Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Tak Lolos UTBK di UNY Bikin Saya Terancam Nikah Muda, Kuliah di PTS Sambil Kerja Saya Ambil Buat Kabur Darinya!

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
16 Juni 2024
A A
Tak Lolos UTBK di UNY Bikin Saya Terancam Nikah Muda, dan Saya Pun Terpaksa Kabur ke PTS Sambil Kerja Demi Menghindarinya.MOJOK.CO

Ilustrasi Tak Lolos UTBK di UNY Bikin Saya Terancam Nikah Muda, dan Saya Pun Terpaksa Kabur ke PTS Sambil Kerja Demi Menghindarinya (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sore yang muram menghampiri Andini (18). Di saat teman-temannya dapat kabar baik diterima di UGM, Undip, bahkan UNY saat pengumuman hasil UTBK, Kamis (13/6/2024) lalu, nasib sebaliknya justru ia dapatkan.

“Masih belum tembus. Tapi terima kasih, Mas, buat supportnya,” kata dia melalui pesan singkat yang dikirim Sabtu (15/6/2024) kemarin.

Padahal sebelumnya, usaha Andini buat bisa ikut UTBK tak main-main. Keterbatasan ekonomi bikin dia tak mendapat restu kuliah.

Dia pun secara diam-diam berangkat ke Jogja, bermodal recehan sisa-sisa uang THR lebaran. Di Jogja pun, dia menginap di kos-kosan sempit daerah Pogung, sekamar bertiga bersama kenalan barunya.

“Saya juga dikabarin teman-teman sekamar dulu juga gagal. Memang belum rezekinya saja, Mas,” ujar perempuan asal Purworejo ini.

Saya pertama kali bertemu dengan Andini pada Sabtu (4/5/2024) lalu. Kala itu, ia baru saja menyelesaikan tes UTBK-nya di Digital Library UNY. Saat teman-temannya memutuskan kembali ke kos lebih dulu, Andini memilih untuk jalan-jalan di UNY karena itu pertama kalinya dia datang ke sana.

UNY memang jadi kampus dambaannya. Pada UTBK kali ini, ia memilih prodi S1 Administrasi Publik UNY dan S1 Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan UNY. Sayangnya, mimpinya ini harus terkubur.

“Nggak mungkin, Mas, kalau nekat ikut Ujian Mandiri di UNY karena uang pangkalnya besar. Nggak mampu aku.”

Terancam nikah muda kalau gagal UTBK

Dalam obrolan kami dulu, Andini sempat bercerita mengenai alasannya nekat diam-diam ikut UTBK meski tak direstu orang tua.

Selain karena memang sejak SMA sangat berambisi buat kuliah, terutama masuk UNY, ia mengaku kalau jalan ini diambil karena tak mau nikah muda.

“Aku nggak mau nikah muda. Masih pengin nikmati masa muda,” tegasnya kala itu.

Cerita Peserta UTBK di UNY Harus Diam-Diam Mendaftar karena Tak Direstui Ortu, Nekat Kuliah Demi Hindari Pernikahan Dini.MOJOK.CO
Lalu lalang para peserta UTBK setelah selesai melaksanakan tes di Ditigal Library UNY, Rabu (4/5/2024). Tempat saya bertemu Andini. (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Di tempat tinggal Andini, fenomena nikah muda memang masih sering dijumpai. Apalagi kalau perempuan. Biasanya, paling jauh dua tahun setelah lulus SMA, mereka langsung berumah tangga.

Apalagi, Andini punya tetangga yang menurut dia, selama SMA adalah siswa berprestasi. Sayangnya, setelah lulus SMA dia langsung dinikahkan dengan lelaki yang 10 tahun lebih tua.

Kini, di usia yang hampir sama dengannya, tetangganya itu kehilangan masa mudanya. “Makanya aku ikut merasa trauma, apalagi pas lulus SMA bapak bilang ‘halah, mending langsung kerja, yang deket-deket saja sambil nunggu ada yang nikahin’,” ungkapnya waktu itu.

Iklan

“Ya, sejak saat itu aku deg-degan banget dong, soalnya teman-teman satu angkatan beberapa sudah ada yang sebar undangan nikah juga.”

Terpaksa daftar PTS sambil kerja

Dalam obrolan kami baru-baru ini, saya pun menanyakan kepada Andini mengenai rencana dia ke depannya. Secara, dengan kegagalannya di UTBK, bikin ancaman nikah muda tadi semakin nyata. Apalagi, keinginannya buat kuliah tidak 100 persen di-support orang tua.

Andini pun mengatakan, ia masih larut dalam kesedihannya. Sebab, selain UNY adalah mimpinya, kuliah di PTN baginya adalah gerbang beasiswa.

Menurut Andini, meski biaya kuliah sama-sama mahal, kemungkinan dapat beasiswa di PTN lebih terbuka ketimbang PTS.

“Makanya aku masih belum ada ide, mau apa ke depan karena kemarin ikhtiar banget masuk UNY dan nggak nyiapin plan B,” jelasnya.

Namun, sementara ini yang dia pikirkan adalah pergi ke Jogja untuk bekerja. Fokusnya adalah merantau dahulu, karena kalau di rumah, kemungkinan “disuruh” nikah bakal sangat besar.

Andini pun sedang riset beberapa PTS yang biaya kuliahnya masih terjangkau. Setidaknya yang bisa ia bayar biaya kuliahnya dengan kerja sambilan.

“Yang kepikiran baru-baru ini ada dua, sih, Mas,” kata Andini.

“Pertama, aku mau daftar PTS sambil kerja freelance. Kedua, ya kalau nggak nemu yang murah, mungkin aku kerja dulu setahun baru gapyear tahun depan,” imbuhnya.

Soal tawaran kerja sendiri, Andini mengaku sudah ada. Kebetulan, dari salah satu teman yang dulu tinggal satu kos saat UTBK.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA Saya Tak Lolos UTBK di UNY, Jadi Buruh Laundry untuk Nabung Daftar SNBT di UPN Jogja tapi Gagal Lagi, Mimpi Bisa Kuliah Sirna!

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 22 Juni 2024 oleh

Tags: pengumuman utbk 2024SNBTunyUTBKutbk 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

PGPAUD, Guru PAUD.MOJOK.CO
Edumojok

Nekat Kuliah di Jurusan PGPAUD UNY demi Wujudkan Mimpi Ibu, Setelah Lulus Harus ‘Kubur Mimpi’ karena Prospek Kerja Suram

19 Februari 2026
Ulfi Rahmawati, penerima beasiswa LPDP alumnus UNY. MOJOK.CO
Kampus

Tak Melihat Masa Depan Cerah sebagai Guru Honorer di Ponorogo, Pilih Kuliah S2 dengan LPDP hingga Kerja di Perusahaan Internasional

21 Januari 2026
5 Esai Terpopuler Mojok 2025 (Mojok.co/Ega Fansuri)
Esai

5 Esai Terpopuler Mojok 2025: Sebuah Rekaman Zaman dan Keresahan Lintas Generasi

1 Januari 2026
Didikan bapak penjual es teh antar anak jadi sarjana pertama keluarga dan jadi lulusan terbaik Ilmu Komunikasi UNY lewat beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO
Kampus

Didikan Bapak Penjual Es Teh untuk Anak yang Kuliah di UNY, Jadi Lulusan dengan IPK Tertinggi

29 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
gojek instant.MOJOK.CO

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.