharapkan. Nggak sesuai orderan,” tuturnya.

Dalam industrinya, aspek produksi jadi elemen krusial. Faiq mengaku bahwa ia belum memahai betul soal itu.

Langsung dapat orderan cukup besar, tapi karena gagal di urusan produksi, membuat lelaki ini malah merugi. Sebagai pebisnis pemula, mental Faiq langsung kena hantam.

“Aku akhirnya sempat vakum dulu sekitar tiga bulan,” kata dia.

Selepas itu ia bangkit lagi. Buat Faiq, bisnis adalah proses belajar. Ia benar-benar belajar tentang produksi hingga pemasaran secara lebih serius.

Konsistensi dan upaya untuk terus menemukan solusi dari permasalahan, membuat Faiq kembali mendapat jalan. Setelah badai hebat, tahun 2022 ternyata malah jadi tahun mujurnya.

Bisnisnya kembali bergeliat. Pada 2022 ia juga telah mengeksekusi beberapa ide bisnis baru yang masih beririsan yakni custom jersey dan produksi kaos kaki.

“Dan di 2022 itu kelima ide bisnis yang aku jalankan, bisa dapat 75% dari target,” ungkapnya.

Di tahun itu pula, saat usianya masih 23, ia merasakan langsung profit bersih bisnisnya bisa melampaui Rp100 juta. Nominal itu bersih yang bisa ia simpan untuk diri sendiri dan jaga-jaga.

Perlu berhati-hati

Selain itu, bisnisnya juga mulai menjalin kerja sama dengan beberapa atlet dan klub profesional. Menggenjot promosi dan pemasaran.

Meski sudah menghasilkan hasil yang lumayan, Faiq tidak cepat berpuas diri. Ia lebih berhati-hati. Lewat pengalaman-pengalaman yang sudah ia lalui, Faiq belajar bahwa dalam mengeksekusi ide bisnis, salah satu hal terpenting adalah tidak cepat berpuas diri.

“Selain itu ya bisnis memang nggak boleh lembek. Bisnis penuh ketidakpastian, harus selalu siap,” tuturnya.

Saat ini, total Faiq telah memiliki 15 karyawan. Ia terus berharap agar bisnisnya bisa terus berkembang dan sejahtera bersama para karyawannya.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Aly Reza

BACA JUGA Ide Usaha Jualan Gorengan Tak Sepele, Buat Perantau Indramayu dan Majalengka Jadi Jutawan di Jakarta hingga Jogja

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2024 oleh

Tags: ide bisniside bisnis mahasiswaJogjakos jogjaMahasiswa Jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

CCTV Jogja yang Lengkap dan Bisa Diandalkan Bikin Iri Orang Sleman Mojok.co
Pojokan

CCTV Jogja yang Lengkap dan Bisa Diandalkan Bikin Iri Orang Sleman

25 Januari 2026
KP2MI buka pelatihan kerja untuk calon pekerja migran di Jogja. MOJOK.CO
Kilas

LPP Agro Nusantara Akan Buka Pelatihan di Bawah Naungan KP2MI untuk Tingkatkan Keterampilan Pekerja Migran Indonesia

25 Januari 2026
Pelatihan kerja untuk calon pekerja migran di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Skill yang Harus Kamu Kuasai sebagai Pekerja Migran “Elite” agar Nggak Dipandang Sebelah Mata

25 Januari 2026
Penangkaran merak di Jogja City Mall. MOJOK.CO
Ragam

Merak Bukan Lagi Sekadar Simbol Keagungan, tapi Teman yang Merakyat di Pojokan Mal Jogja

23 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ulfi Rahmawati, penerima beasiswa LPDP alumnus UNY. MOJOK.CO

Tak Melihat Masa Depan Cerah sebagai Guru Honorer di Ponorogo, Pilih Kuliah S2 dengan LPDP hingga Kerja di Perusahaan Internasional

21 Januari 2026
raymond, joaquin, indonesia masters 2026.MOJOK.CO

Mimpi Masa Kecil “The Next Minions” yang Masih Tertunda

25 Januari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026
Akhir pekan indah di pusat Jakarta. Ajak bapak pertama kali nonton bulu tangkis langsung di Istora Senayan (Daihatsu Indonesia Masters 2026) MOJOK.CO

Akhir Pekan Indah di Pusat Jakarta: Ajak Bapak Pertama Kali Nonton Bulu Tangkis di Istora, Obati Kesepian di Masa Tua

24 Januari 2026
Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)

Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

23 Januari 2026
Para loyalis bulu tangkis. menabung demi nonton Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta MOJOK.CO

Para Loyalis Bulu Tangkis: Rela Menabung Demi ke Jakarta, Mengenang Cita-cita Masa Kecil untuk Rasakan Magisnya Istora 

23 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar dan Tawa yang Tidak Sepenuhnya Bercanda

Roasting Zainal Arifin Mochtar (Bagian 2): Strategi Biar Bisa Jadi Guru Besar

24 Januari 2026
Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Roasting Zainal Arifin Mochtar (Bagian 1): Bukan Guru Besar Biasa, Diuji Bukan dengan Pujian

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.