Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Teganya Mahasiswi Surabaya PHP Dosen Tampan, Baru Pacaran Sebentar Langsung Ditinggal Nikah

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
13 Februari 2024
A A
Teganya Mahasiswi Surabaya PHP Dosen Tampan, Baru Pacaran Sebentar Langsung Ditinggal Nikah MOJOK.CO

Ilustrasi - Mahasiswi Surabaya tega PHP dosen tampan usai dipacari (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di dunia kampus, hubungan asmara tak hanya terjadi antar mahasiswa saja. Namun, romantika tersebut bisa juga terjadi antara mahasiswa dengan dosen muda. Seorang mahasisiwi Surabaya bercerita kepada Mojok perihal pengalamannya yang terbilang tega karena telah mem-PHP seorang dosen tampan yang pernah dekat dengannya.

***

Sebelumnya, Hammam Izzuddin (reporter Mojok) sempat menulis liputan perihal mahasiswi gen z yang tak sungkan menggoda bahkan menyatakan cinta pada seorang dosen muda.

Cerita itu, salah satunya datang dari Dion* (32), seorang dosen di salah satu kampus swasta di Jogja.

Dion mengungkapkan, di masa-masa awalnya mengajar per 2018, ia merasa ada seorang mahasiswi yang coba-coba mendekatinya. Si mahasisiwi, menurut Dion, kelewat sering mengirim WahtsApp (WA).

Modus yang si mahasisiwi itu pakai adalah dengan seolah-olah menanyakan perihal perkuliahan pada Dion. Namun, Dion sendiri sudah curiga bahwa itu adalah modus si mahasiswi tersebut belaka. Karena si mahasiswi mengirim pesan hampir setiap malam. Agak tak wajar.

“Nyaris setiap malam. Dia tanya misalnya tentang hal yang perlu ada dalam presentasi, topik yang akan dibahas di perkuliahan selanjutnya, atau topik yang sudah kami bahas di kelas sebelumnya,” ungkap Dion.

Bahkan, kata Dion, temannya yang juga merupakan dosen muda pernah ditembak oleh mahasiswinya. Padahal saat itu posisinya sudah punya anak dan istri.

“Bahkan juga ya memang anak muda sekarang punya fantasi yang berbeda mengenai hubungan percintaan,” ujar Dion mencoba memaklumi fenonema adanya mahasiswi yang tak sungkan menggoda bahkan menembak dosen. Meski di satu sisi ia juga agak tak menyangka.

Mahasiswi Surabaya dekati dosen tampan karena ingin punya pasangan mapan

Cerita di atas adalah sudut pandang dari dosen yang merasa mendapat godaan-godaan dari mahasiswinya.

Untuk melengkapi sudut pandang tersebut, baru-baru ini Mojok mencoba mengulik cerita dari seorang mahasiswi Surabaya yang tidak hanya menggoda dan menyatakan cinta saja, tapi bahkan sampai menjalin hubungan spesial dengan si dosen.

Mahasiswi Surabaya tersebut adalah Gita* (25), tentu bukan nama sebenarnya. Ia kelewat malu jika namanya harus tertulis secara terang. Sebab, menurutnya, pengalaman berpacaran dengan seorang dosen tampan adalah ingatan yang membuatnya sering merasa malu sendiri.

“Itu bagian hidupku yang paling konyol. Njiiir, kok bisa gitu loh aku dulu kayak gitu,” ujarnya kepada Mojok, Senin, (12/2/2024) malam.

Gita sendiri asli Jember. Ia kuliah di sebuah kampus negeri di Surabaya sejak 2017. Gita pun mengakui, sejak awal kuliah, ia sudah berkali-kali ganti pacar sesama mahasiswa.

Iklan

“Kadang aku merasa, cowok-cowok ini masih belum matang. Jadi ya pasti nggak tahan lama pacarannya. Aku yang sering mutusin. Nggak pernah nyampe dua bulan,” tuturnya.

Sampai suatu ketika, di pertengahan 2018, ada seorang dosen baru di jurusannya. Dosen tampan yang lantas membuatnya terkesima dan jatuh hati.

“Ganteng iya, pinter juga iya. Umurnya berapa ya waktu, mungkin belum 30-an. Idman banget bagiku,” ungkap Gita. Ia pun lantas mencoba mencari-cari cara agar bisa mendekati si dosen tampan tersebut.

Cari perhatian di kelas

Sebelum melancarkan aksinya lebih jauh, Gita mencoba menelusuri dulu status dari si dosen. Apakah sudah punya pacar atau barang kali sudah beristri.

“Waktu perkenalan di kelas, nah itu jadi momen buat iseng-iseng tanya soal status. Ngakunya sih jomblo,” katanya.

Namun, guna memastikan, Gita bahkan sampai mengecek akun Instagram si dosen tampan itu. Ternyata mayoritas fotonya sendiri, tidak ada yang berdua dengan perempuan. Berarti fiks jomblo. Maka, mulailah Gita mencari-cari celah agar bisa dekat dengan di dosen.

“Caper aja di kelas. Nyoba lebih aktif di kelasnya, sering nanya-nanya, ngerjain tugas yang Mas Dosen kasih dengan se-perfect mungkin,” beber Gita. BTW, Mas Dosen adalah panggilan sayang Gita untuk si dosen ketika keduanya sempat berpacaran, meski berlangsung dengan sangat singkat.

Dosen terpikat, menjalin hubungan, hingga sering jalan berdua

Upaya-upaya yang Gita lakukan di kelas tersebut ternyata membuahkan hasil. Si dosen lama-kelamaan terpikat dengan Gita.

Teganya Mahasiswi Surabaya PHP Dosen Tampan, Baru Pacaran Sebentar Langsung Ditinggal Nikah MOJOK.CO
Ilustrasi – Mahasiswi Surabaya jalin hubungan dengan dosen tampan. (Charlie Foster/Mojok.co)

Lantas, entah bagaimana mulanya (Gita sendiri tak menyadari), keduanya menjadi lebih dekat. Baik Gita maupun si dosen makin intens berkirim pesan. Tak hanya untuk membahas soal perkuliahan, tapi sudah mulai lebih cair dan intimate.

“Misalnya seharian aku nggak kelihatan di kampus, Mas Dosen pasti langsung nge-chat, ‘Kok nggak lihat kamu hari ini? Nggak ada jam atau lagi sakit?’. Gitu-gitu lah. Asli, malu banget kalau inget,” beber Gita.

Seiring berjalannya waktu, keduanya pun akhirnya resmi berpacaran. Justru si dosen lah yang menembak Gita duluan. Momen romantis itu terjadi saat keduanya berlibur bersama di Malang, Jawa Timur.

“Tapi setelah itu ya kami sembunyi-sembunyi. Nyoba nggak nunjuk-nunjukin. Takut temen-temen curiga,” katanya. Ya meskipun pada akhirnya hubungan keduanya terbongkar juga oleh mahasiswa-mahasiswa yang lain. Alhasil, keduanya sering jadi bahan ceng-cengan di kelas.

Ketika perasaan si dosen tampan makin dalam, malah ditingglkan

Hubungan antara Gita dan dosen tampan tersebut sayangnya hanya berlangsung singkat.

Sebulan sejak keduanya resmi berpacaran, Gita justru mengaku mulai tak nyaman dengan sikap si dosen.

Menurutnya, dari luar si dosen memang tampak cool dan kalem. Namun ternyata, si dosen menurut Gita terlalu posesif.

“Kalau lagi nongkrong atau pas di kelas kelihatan bercanda sama temen-temen cowok, wah langsung ribut di chat,” ungkap Gita.

Selain itu, si dosen menurutnya terlalu egois. Sering kali hanya mementingkan perasaannya sendiri.

Gita yang mulai tak nyaman lalu ketambahan pandemi Covid-19 yang membuat keduanya sulit ketemu menjadi awal kandasnya hubungan keduanya.

Gita mengakui ia mulai sengaja menjauh. Jarang balas chat, jarang angkat telepon. Kalau si dosen marah dan ngajak ribut, langsung Gita Blokir. Sampai suatu ketika, panjang lebar Gita mengirim pesan bahwa ia tidak bisa melanjutkan hubungan.

Tak hanya itu, hal yang Gita akui juga sangat tega adalah, pesan tersebut ia kirim bersamaan dengan pemberitahuan kalau Gita akan melangsungkan lamaran dalam waktu dekat.

“Waktu pandemi, mantanku yang sempat ninggalin aku malah kembali. Dia bilang sudah siap untuk melamarku,” ungkap Gita.

“Aku luluh karena dia mengaku, selama ini dia menghilang karena ingin memantaskan diri dulu. Dia selesaikan kuliah di luar negeri, terus cari kerjaan mapan, terus melamarku,” tutupnya.

Keduanya pun melangsungkan pernikahan di tengah-tengah pandemi. Si dosen memang tidak hadir, tapi untuk terakhir kalinya, ia mengirim pesan ucapan selamat atas pernikahan Gita.

Reporter: Muchamad Aly Reza

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Dalam Asuhan Nenek Miskin, Mahasiswa UNESA Bisa Lulus Cepat dengan IPK 4 hingga Bersiap Kuliah Luar Negeri

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2024 oleh

Tags: dosen tampanmahasiswi surabayapilihan redaksi
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO
Ragam

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO
Ragam

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.