Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Tak Pernah Malu Kuliah di “Kampus Elite” dengan Beasiswa, Mahasiswa Ini Justru Dapat Pelajaran Berharga

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
14 Oktober 2025
A A
Beasiswa kuliah S1 Sleman Pintar di Amikom. MOJOK.CO

ilustrasi - beasiswa Sleman Pintar untuk kuliah di Amikom Jogja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dewi Dini Damayanti dan Yanuar Aji Prayoga tak pernah malu mendapatkan beasiswa kuliah S1 yang diperuntukkan bagi anak-anak keluarga miskin dan rentan miskin. Justru, kedua mahasiswa Amikom Jogja tersebut mengaku dapat pengalaman hidup yang berharga.

***

Entah bagaimana nasib Dewi Dini Damayanti jika tak mendapatkan beasiswa kuliah S1. Dewi mengaku hampir tak punya harapan lagi untuk menempuh pendidikan tinggi, mengingat kondisi ekonomi orang tuanya yang belum stabil. Beruntung, Dewi berhasil mendapatkan beasiswa Sleman Pintar dari Kabupaten Sleman.

Beasiswa itu ia ketahui dari mulut ke mulut. Mulanya, teman kakaknya memberitahu kalau ada beasiswa Sleman Pintar. Lalu, kakaknya itu memberitahu Dewi dan mendorongnya untuk mendaftar. Dorongan itulah yang membuat Dewi termotivasi dan segera menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan.

Beasiswa kuliah Sleman Pintar sendiri bekerjasama dengan beberapa kampus swasta (PTS) seperti Universitas Amikom Yogyakarta, Universitas Aisyiyah, Universitas Teknologi Yogyakarta, dan Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta. Dari kelima kampus swasta tersebut, Dewi memilih Amikom. Kampus swasta yang meraih peringkat pertama untuk kategori Leadership di Indonesia berdasarkan WURI 2024.

Bisa kuliah gratis di Amikom Jogja

Betapa bahagianya Dewi saat itu karena dinyatakan lolos beasiswa kuliah Sleman Pintar, sehingga ia punya kesempatan mengenyam bangku perkuliahan. Sejak awal, ia sudah menyadari bahwa beasiswa yang ia peroleh tersebut bukan sekadar bantuan finansial yang bisa mengurangi beban orang tuanya, tetapi menjadi batu loncatannya untuk meraih cita-cita.

“Ini adalah bantuan konkret yang tak ternilai harganya, karena aku merasakan sendiri, bebas biaya pendidikan dari awal masuk kuliah hingga wisuda,” kata Dewi kepada Mojok, Selasa (7/10/2025).

Dewi sendiri tak pernah malu mendapatkan beasiswa kuliah S1, justru ia mengapresiasi upaya pemerintah dalam memberikan bantuan pendidikan kepada anak-anak keluarga miskin dan rentan miskin yang memiliki semangat untuk kuliah.

“Harus aku akui, dengan adanya beasiswa Sleman Pintar, beban finansial keluargaku terangkat sepenuhnya sehingga aku pun bisa fokus 100 persen pada proses perkuliahan,” kata Dewi.

Tanpa beasiswa itu juga, Dewi tak ingin bisa menempuh pendidikan di kampus swasta (PTS) terbaik seperti Amikom Jogja Jurusan D3 Manajemen Informatika. Secara akademik, Dewi bisa memperoleh ilmu dan pengetahuan baru yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. 

“Hal ini adalah perubahan bagiku yang dulunya bukan dari bidang teknologi,” kata dia.

Lingkungan pertemanan yang suportif

Tak hanya mendapat bantuan finansial dan ilmu yang bermanfaat, Dewi juga memperoleh nilai-nilai kehidupan yang berharga. Salah satunya, relasi dan jejaring pertemanan yang suportif serta pengalaman yang membentuk jati dirinya ke arah positif.

“Beasiswa ini bukan sekadar memberi uang kuliah gratis, tetapi memberikan akses penuh pada lingkungan akademik dan non-akademik,” kata Dewi.

“Lingkungan ini yang menuntut kita untuk disiplin, bertanggung jawab, berkompetisi secara sehat, dan berorganisasi,” lanjutnya.

Iklan

Lebih dari itu, kata Dewi, beasiswa kuliah S1 justru membuatnya lebih percaya diri untuk meraih sesuatu, bersamaan dengan motivasi dia untuk membanggakan keluarganya.

Senada dengan Dewi, Yanuar Aji Prayoga pun merasakan manfaat serupa. Mahasiswa Amikom penerima beasiswa Sleman Pintar itu pun mengaku lebih percaya diri untuk bergaul dengan penerima beasiswa kuliah lainnya.

“Aku merasa lebih percaya diri karena merasa dihargai atas usahaku. Aku pun senang mendapat teman baru yang sangat baik dan saling membantu satu sama lain,” ucap Yanuar.

Bahkan, dengan beasiswa tersebut, Yanuar jadi punya tuntutan untuk menyelesaikan kuliahnya segera. Ia juga punya motivasi lebih untuk memberikan kontribusi balik ke masyarakat. Begitu pula yang diharapkan Dewi.

“Beasiswa ini memperkaya ilmu sekaligus mengasah mental agar kelak kita tidak hanya menjadi lulusan berpengetahuan, tetapi juga individu yang siap berkontribusi penuh bagi masyarakat dan pembangunan daerah Sleman,” kata dia.

Pentingnya kehadiran pemerintah daerah

Baik Yanuar dan Dewi pun merasa bersyukur dengan program beasiswa Sleman Pintar. Yanuar sadar bahwa pendidikan bukan hanya tanggungjawab pribadi atau keluarga, tapi juga tugas pemerintah dalam memberikan hak warganya. 

Sesuai dengan amanat Undang-Undang 1945 Pasal 31 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pemerintah wajib menyelenggarakan sistem pengajaran nasional.

“Saya jadi lebih menghargai peran pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan yang merata untuk warganya,” kata Yanuar.

Sementara itu, Dewi berujar pendidikan adalah investasi utama bagi suatu daerah. Ia pun semakin melek bahwa peran pemerintah sangat krusial. Tidak hanya sebatas penyedia fasilitas, tetapi juga sebagai fasilitator utama.

“Merekalah yang memastikan, tidak ada satu pun anak Sleman yang kehilangan kesempatan sekolah karena kendala biaya. Ini menunjukkan komitmen kuat Pemda Sleman dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan produktif. Hal ini adalah sebuah langkah strategis untuk masa depan Sleman,” kata Dewi.

Ratusan beasiswa kuliah di kampus swasta, termasuk Amikom Jogja

Merekap dari data Kabupaten Sleman, beasiswa kuliah Sleman Pintar telah memberikan kontribusi nyata tiap tahunnya. Hingga 2025, program itu sudah memberikan manfaat kepada ratusan mahasiswa, yakni:

  • 120 orang dari Universitas Amikom angkatan 2022;
  • 118 orang dari Universitas Amikom angkatan 2023;
  • 120 orang dari Universitas Amikom angkatan 2024;
  • 90 orang dari Universitas Amikom angkatan 2025;
  • 97 orang dari Universitas Aisyiyah angkatan 2023;
  • 117 orang dari Universitas Aisyiyah angkatan 2024;
  • 40 orang dari Universitas Aisyiyah angkatan 2025;
  • 80 orang dari Universitas Teknologi Yogyakarta angkatan 2025;
  • 4 orang dari Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta 2024;
  • 10 orang dari Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta 2025.

Dari sekian banyak penerima Beasiswa Sleman Pintar, 14 orang sudah diwisuda. Sisanya, akan diwisuda bulan Oktober tahun ini. Sementara itu, untuk tahun 2026, kabarnya 56 kampus siap melakukan Kesepakatan Bersama (KB) terkait program beasiswa ini.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Nyaris Hilang Harapan Kuliah di PTN, Beruntung Bisa “Move on” hingga Kuliah Gratis di PTS Terbaik dengan Beasiswa dari Sleman atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2025 oleh

Tags: amikombeasiswa amikombeasiswa kuliahinfo beasiswaKampus di Jogjakampus swastaPTS
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

Sirilus Siko (24). Jadi kurir JNE di Surabaya, dapat beasiswa kuliah kampus swasta, dan mengejar mimpi menjadi pemain sepak bola amputasi MOJOK.CO
Sosok

Hanya Punya 1 Kaki, Jadi Kurir JNE untuk Hidup Mandiri hingga Bisa Kuliah dan Jadi Atlet Berprestasi

16 Desember 2025
UAD: Kampus Terbaik untuk “Mahasiswa Buangan” Seperti Saya MOJOK.CO
Esai

UNY Mengajarkan Kebebasan yang Gagal Saya Terjemahkan, sementara UAD Menyeret Saya Kembali ke Akal Sehat Menuju Kelulusan

16 Desember 2025
UNY Bikin Liar, Ketulusan Dosen UAD Bikin Saya Jadi Tertib MOJOK.CO
Esai

Pengalaman Saya Kuliah di 2 Kampus Terbaik Jogja: Menjadi Liar di UNY, Menikmati Kasih Sayang Dosen dan Menjadi Mahasiswa Tertib di UAD

8 Desember 2025
Eva Nandha Jalma Yael, wisudawan terbaik Unesa Jurusan Psikologi. MOJOK.CO
Kampus

Belajar dari Kerja Keras Sang Bapak sebagai Buruh Bangunan, Antarkan Saya Jadi Wisudawan Terbaik di Unesa

25 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kisah Bu Ngatimah, pekerja serabutan yang iuran BPJS Ketenagakerjaan miliknya ditanggung ASN Kota Semarang MOJOK.CO

Kisah Bu Ngatimah: Pekerja Serabutan di Semarang dapat Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Ditanggung ASN

7 Januari 2026
Kenangan lepas perjaka di kawasan prostitusi Stasiun Rambipuji, Jember MOJOK.CO

Kenangan Lepas Perjaka di Stasiun Rambipuji Jember, Mencari Kepuasan di Rel Remang dan Semak Berbatu dengan Modal Rp30 Ribu

5 Januari 2026
Vixion R, Motor Terbaik Yamaha yang Mati karena Zaman MOJOK.CO

Vixion R, Tamat Riwayatmu Kini: Ketika Motor Terbaik Yamaha Mati karena Perubahan Zaman

6 Januari 2026
Selamat tinggal Doraemon di RCTI. MOJOK.CO

Doraemon dan RCTI Akhirnya Berpisah, Terima Kasih Telah Temani “Inner Child” Saya yang Terluka

7 Januari 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026
Budaya “Jatah Ciu” kepada Pemuda Desa Dianggap Manifestasi Srawung, tapi Tak Cocok Untuk Semua Orang MOJOK.CO

Budaya “Jatah Ciu” kepada Pemuda Desa Dianggap Manifestasi Srawung, tapi Tak Cocok Untuk Semua Orang

6 Januari 2026

Video Terbaru

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

3 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.