Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Banting Tulang Belajar sambil Kerja Pakai iPhone, Malah Dikira Flexing dan Nggak Cocok Hidup Layak

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
26 Agustus 2025
A A
Penerima beasiswa KIP Kuliah bisa beli hp iPhone. MOJOK.CO

ilustrasi - beli iPhone berkat beasiswa KIP Kuliah. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagaimana jadinya jika mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah mampu membeli gawai merk iPhone? Ada yang nyinyir tak terima, ada pula yang mendukung usai mengetahui kisah di baliknya. Kepada Mojok, perempuan asal Aceh ini bercerita tentang perjuangannya bisa kuliah gratis di Jogja. Lalu, membeli gawai yang terkenal prestisius itu.

***

Sebuah konten tentang mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah yang berhasil membeli gawai merk iPhone 13 muncul di beranda media sosial saya. Mahasiswa itu bernama Al Barr (19). Dalam konten yang ia buat, perempuan asal Aceh itu bercerita tentang perjuangannya kuliah sambil merintis bisnis di Jogja, hingga bisa membeli gawai merk iPhone 13.

Hingga kini, konten itu ditonton oleh 1,9 juta orang tapi komentarnya kebanyakan bernada negatif. Ada yang menganggapnya flexing. Ada pula yang menganggapnya tak pantas, karena mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah dianggap tak seharusnya membeli iPhone 13.

“iPhone 13 itu bukan kebutuhan primer, kalau memang dirasa mampu ya ngundurin diri aja dari KIP Kuliah,” ucap @sep*****.

Al Barr bukannya tak tahu syarat utama penerima beasiswa KIP Kuliah dan tanggungjawab apa yang harus ia emban. Namun, ia mewajari jika kontennya bisa menimbulkan perdebatan.

Sebuah penelitian dari pakar ekonom di University of Chicago menyatakan, seseorang yang memiliki iPhone rata-rata memiliki penghasilan yang tinggi. Tak pelak, masyarakat menganggap iPhone sebagai simbol kekayaan.

Sementara, sebagai mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah, Al Barr (19) dianggap mampu. Entah mengapa mahasiswa beasiswa KIP Kuliah seolah tak bisa tampil nyentrik. Apalagi menggunakan iPhone 13, gawai yang dianggap berkelas oleh masyarakat sekitar.

Mendadak daftar beasiswa KIP Kuliah

Al Barr sendiri bukan berasal dari keluarga berada. Ayahnya merupakan seorang buruh tani dengan gaji sekitar Rp500 ribu per bulan. Begitupun dengan ibunya yang hanya digaji sekitar Rp500 ribu per bulan sebagai guru honorer.

Namun, sejak SMA ia punya keinginan kuliah. Entah kenapa, ia getol sekali ingin kuliah di Jawa. Ia berharap bisa mengembangkan bakat dan minatnya di dunia perfilman. Tanpa pikir panjang, ia pun mendaftar kuliah di salah satu kampus ternama di Jogja. 

Sayangnya, jalur SNBP menolaknya. Meski begitu, Al Barr tak menyerah hingga berhasil kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja lewat jalur tes atau SNBT. Betapa berbunganya hati Al Barr saat itu, karena impiannya perlahan-lahan terwujud. 

Sayangnya, orang tua Al Barr tidak sepenuhnya senang. Mereka justru termangu, bingung memikirkan biaya kuliah dan kebutuhan hidup anaknya nanti di perantauan.

“Ayah tiri aku tidak mendukung sama sekali. Hanya ibuku yang ikut membantu dengan doa,” ujar Al Barr saat dihubungi Mojok, Senin (25/8/2025).

Setelah mencari informasi dari teman-temannya, Al Barr baru tahu jika ada beasiswa KIP Kuliah. Meski sedikit terlambat mengetahuinya, ia berhasil mengumpulkan berkas dan langsung mendaftar.

Iklan

“Aku daftar di akhir, tepat h-6 jam sebelum pendaftaran ditutup,” ucapnya.

Baca Halaman Selanjutnya

Berbagai macam usaha untuk beli iPhone

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2025 oleh

Tags: beasiswa kuliahbeasiswa s1iPhoneisi jogjaKampus di Jogjakip kuliah
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO
Kuliner

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Didikan bapak penjual es teh antar anak jadi sarjana pertama keluarga dan jadi lulusan terbaik Ilmu Komunikasi UNY lewat beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO
Kampus

Didikan Bapak Penjual Es Teh untuk Anak yang Kuliah di UNY, Jadi Lulusan dengan IPK Tertinggi

29 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
OAOT, gerakan menanam pohon di lereng Gunung Muria, Kudus. MOJOK.CO

Pelajaran dari Lereng Muria: Menanam Pohon Memang Seharusnya Menjadi Hal Wajar, Bukan Kelangkaan

15 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Mahashivaratri, festival tahunan yang dirayakan umat Hindu untuk menghormati Dewa Siwa di Candi Prambanan. MOJOK.CO

Hari Suci Terpenting Umat Hindu, Mahashivaratri Perdana Digelar di Candi Prambanan dengan 1008 Dipa Menyala

14 Februari 2026
Lulusan S1 UGM bikin skripsi soal perumahan rakyat di Belanda. MOJOK.CO

Skripsi tentang Perumahan Rakyat di Belanda vs Indonesia bikin Saya Lulus dari UGM dengan Predikat Cumlaude

18 Februari 2026
Rawa Belong Jakarta Barat Bikin Orang Kabupaten seperti Saya Nggak Takut Merantau ke Ibu Kota Mojok.co

Rawa Belong Jakarta Barat Bikin Orang Kabupaten seperti Saya Nggak Takut Merantau di Ibu Kota

14 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.