Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Pengalaman Kelam di Jalan Magelang, Salah Satu Jalan Favorit Pelaku Kejahatan Jalanan

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
14 Agustus 2023
A A
Pengalaman Kelam di Jalan Magelang, Salah Satu Jalan Favorit Pelaku Kejahatan Jalanan. MOJOK.CO

Ilustrasi Pengalaman Kelam di Jalan Magelang, Salah Satu Jalan Favorit Pelaku Kejahatan Jalanan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sengaja cari tempat sepi dan gampang melarikan diri

Sekitar dua bulan berselang dari kejadian pertama, Demas mengaku kembali melakukan tawuran bertempat di lokasi yang sama. 

Saat itu sore hari sepulang sekolah mereka melakukan kesepakatan bersama sekolah tetangga untuk melakukan sparring. Waktu pelaksanaannya pada dini hari keesokan harinya sekitar pukul satu.

Selain senjata tajam, mereka juga membawa bom molotov berbahan botol minuman keras yang terisi dengan bensin jenis Pertamax. Sebelum pertikaian Demas sempat beberapa kali mengitari jalan area Jombor hingga Sleman City Hall. 

“Awalnya tidak ada tanda-tanda. Sampai ketika sudah berputar tiga kali, akhirnya ada lemparan batu mendadak dari pinggir jalan,” kenangnya. Itulah pertanda tawuran dimulai.

Kejahatan jalanan atau populer dengan sebutan klitih memang terjadi di berbagai titik di DIY. Namun, ada kecenderungan kejadian berada di area-area yang sepi saat dini hari. 

Selama melakukan tindakan di Jalan Magelang, Dimas mengaku tak pernah tertangkap basah. Kenangan pahitnya justru terjadi di area Ring Road Barat. Polisi dan warga menangkap menangkap mereka saat hendak menyerang geng sekolah di Kasihan, Bantul.

Hindari daerah sepi saat tengah malam

Kasus serupa sempat membuat tagar #klitih menduduki trending topic di Twitter pada 2020 silam. Menanggapinya, saat itu Kasat Reskrim Polres Sleman saat itu AKP Rudy Prabowo menjelaskan lokasi kejahatan jalanan sejatinya acak. Namun, ia mengimbau agar masyarakat menghindari daerah sepi di malam hari.

“Kalau misalkan mau bilang seperti itu (titik rawan), sebenarnya setiap jalan sepi tidak ada penerangan itu menjadi titik poin kejadian. Karena tidak ada penerangan, kurang pengawasan, sepi, gelap, dan mereka leluasa untuk mengayunkan barang-barang tajam,” kata Rudy seperti dikutip dari Kumparan.

Pada 2022 lalu, saat terjadi korban jiwa akibat kejahatan jalanan, Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta, Singgih Raharjo juga mengingatkan agar warga dan wisatawan menghindari keluar di waktu dini hari. Ia juga menyarankan agar saat terpaksa pergi di waktu tersebut tidak sendirian dan menggunakan kendaraan tertutup.

Penulis: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Puluhan Geng Sekolah Hantui Jalanan Jogja, Menguji Anak SMP Hingga Terkapar di Kuburan Cina

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Agustus 2023 oleh

Tags: jalan magelangkejahatan jalananklitih
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO
Esai

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja MOJOK.CO
Tajuk

Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja

16 Februari 2026
10 Tahun di Jogja, Mental Orang Jombang Ambruk karena Klitih MOJOK.CO
Esai

Setelah 10 Tahun Merantau di Jogja, Orang Jombang Malah Trauma dengan Berita Buruk Khususnya Pembacokan dan Klitih

1 April 2025
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO
Esai

Jogja Adalah Pusat Alam Semesta? Pantas Dunia Ini Ruwet dan Banyak Masalah

29 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penyesalan pasang WiFi di rumah MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP

17 April 2026
Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Pasang WiFi di Rumah Desa Boncos: Password Dipalak-Dicolong Tetangga, Masih Dicap Egois kalau Mati Disuruh Gali Kubur Sendiri

14 April 2026
Rela bayar mahal kuliah jurusan Keperawatan PTS besar demi jadi perawat. Setelah lulus malah jadi kayak babu MOJOK.CO

Rela Bayar Mahal di Jurusan Keperawatan demi Prospek Karier Perawat, Cuma Berakhir Jadi “Babu” di RSUD

14 April 2026
Grup WhatsApp (WA) laki-laki di FH UI cerminkan tongkrongan toxic

Topik Grup WA Laki-laki “Sampah”, Isinya Info Link Menjijikan dan Validasi Si Paling Jantan

15 April 2026
Derita S2 karena Dipaksa Ibu, kini Bahagia Menanam Cabai Rawit MOJOK.CO

Menyesal Kuliah S2 karena Dipaksa Ibu, kini Lebih Bahagia Menanam Cabai Rawit dan Berkebun

15 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.