Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Sampai Pinjam Uang Dosen, Mahasiswa Terjerat Pinjol Kian Mencemaskan Kampus

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
11 Agustus 2023
A A
Sampai Pinjam Uang Dosen, Mahasiswa Terjerat Pinjol Kian Mencemaskan Kampus MOJOK.CO

Sampai Pinjam Uang Dosen, Mahasiswa Terjerat Pinjol Kian Mencemaskan Kampus. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) membunuh adik tingkatnya, demi merampok harta benda karena terjerat pinjol. Satu gambaran dari semakin banyaknya mahasiswa terlilit utang dengan persyaratan mudah yang banyak perusahaan fintech tawarkan.

***

Beberapa waktu lalu saya membuat liputan seputar fenomena pinjaman online (pinjol) dari sisi garda depan penagih yakni desk collection. Mereka bertugas menagih lewat telepon dan pesan WhatsApp saat tunggakan utang masih berkisar di bawah tiga bulan.

Dua desk collection narasumber saya, bekerja menagih utang yang terafiliasi ke sebuah marketplace kredit. Menurut penuturan mereka, kebanyakan pengutang ternyata berasal dari kalangan anak muda. Ada kecenderungan utang untuk membeli keperluan penunjang gaya hidup seperti pakaian branded.

Kondisi itu sejalan dengan kabar fenomena pinjol yang belakangan marak di kalangan mahasiswa. Beberapa perguruan tinggi bahkan telah menyatakan perhatiannya pada persoalan utang yang melilit peserta didiknya.

Julia (30)*, seorang dosen salah satu perguruan tinggi di Jogja yang enggan disebutkan namanya menjadi saksi nyata semakin banyaknya mahasiswa yang terjerat pinjol. Sebagai dosen wali yang jadi tempat konsultasi, ia menemukan ada anak yang terlilit pinjaman di empat aplikasi sekaligus.

Ia menduga, mulanya mahasiswa itu meminjam di satu tempat. Namun, tidak punya solusi untuk membayar utang sehingga mencari pinjaman di aplikasi lain. Skema gali lubang tutup lubang pun terjadi dan semakin membuatnya terbelit.

Meminjam uang dosen untuk bayar pinjol

Semakin lama, skema itu justru semakin membuat utang mahasiswanya menumpuk. Sampai jelang Idulfitri 2023 lalu berkeluh kesan dan meminta bantuan Julia.

“Kepepet karena tenggat pembayaran semakin dekat. Dia menghubungi saya, curhat dan minta bantuan,” terangnya saat Mojok hubungi Selasa (8/8/2023).

Julia mengaku tidak mampu untuk memberikan talangan dana. Lebaran sudah dekat dan ia sedang banyak kebutuhan. Gaji sebagai dosen yang masih di bawah lima tahun masa pengabdian juga ia nilai tak seberapa.

“Saat itu dia mau pinjam Rp5 juta,” cetusnya.

Akhirnya, dosen ini memutuskan untuk mencarikan bantuan dengan menghubungi pihak fakultas. Memastikan apakah ada skema bantuan yang bisa dimanfaatkan untuk membantu mahasiswa dengan kondisi terlilit pinjol.

Namun, ternyata belum ada skema bantuan yang bisa membantu kondisi tersebut. Dengan berat hati, Julia hanya bisa memberikan suntikan moral bagi mahasiswanya.

Jika keterbatasan terkait pembayaran biaya kuliah, pihak universitas bisa memberikan keringanan. Namun, mahasiswa tersebut juga berasal dari keluarga tidak mampu dan sudah sudah mendapat beasiswa.

Iklan

“Dia sebetulnya sudah kerja juga. Terlilit pinjol ceritanya karena memang untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” papar Julia.

Pekerjaan itu selain untuk kebutuhan diri mahasiswa, ternyata juga untuk membantu perekonomian keluarganya. Pinjol memang hadir mengisi ceruk akan kebutuhan pencairan dengan cepat.

Setelah mengorek lebih jauh, Julia mendapati bahwa mahasiswa itu melakukan pinjaman di sejumlah aplikasi dengan beberapa identitas yang berbeda. Namun, ia tidak mengetahui apakah aplikasi-aplikasi yang mahasiswanya gunakan terdaftar di OJK atau tidak.

Bagaimana pun, skema gali lubang tutup lubang utang lewat aplikasi pinjol memang riskan. Belum lagi jika lewat aplikasi ilegal bunganya lebih besar dari standar OJK.

“Sebagai dosen wali memang saya belum bisa membantu keuangan. Hanya bisa mendengarkan dan mencarikan solusi ke kampus,” kata Julia pasrah.

Sekarang semakin banyak mahasiswa terjerat pinjol bahkan yang ilegal. Melansir data OJK, pelajar menduduki peringkat keenam dalam kategori kalangan atau profesi yang terjerat pinjol ilegal. Persentasenya sebesar tiga persen.

Baca halaman selanjutnya…

Permasalahan pinjol menyita perhatian kampus

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 17 Desember 2023 oleh

Tags: mahasiswa terjerat pinjolpinjaman onlinePINJOLterjerat pinjol
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada MOJOK.CO
Tajuk

Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada

11 Mei 2026
menikah dengan keluarga pasangan yang terlilit utang.MOJOK.CO
Sehari-hari

Menikah dengan Pasangan yang Keluarganya Terlilit Utang Bikin Serba Salah: Terlalu Cinta untuk Ditinggal, tapi Bikin Menderita Kalau Bertahan

8 Mei 2026
Perang Iran Israel Bikin Nggak Waras, Masih Hidup Aja Syukur MOJOK.CO
Cuan

Perang Iran Israel Berpotensi Jadi Krisis Global, Kelas Menengah Ikutin Cara Ini Biar Tetap Waras Selama Bertahan Hidup

5 Maret 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO
Cuan

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026
Bagi Najwa Shihab, gagasan liar anak muda seperti dalam esai para penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 harus diberi ruang MOJOK.CO

“Gagasan Liar” Anak Muda Harus Diberi Ruang, Terdengar Tak Lazim tapi Penting Dibicarakan

6 Juli 2026
Latihan ala penjaga warung madura dalam mengoperasikan toko kelontong 24 jam non-stop. Lebih teruji dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) MOJOK.CO

Latihan Ala Penjaga Warung Madura Operasikan Toko 24 Jam: Memang Tak Seperti Latsarmil Koperasi Desa tapi Teruji

3 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.