Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Ditentang Ortu Kuliah karena Cuman Ngabisin Duit dan Bodoh, Kini Malah Bisa Berkarier Jadi Dosen

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
2 Oktober 2025
A A
Universitas Halu Oleo di Sulawesi Tenggara. MOJOK.CO

ilustrasi - Gedung Universitas Halu Oleo, mimpi bagi anak-anak Sulawesi Tenggara. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pentingnya kuliah untuk masa depan

Perjalanan Amrin tak berhenti sampai di situ sebab kendala utamanya adalah finansial keluarga. Orang tua Amrin merupakan petani singkong dengan penghasilan yang tak seberapa. Mereka juga tidak teredukasi dengan baik betapa pentingnya kuliah.

“Setelah aku merenung, ternyata orang tuaku ini bukan tidak menginginkan anaknya kuliah, hanya saja wawasan terbatas terkait bagaimana pentingnya pendidikan. Apalagi, dibenak mereka sudah tertanam kalau kuliah pasti hanya akan menghabiskan uang,” tutur Amrin.

Di lingkungan Amrin, kuliah adalah hal yang tabu. Anak-anak kampung disarankan merantau untuk mencari uang, sebab di sana jarang ada peluang kerja. Mentok-mentok menjadi petani seperti orang tuanya. 

Meskipun di Sulawesi Tenggara, sudah ada beberapa kampus negeri dan swasta seperti Universitas Halu Oleo, Universitas Sembilan Belas November (USN) Kolaka, hingga Universitas Sulawesi Tenggara.

“Hanya kebetulan aku melawan dan mau membuktikan dengan berbagai usaha yang aku lakukan, karena aku juga sempat merasakan yang namanya merantau itu tapi aku merasa kuliah tetap perlu. Pada akhirnya orang tuaku pun setuju.” Kata Amrin.

Lolos di Universitas Halu Oleo jalur prestasi 

Saat pendaftaran masuk kampus melalui seleksi SNMPTN, Amrin memilih tiga kampus dengan berbagai jurusan. Pertama, Universitas Halu Oleo Jurusan Ilmu Politik. Kedua, Universitas Hasanuddin Jurusan Sosiologi. Ketiga, Universitas Halu Oleo Jurusan Pemerintahan. 

Dari ketiga pilihan itu, Amrin lolos sebagai mahasiswa Universitas Halu Oleo Jurusan Ilmu Politik. Terlebih, ia juga berhasil mendapatkan beasiswa Bidikmisi (kini KIP Kuliah). Beasiswa itu juga yang berhasil meluluhkan hati orangtuanya agar ia kuliah.

“Orang tuaku tentu paham bahwa kebutuhan anak kuliah tidaklah sedikit. Oleh karena itu, mau tidak mau aku harus lebih proaktif dalam berkegiatan yang positif dan menghasilkan pundi rupiah. Aku pun kuliah sambil kerja dan tetap menjalankan roda organisasi,” ujar Amrin.

Semasa kuliah, ia nyambi kerja sebagai cleaning service, surveyor, driver ojol, hingga serabutan. Ia juga aktif berorganisasi di internal maupun eksternal kampus. Untungnya, di tengah kesibukan tersebut Amrin masih bisa mempertahankan nilainya.

“Aku berhasil menyelesaikan kuliah tepat waktu dengan IPK 3,52,” ujar Amrin.

Dua tahun setelahnya, Amrin berhasil mendapat gelar S2-nya. Ia pun tak pernah menyangka kini bisa berkarier menjadi dosen di salah satu kampus di Kota Baubau.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Mahasiswa PTN Bohongi Orang Tua, Mengaku Baik-Baik Saja padahal 4 Tahun Kuliah Menderita karena HP Kentang dan Laptop Bobrok atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2025 oleh

Tags: beasiswa kuliahdilarang kuliahDosenKota Baubausulawesi tenggaraUniversitas Halu Oleo
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO
Esai

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Sirilus Siko (24). Jadi kurir JNE di Surabaya, dapat beasiswa kuliah kampus swasta, dan mengejar mimpi menjadi pemain sepak bola amputasi MOJOK.CO
Sosok

Hanya Punya 1 Kaki, Jadi Kurir JNE untuk Hidup Mandiri hingga Bisa Kuliah dan Jadi Atlet Berprestasi

16 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Mio Sporty 2011 selalu mogok di Jogja. MOJOK.CO

Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

20 Februari 2026
Tarawih di masjid Jogja

Berburu Lokasi Tarawih sesuai Ajaran Nahdlatul Ulama di Jogja, Jadi Obat Kerinduan Kampung Halaman di Pasuruan

18 Februari 2026
Mila Sejahtera Bus Sialan, 15 Jam Disiksa Berakhir Demam MOJOK.CO

Rangkaian Penderitaan Naik Bus Mila Sejahtera dari Jogja Menuju Jember: Disiksa Selama 15 Jam, Berakhir Demam Tinggi dan Diare. Sialan!

19 Februari 2026
Cerita perintis bukan bocil pewaris yang lulus SMK langsung bayar utang keluarga, pecel lele di jogja, omzet pecel lele. MOJOK.CO

Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik

15 Februari 2026
3 Dosa Indomaret yang Bikin Kecewa karena Terpaksa (Unsplash)

3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa

21 Februari 2026
Kos di Jogja

Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari

19 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.