Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Universitas Brawijaya (UB) Bawa Saya Kuliah Tanpa Biaya, Bisa Kerja Sebelum Wisuda buat Tebus Masa-masa Berat Sekolah Sambil Kerja Sejak Remaja

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
15 Oktober 2025
A A
Kerja keras bawa Annes kuliah di Universitas Brawijaya (UB) Malang gratis hingga kerja sebelum wisuda MOJOK.CO

Ilustrasi - Kerja keras bawa Annes kuliah di Universitas Brawijaya (UB) Malang gratis hingga kerja sebelum wisuda. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Universitas Brawijaya (UB) Malang membuka jalan mimpi bagi Try Bhuwaneswari. Dari kehidupan yang serba terbatas dan berat, Annes—sapaan akrabnya—bahkan bisa bekerja sebelum wisuda.

***

Senyum cerah terpancar dari wajah Annes saat berpose di sebuah selasar Universitas Brawijaya (UB), Malang, pada Minggu (12/10/2025). Hari itu Annes baru saja dikukuhkan sebagai wisudawati UB untuk Periode IV 2025.

Bukan sekadar diwisuda, Annes juga dinobatkan sebagai “wisudawan terbaik”. Dia lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 dari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi.

Tak hanya itu. Annes rasa-rasanya tak khawatir: Setelah lulus kuliah harus bagaimana? Pasalnya, bahkan sebelum momen wisuda itu, Annes sudah bekerja sebagai fullstack developer.

Annes, wisudawati terbaik Universitas Brawijaya (UB) Malang MOJOK.CO
Annes, wisudawati terbaik Universitas Brawijaya (UB) Malang. (Dok. UB)

Di tengah hiruk-pikuk wisuda, ingatan demi ingatan masa lalu berkelindan di kepala Annes. Sebab, bukan perjalanan mulus bagi Annes untuk akhirnya berada di titik sekarang.

Sekolah sambil bekerja usai ayah meninggal

“Saya bukan berasal dari keluarga berkecukupan. Sejak ayah meninggal, saat saya berusia sembilan tahun, saya harus berjuang bersama anggota keluarga lain untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya sebagaimana termuat dalam rilis resmi Univesitas Brawijaya (UB), Malang.

Alhasil, Annes harus menjalani masa remajanya dengan berat dan penuh kerja keras. Dia harus sekolah sambil bekerja.

Kala duduk di bangku SMP, Annes bahkan harus tinggal bersama kakaknya di Tulungagung, Jawa Timur. Sebab, saat itu hanya sang kakak yang mampu membiayai sekolahnya.

Memasuki SMA, Annes kembali ke Kediri, Jawa Timur untuk menemani ibunya. Di masa itu, Annes harus mencari uang sendiri untuk keperluan sakunya. Dia menjadi buruh kacip (pengupas) mente dan guru les privat.

Dia tak ingin kondisi ekonomi serta-merta membuatnya berhenti sekolah. Itulah kenapa dia lebih memilih bekerja keras demi terus melanjutkan pendidikan.

“Pekerjaan itu memang berat, tapi saya jalani dengan ikhlas. Saya tahu, satu-satunya jalan keluar dari keterbatasan adalah pendidikan,” tutur Annes.

Kesempatan kuliah gratis di Universitas Brawijaya (UB) Malang

Lulus SMA, Annes mendapat kesempatan kuliah gratis di UB, Malang, secara gratis—dengan beasiswa KIP Kuliah.

Awalnya, Annes ingin belajar di bidang pendidikan. Sebab, hal itu sejalan dengan apa yang dia jalani selama ini: menjadi guru les privat. Namun, ketika hendak ke bangku kuliah, Annes justru menemukan passion baru di dunia teknologi informasi.

Iklan

“Awalnya saya hanya ingin kuliah di bidang pendidikan saja, karena sejak SMA saya sudah sering menjadi asisten mengajar dan guru les. Tapi setelah masuk jurusan ini, saya justru jatuh cinta pada dunia teknologi,” katanya. Hanya memang butuh waktu untuk Annes benar-benar memahami passion barunya.

“Butuh waktu hampir empat tahun untuk benar-benar bisa menikmati dunia baru ini,” tutur Annes. Hanya saja, semua itu terjawab karena dia bisa lulus dari UB sebagai wisudawati terbaik.

Kendati bisa kuliah gratis, Annes masih terus bekerja keras. Selama kuliah, dia nyambi bekerja dan mencari tambahan sebagai freelancer.

Kerja sebelum lulus Universitas Brawijaya (UB) Malang, target financial freedom demi keluarga

Seperti disinggung sebelumnya, Annes bisa bekerja bahkan sebelum diwisuda dari UB, Malang. Namun, mimpinya tak berhenti di situ.

Annes bermimpi bisa mencapai financial freedom. Untuk mencapainya tentu butuh kerja lebih keras. Tapi itu bukan persoalan, karena toh sejak remaja dia sudah terbiasa dengan itu.

Sebab, dengan kebebasan finansial, Annes berharap agar keluarganya tidak lagi merasakan kesulitan seperti yang dulu dia alami.

“Cita-cita saya sederhana, saya ingin anak-anak saya nanti tidak merasakan kesulitan seperti yang saya alami dulu,” tutupnya. Diucapkan biasa, tapi energinya begitu terasa.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Menolak Berbagai Beasiswa PTS demi Kuliah di UB Malang: Dulu Menyesal, Kini Bersyukur Dapat Banyak “Berkah” atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2025 oleh

Tags: beasiswabeasiswa ubkerja sebelum luluskip kuliahKuliah sambil kerjaMalangUBUniversitas Brawijaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO
Edumojok

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Sarjana Jurusan Agribisnis jualan keripik buah. MOJOK.CO
Edumojok

Sibuk Jualan Sambil Kuliah daripada Jadi Mahasiswa “Kura-kura”, Lulusan Agribisnis Ini Sukses Dagang Keripik sampai Luar Negeri

11 Maret 2026
Cerita Felix. Kuliah di universitas Australia berkat beasiswa LPDP usai diejek dan ditertawakan. Tolak tawaran kerja dewan demi ajar anak-anak di kampung pedalaman MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan Beasiswa Australia Tolak Tawaran Karier Mentereng, Lebih Pilih Jadi Guru Kampung karena Terbayang Masa Lalu

10 Maret 2026
lolos snbp, biaya kuliah ptn.MOJOK.CO
Edumojok

Senyum Palsu Anak Pertama Saat Adik Lolos PTN Impiannya, Pura-Pura Bahagia Meski Aslinya Penuh Derita dan Pusing Mikir Biaya

10 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
Kucing peliharaan anak kos Jogja

Anak Kos Jogja Pilih Hidup Miskin demi Hidupi Kucing, Lebih dari Setengah Gaji Habis untuk Piaraan

11 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.