Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Mahasiswa Ekonomi Unair Tiap Hari Waswas Melihat Kondisi Negara, Lulus Sarjana Masih Sulit Cari Kerja

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
5 April 2025
A A
mahasiswa jurusan ilmu ekonomi.MOJOK.CO

Ilustrasi - Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

)Bagi Nanda (24), proses kehidupan itu dinamis. Bahkan lulus di kampus ternama seperti Universitas Airlangga (Unair), Surabaya tak membuatnya langsung mendapatkan kerja. Tujuh bulan sudah Nanda menganggur sembari melamar pekerjaan, tapi tak kunjung mendapat panggilan.

Gagal masuk Unair berkali-kali

Sejak kecil, Nanda sudah punya keinginan kuliah. Perempuan asal Surabaya itu sering kali takjub saat melewati gedung Universitas Airlangga Kampus B yang terletak di Jalan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya.

Walaupun tak semegah kampus C yang identik dengan patung Airlangganya, Nanda tetap kagum dengan predikat Unair sebagai kampus terbaik di Surabaya. Apalagi, pandangan dari orang tua dan orang-orang sekitarnya yang menilai Unair sebagai kampus prestisius. Sontak membuat Nanda selalu berandai-andai bisa menjadi mahasiswa di sana. 

Namun, mewujudkan mimpi itu tidaklah mudah. Harapannya hampir kandas saat tahap seleksi penerimaan mahasiswa baru di tahun 2019. Ia dinyatakan gagal ditahap SNMPTN atau jalur prestasi, padahal ia punya banyak penghargaan di bidang seni tari. 

Meski begitu, Nanda memilih tak berpatah hati. Ia kembali berjuang di tahap SBMPTN dan mendaftar di Unair tapi ia kembali gagal.

“Tapi ternyata Allah nggak ngizinin buat masuk Unair di tahun itu,” ucap Nanda, Sabtu (30/3/2025).

“Selama satu tahun aku selalu overthinking, kenapa ya gini? kenapa ya gitu? Sedih banget ngelihat teman-teman seangkatan pada kuliah,” lanjutnya. 

Alih-alih memilih jalur Mandiri, Nanda menunggu satu tahun untuk mendaftar kuliah. Pilihannya tetap sama, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Unair. Mimpinya tetap keukeuh memilih kampus Timur Jawa Dwipa tersebut.

“Qadarullah, alhamdulillah aku keterima di Unair tahun 2020, selama perkuliahan dan sampai saat ini aku udah nemuin jawaban pertanyaanku di tahun kemarin yang buat aku selalu bersyukur,” ujar Nanda.

Hampir telat jadi sarjana Unair

Nanda tak punya alasan khusus memilih jurusan di bidang ekonomi, tapi menurutnya banyak hal menarik yang bisa ia pelajari. Termasuk dalam melihat kondisi ekonomi Indonesia akhir-akhir ini.

Badai PHK tersebar di banyak sektor. Kementerian Ketenagakerjaan menyebut ada 3.325 pekerja yang di PHK per Januri 2025. Kondisi itu membuat Nanda ikut was-was mencari kerja karena kurangnya lapangan kerja.

Khawatir mengambil keputusan

Baca Halaman Selanjutnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 April 2025 oleh

Tags: alumni Unaircari kerjaekonomi unairfakultas ekonomi dan bisnissulit cari kerja
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Pemuda Kediri Nekat kerja di luar negeri (Selandia Baru) sebagai Tukang Cukur. MOJOK.CO
Urban

Pemuda Kediri Nekat ke Selandia Baru sebagai Tukang Cukur usai Putus Cinta dan Ditolak Ratusan Lamaran Kerja

10 Maret 2026
Sarjana nganggur diteror info loker di grup WA keluarga. MOJOK.CO
Edumojok

Grup WhatsApp Keluarga Besar Isinya “Teror” bagi Sarjana Nganggur, Sehari-hari Dikasih Info Loker Aneh-aneh

18 Februari 2026
Open To Work.MOJOK.co
Sehari-hari

Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba

9 Februari 2026
Jadi omongan saudara karena sarjana nganggur. MOJOK.CO
Ragam

Putus Asa usai Ditolak Kerja Ratusan Kali, Sampai Dihina Saudara karena Hanya Jadi Sarjana Nganggur

12 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

21 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku Mojok,co

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku

19 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.