Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Cerita Mahasiswa UGM Hidup Prihatin Rp100 Ribu Buat Sebulan, tapi Tetap Bisa Party

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
20 Februari 2024
A A
Kos Pogung, Saksi Bisu Mahasiswa UGM Bertahan Hidup Modal 100 Ribu Sebulan dan Jadi Joki Prakerja Buat Lulus Kuliah.MOJOK.CO

Ilustrasi Kos Pogung, Saksi Bisu Mahasiswa UGM Bertahan Hidup Modal 100 Ribu Sebulan dan Jadi Joki Prakerja Buat Lulus Kuliah (Mojok)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Makin terbantu dengan sikap baik Ibu Kos

Hingga sekarang, Tiko masih menjalani rutinitas ngirit itu. Saat saya menemui di salah satu burjo sekitar Lembah UGM pun, siangnya ia masih berpuasa.

Malahan, kata Tiko, dia dan beberapa anak kos lain makin terbantu dengan ibu kos. Gara-garanya, pemilik kos menyediakan kulkas umum sejak beberapa bulan terakhir. “Jadi bisa nyetok sayur, bumbu. Kadang bu kos juga bolehin pake sayur dia kalau butuh dimasak,” ujarnya.

Namun, sebenarnya yang paling bikin saya penasaran, bagaimana dia bisa benar-benar menghabiskan rata-rata Rp100 sebulan? Di kepala saya, bagaimana dengan uang bensinnya, duit beli rokok, atau kebutuhan lain?

Nah, Tiko membela diri. Kata dia, Rp100 ribu murni ia anggarkan buat makan saja. Memang kadang lebih. Tapi sangat jarang sampai yang berlebihan. “Rp100 ribu ini bener-bener udah aku anggarin buat makan. Sebisa mungkin jangan sampai lewat. Seringnya sih cukup, Mas.”

Mahasiswa UGM ini tetap bisa party

Sementara buat rokok dan bensin, ia mengaku pakai uang saku di luar anggaran makan. Untungnya, dia bukan tipe perokok nyepur, jadi satu bungkus bisa ia habiskan sampai seminggu. Malah kadang bisa ngerem tak merokok berhari-hari.

Buah hasil “ngirit total” ini nyatanya membawa hasil baginya. Dengan duit transferan yang amat terbatas, dia masih bisa nabung dikit-dikit. Bahkan, kalau sedang niat ngumpulin duit buat beli barang atau menghadiri acara tertentu, ia bisa ngirit sengirit-ngiritnya.

“Puasa tiap hari pun saya jalani kalau emang perlu,” kata dia.

Sebagai penikmat musik skena, meski jarang datang konser, Tiko kerap totalitas jika ada band yang ingin ia tonton. Dia akan menabung meski harus mengorbankan suara cacing-cacing di perutnya demi bisa sing along bareng musisi favoritnya.

“Lupa terakhir nonton konser apa. Tapi terakhir datang ke acara musik itu The Jeblogs, Januari kemarin,” katanya saat saya tanya konser terakhir yang ia datangi. “Yang penting bisa tetap party,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Beratnya Hidup Mahasiswa Kelaparan, Bertahan di Kos Murah Sudut Gang Sempit Sekitar UGM dan Kampus Jogja Lain

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Januari 2026 oleh

Tags: hidup hematJogjamahasiswa ugmpilihan redaksisurvivetips hidup hematUGM
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja
Urban

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO
Edumojok

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026
Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah MOJOK.CO

Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah

23 Februari 2026
Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.