Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

4 Pilihan jika Gagal UTBK-SNBT, Tak Perlu Buru-buru Jadi Mahasiswa Baru

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
25 April 2025
A A
4 hal yang bisa dilakukan jika gagal UTBK-SNBT, nggak usah buru-buru jadi mahasiswa baru MOJOK.CO

Ilustrasi - 4 hal yang bisa dilakukan jika gagal UTBK-SNBT, nggak usah buru-buru jadi mahasiswa baru. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Para calon mahasiswa baru tengah berjuang mengikuti UTBK-SNBT 2025 demi lolos kampus incaran. UTBK-SNBT 2025 sendiri berlangsung 23 April hingga 3 Mei 2025 dan hasilnya akan diumumkan pada 28 Mei 2025.

Setiap orang pasti berdoa agar lolos UTBK-SNBT. Sebab, tidak sedikit yang memiliki bayangan, menjadi mahasiswa baru adalah langkah awal untuk meraih mimpi-mimpi lain yang lebih besar di masa pendatang.

Berdasarkan keterangan dari panitia penyelenggara Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB 2025, tercatat sebanyak 860.976 orang mendaftar melalui jalur ini. Namun, tentu saja tidak semua bisa lolos karena menyesuaikan kuota yang tersedia di masing-masing kampus penerima.

Lantas, bagaimana bagi yang tidak lolos?

Gagal UTBK-SNBT 2025 bukanlah akhir perjalanan. Tidak ada alasan untuk berhenti mengejar mimpi. Berikut Mojok berikan gambaran apa yang bisa dilakukan oleh para peserta yang tidak lolos seleksi:

1# Gagal UTBK-SNBT masih ada seleksi jalur mandiri

Jika gagal UTBK-SNBT 2025 tapi ingin langsung kuliah di tahun ini, maka seleksi jalur mandiri bisa dipertimbangkan. Banyak kampus negeri membuka seleksi jalur ini.

Para calon mahasiswa baru bisa langsung mengecek di laman resmi kampus yang dituju untuk memantau jadwal pelaksanaan, cara mendaftar, dan persyaratannya.

Format seleksi setiap kampus tentu berbeda. Tapi umumnya mencakup Tes Potensi Akademik (TPA), Bahasa Inggris, dan/atau materi khusus yang relevan dengan program studi yang dipilih.

Beberapa kampus negeri juga menggunakan nilai UTBK, nilai rapor, dan/atau prestasi sebagai bagian dari seleksi.

Yang perlu diperhatikan, jika lolos seleksi jalur mandiri, biaya kuliahnya nanti cenderung lebih mahal ketimbang mahasiswa baru yang lolos SNBP dan UTBK-SNBT. Jadi pertimbangkan matang-matang sebelum mengikutinya.

#2 Daftar kampus swasta

Kesampingkan gengsi. Banyak kampus swasta dengan kualitas sama baiknya bahkan lebih baik dari kampus negeri. Maka, jika gagal UTBK-SNBT 2025 tapi ingin kuliah di tahun ini juga, mendaftar kampus swasta bisa jadi pilihan.

Untuk menentukan kampus swasta mana yang cocok, bisa meminta rekomendasi orang lain secara langsung atau di media sosial. Lalu mulailah mencari-cari informasi mengenai kampus swasta yang hendak dituju melalui laman resmi atau media sosial resminya, guna memantai sistem seleksi yang diterapkan pihak kampus.

Patut dicatat juga, biaya kuliah di kampus swasta pun berbeda-beda. Tergantung jenis kampus swasta. Ada yang berbiaya murah, ada juga yang berbiaya agak mahal, menyesuaikan kualitas dan fasilitas yang ditawarkan.

#3 Gagal UTBK-SNBT 2025, gap year bukan pilihan yang buruk

Gap year menjadi jalan yang jarang ditempuh jika gagal UTBK-SNBT. Sering kali karena merasa takut tertinggal dari teman seangkatan. Padahal setiap orang punya masanya masing-masing.

Iklan

Jika biaya kuliah jalur mandiri dan kampus swasta terlampau mahal, gap year (jeda tahun) bukanlah pilihan yang buruk. Tidak perlu buru-buru menjadi mahasiswa baru.

Mojok sudah banyak menerima curhatan dari orang-orang yang memilih gap year usai gagal UTBK-SNBT. Beberapa di antara mereka ada yang memilih menghabiskan masa satu tahun untuk kembali belajar, mempersiapkan diri untuk UTBK-SNBT tahun berikutnya.

Ada pula yang menggunakan masa jeda satu tahun untuk mencari-cari pengalaman sebelum nantinya coba-coba daftar kuliah lagi. Seperti mencoba kerja atau mengambil kursus untuk mengasah keterampilan.

Bahkan ada juga yang sengaja gap year lebih dari satu tahun untuk kerja: mengumpulkan modal agar ketika kuliah tidak meminta biaya orangtua.

4# Merintis usaha

Beberapa orang bahkan memutuskan merintis usaha ketika gagal UTBK-SNBT. Tidak sedikit yang usahanya sustain hingga akhirnya memilih untuk tidak lanjut kuliah.

Tapi bagaiamanpun merintis usaha—apalagi di usia muda—tidak serta merta mudah. Energi, pikiran, dan kekuatan mental harus diperam habis-habisan. Hanya saja, siapa menaman, dia menuai.

Pada akhirnya, pilihan ada di tangan masing-masing. Intinya, gagal UTBK-SNBT 2025 bukan akhir. Banyak jalan yang terbentang. Meski penuh kerikil dan bebatuan tajam yang melaluinya harus berdarah-darah.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Sesal Seorang Bapak usai Anak Lolos UTBK: Anak Lebih Betah di Perantauan hingga Lupa Pulang, Orangtua Makin Kesepian atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 25 April 2025 oleh

Tags: gagal utbkjalur mandirimahasiswa barupengumuman utbk 2025utbk snbt
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Joki UTBK SNBT di Surabaya raup cuan Rp700 juta demi kebutuhan hidup. Kedokteran jadi incaran MOJOK.CO
Aktual

Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran

10 Mei 2026
Mahasiswa UNJ lulus setelah gagal seleksi PTN jalur SNBT
Sekolahan

Penyandang Disabilitas Gagal Diterima PTN Jalur SNBT, Kini Lulus Sarjana Pendidikan di UNJ Berkat “Antar Jemput” Ayah

19 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO
Sekolahan

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO
Sekolahan

Kisah Penerima Golden Ticket Unair dari Ketua Padus hingga Penghafal Al-Qur’an, Nggak Perlu “Plenger” Ikut SNBP-Mandiri untuk Diterima di Jurusan Bergengsi

30 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tangis haru Valentina di hadapan Gubernur Ahmad Luthfi karena bisa sekolah gratis lewat program Sekolah Kemitraan Pemprov Jawa Tengah MOJOK.CO

Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi

8 Mei 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, guru honorer, pendidikan.MOJOK.CO

JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk

8 Mei 2026
bapak-bapak nongkrong.MOJOK.CO

Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

11 Mei 2026
Prabowo kasih guru honorer insentif saat HUT RI. MOJOK.CO

JPPI Kritik SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, Sebut Pemerintah Lebih Peduli Karyawan SPPG daripada Guru Honorer

12 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Dapur Bersama Memang Membantu Anak Kos, Tapi Sering Menimbulkan Konflik kalau Ada Penghuni Jorok dan Suka Nyolong

12 Mei 2026
Kerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel): terlihat elite tapi Work Life Balance sulit MOJOK.CO

Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah

10 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.