Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Lulusan FEB UGM yang Dulu Kuliah Sambil Jualan, Kini Punya Restoran 4 Cabang

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
31 Januari 2025
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Membagi waktu kuliah di FEB UGM dan kerja di restoran

Karena masih menjadi mahasiswa aktif di FEB UGM, tentu saja Buyung masih harus menunaikan tugas pokoknya untuk kuliah. Itu membuatnya harus pandai-pandai membagi waktu.

Hanya saja, Buyung merasa sedikit beruntung karena selama pandemi, perkuliahan di UGM berlangsung secara daring. Itu memudahkannya untuk kuliah sambil mengelola restoran dimsumnya.

“Tantangan dalam beraktivitas kuliah dan menjaga restoran ini berlangsung selama kurang lebih 2-3 bulan di awal pendirian,” ungkapnya.

“Sedangkan tantangan tersulit adalah ketika harus menekan biaya operasional,” sambungnya. Karena bagaimana pun, keputusan tidak mengambil gaji membuat Buyung masih belum merasakan keuntungan.

Ilmu kuliah yang terpakai

Seiring waktu, Buyung mengaku bersyukur karena bisa kuliah di FEB UGM. Sebab, menurutnya, ada banyak ilmu dari jurusannya yang bisa dia terapkan dalam konteks bisnis dimsumnya.

“Banyak mata kuliah yang sangat relevan yang saya dapatkan untuk mengembangkan bisnis, salah satunya ilmu mengenai perilaku konsumen,” tuturnya.

Pengetahuan dari mata kuliah ini, lanjut Buyung, sangat membantunya menciptakan Ideal Customer Avatar (ICA). Yakni sebuah profil yang merinci karakteristik konsumen ideal suatu bisnis, seperti demografi, psikografi, perilaku, kebutuhan, dan hambatan.

Dengan memahami Ideal Consumer Avatar (ICA), Buyung mampu mengembangkan menu dan strategi bisnis Taigersprung secara lebih efisien tanpa memerlukan riset yang memakan banyak waktu dan biaya.

4 cabang di berbagai kota

Masa-masa perjuangan saat merintis itu sudah berhasil Buyung lewati. Seiring waktu, bisnis dimsumnya, syukurnya, terus berkembang.

Hingga saat ini, alumnus FEB UGM itu sukses melebarkan sayap: memiliki empat cabang di tiga kota besar. Antara lain Jogja, Solo, dan Semarang. Bisa dicek di Instagram dengan mengetikkan Taigersprung diikuti nama kota.

Bagi yang siapa pun, khususnya anak muda, yang ingin memulai bisnis, Buyung berpesan agar tidak ragu dalam mengambil langkah pertama. Hambatan dan kendala pasti ada. Tapi, semua itu bisa dilalui dengan optimisme. Tentu optimisme yang dibarengi dengan strategi terukur.

“Kedepan, saya berharap usaha ini memberi dampak positif yang lebih luas kepada masyarakat, terutama pelanggan dan karyawannya,” harap Buyung.

“Saya ingin memberikan dampak dengan membuka lapangan pekerjaan. Saat ini ada 75 karyawan di Taigersprung dan mereka inilah yang memotivasi kami untuk bisa berkembang lebih besar lagi,” tutupnya.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

Iklan

BACA JUGA: Kedermawanan Penjual Kopi di Jogja, Menyelamatkan Mahasiswa UGM yang Kelaparan dan Terancam Putus Kuliah atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Februari 2025 oleh

Tags: FEB UGMprospek kerja feb ugmUGM
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Deni mahasiswa berprestasi dari UGM berkat puisi. MOJOK.CO
Sekolahan

Balas Budi ke Ibu yang Jual Cincin Berharga lewat Ratusan Puisi hingga Diterima di UGM Berkat Segudang Prestasi

14 Mei 2026
Arta Wahana, pensiunan UGM isi waktu dengan berkebun selada (dok. UGM)
Sehari-hari

35 Tahun Mengabdikan Diri di UGM, Kini Pilih Budidaya Selada Hidroponik Malah Hasilkan Omzet Harian Rp750 Ribu

3 Mei 2026
Muhammad Rizky Perwira Zain, lulusan termuda S2 UGM kantongi gelar S2 Kesehatan Masyarakat dan S1 Kedokteran sebelum usia 25 tahun
Sekolahan

Cerita Lulusan Termuda S2 UGM, Berhasil Kantongi Gelar Sarjana Kedokteran dan Kesmas sebelum Usia 25 Tahun

1 Mei 2026
perubahan iklim, cuaca ekstrem mojok.co
Sosial

Cuaca Ekstrem Tak Menentu, Pakar UGM: Bukti Nyata Perubahan Iklim

24 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tongkrongan bapak-bapak, nongkrong.MOJOK.CO

Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga

11 Mei 2026
Anak Tantrum di Kereta Ekonomi bikin Saya Iba ke Ortu. MOJOK.CO

Tangisan Anak Kecil di Kereta Ekonomi Bikin Saya Sadar di Usia 25, Betapa Kasih Ibu Diuji Lewat Rasa Lelah

11 Mei 2026
Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat MOJOK.CO

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat 

11 Mei 2026
Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Pandeglang, Mati-matian Bertahan di Jogja Buat Apa? MOJOK.CO

5 Tahun Merantau, Sadar Kalau Pandeglang dan Jogja Itu Mirip: Tak Ramah Buat Cari Duit, Masyarakatnya pun Pasrah sama Nasib 

17 Mei 2026
Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback di Moto3, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

17 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.