Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Jerit UKM Pencak Silat UINSA Surabaya Dituntut Berprestasi tapi Cuma Dikasih Anggaran Rp100 Ribu buat Honor Pelatih, Kalau Juara Kampus Nebeng Nama

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
6 Mei 2024
A A
Perguruan Silat Kera Sakti, PSHT.MOJOK.CO

Ilustrasi - Curhat Guru Pencak Silat Kera Sakti: Seumur Hidup Belum Pernah “Kelahi”, Tapi Tiap PSHT Kisruh Selalu Dibawa-bawa (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selalu dapat tuntutan berprestasi tapi minim apresiasi. Itulah yang menjadi keresahan teman-teman di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pencak silat di UINSA Surabaya. Kini pun mereka harus berhadapan dengan kebijakan kampus yang bagi mereka berpotensi merugikan.

***

UKM pencak silat menjadi salah satu UKM yang paling resah dengan adanya wacana restrukturisasi UKM-UKK di UINSA Surabaya. UKM pencak silat sendiri terdiri dari empat entitas yang berbeda dan secara badan struktural terpisah satu sama lain. Antara lain, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Pagar Nusa (PN), Tapak Suci (TS), dan Kera Sakti (KS).

Berdasarkan informasi yang saya dapat dari teman-teman di LPM Solidaritas UINSA Surabaya, Abdul Muhid selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan & Kerjasama bermaksud menyatukan entitas-entitas UKM pencak silat tersebut ke dalam satu badan UKM. Yakni menjadi UKM Bela Diri.

Setelah dua kali berdiskusi dengan pihak UKM UINSA Surabaya pada Rabu (24/4/2024) dan Jumat (3/5/2024), rencananya wacana restrukturisasi itu akan terealisasi pada Mei 2024 ini. Namun, wacana tersebut sontak saja mendapat tentangan dari entitas-entitas yang bersangkutan.

“Empat UKM pencak silat sudah bertemu dan berkoordinasi. Kami sepakat menolak. Jadi sejauh ini masih kami usahakan untuk menolak,” ujar Ahmad Nur Huda selaku Ketua PSHT UINSA Surabaya saat saya hubungi, Sabtu (4/4/2024).

Bakal terjadi tumbukan antar UKM pencak silat

Huda tak menampik bahwa pihak UINSA Surabaya tentu memiliki perhitungan dan pertimbangan tersendiri sebelum mengeluarkan kebijakan. Akan tetapi, melokalisir UKM pencak silat menjadi satu badan dikhawatirkan akan menimbulkan tumbukan antar empat entitas pencak silat di UINSA Surabaya.

Sebab, menurut pemuda asal Ngawi, Jawa Timur tersebut, setiap UKM pencak silat di UINSA Surabaya membawa value dan sisi historis masing-masing. Maka ketika menjadi satu badan, benturan sangat mungkin terjadi.

“Misalnya dari sisi PSHT sendiri, kami berpegang teguh bahwa secara historis PSHT adalah cikal bakal adanya pencak silat di UINSA. Sudah ada sejak1989,” kata mahasiswa semester 6 Prodi Tasawuf dan Psikoterapi itu.

Bukannya tak mau bersatu dengan UKM pencak silat lain. Tapi persoalan legacy seperti di atas bisa menjadi sangat sensitif jika terjadi silang pendapat antar empat entitas pencak silat di UINSA Surabaya jika melebur jadi satu. Karena setiap perguruan pasti memiliki legacy sendiri-sendiri yang tentu masing-masing bisa berbeda.

UKM pencak silat UINSA Surabaya berjuang sendiri

Bagi Huda, meski terpisah-pisah, UKM pencak silat ia rasa tak menyedot anggaran besar dari UINSA Surabaya. Sebab, kenyataannya UKM pencak silat lebih sering berjuang dengan dana pribadi (kas UKM).

Misalnya dalam kasus UKM pencak silat yang ia pimpin (PSHT). Tidak ada support dana yang memadai dalam proses persiapan menjelang turun di beberapa event atau turnamen. Bahkan sekadar menyediakan anggaran untuk honor pelatih yang layak pun tidak.

Padahal di satu sisi, kata Huda, mereka juga mendapat tuntutan untuk berpestasi. Dan memang sangat sering memberikan prestasi yang membanggakan bagi UINSA Surabaya. Berupa sering menyabet gelar juara di berbagai level turnamen, baik provinsi maupun nasional.

Ironi Pencak Silat UINSA Surabaya, Gaji Pelatih Cuma Rp100 Ribu MOJOK.CO
Potret UKM PSHT UINSA Surabaya yang menolak wacana restrukturisasi UKM. (Dok. Ahamad Nur Huda)

“Ketika ikut kejuaraan cuma dapat apresiasi di-upload di IG kampus. Kalau dana apresiasi ya nggak ada. Seakan-akan kamu beprestasi, membanggakan nama UINSA, saya upload, sudah,” ucap Huda getir.

Iklan

“Kalau ada seleksi untuk terjun ke event, kami gerak mandiri. Cari pelatih, gaji pakai uang kas sendiri,” tutur Huda.

Kata Huda, anggaran untuk honor pelatih dari kampus memang sangat membagongkan. Hanya Rp100 ribu per bulan. Oleh karena itu, ia dan teman-teman PSHT harus iuran untuk menambahi honor pelatih tersebut agar menjadi sedikit lebih pantas.

“Kita mendatangkan orang, meminta orang itu meluangkan waktu untuk melatih dan melahirkan atlet berpestasi. Tapi kita nggak bisa ngasih honor yang sepadan, itu kan jadi nggak enak ya. Uang Rp100 ribu cuma habis di bensin aja itu,” seloroh Huda.

UKM pencak silat UINSA Surabaya sepakat menolak

Hal senada juga disampaikan oleh Roihatul Jannah Kurniasari selaku Ketua UKM Tapak Suci.

“Walaupun kegiatan-kegiatan kami selalu memberi prestasi baru untuk UINSA, seringkali kami menggunakan uang pribadi yaitu kas dari UKM daripada menggunakan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP),” ujar Ita, sapaan akrab mahasiswa semester 6 Hukum Keluarga Islam tersebut usai membeberkan sederet prestasi yang pernah UKM tapak suci raih kepada saya.

Ironi Pencak Silat UINSA Surabaya, Gaji Pelatih Cuma Rp100 Ribu MOJOK.CO
Suasana pertemuan empat perguruan UKM pencak silat UINSA Surabaya. (Dok. Roihatul Jannah)

Setelah melakukan pertemuan dengan empat entitas UKM pencak silat di UINSA Surabaya, kata Ita, hasilnya adalah menolak peleburan empat perguruan menjadi satu badan. Beberapa upaya pun telah dilakukan. Antara lain menemui bagian akademik tiga kali, pertemuan dengan Warek III, mengadakan rapat  antar empat UKM perguruan pencak silat, menemui pembina UKM masing-masing, menemui Sema untuk minta pembelaan dan disambungkan ke rektor hingga mencari  informasi mengenai UKM perguruan pencak silat di kampus lain sebagai pembanding.

“Kami juga menyebarkan pamflet pernyataan sikap penolakan di media sosial masing-masing UKM perguruan,” jelas Ita.

Baca halaman selanjutnya…

UKM-UKM yang meresahkan kampus

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Mei 2024 oleh

Tags: kampus di surabayapencak silat uinsapilihan redaksipsht uinsaSurabayatapak suci uinsauin di jawa timuruin di surabayaUINSAuinsa surabayaukm pencak silat
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO
Urban

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
perumahan, tinggal di desa, desa mojok.co
Urban

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO
Catatan

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.