Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Guru TK: Gajinya Kecil Nggak Papa yang Penting Masa Depan Anak Baik

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
11 September 2023
A A
Guru TK: Gajinya Kecil Nggak Papa yang Penting Senang MOJOK.CO

Ilustrasi Guru TK: Gajinya Kecil Nggak Papa yang Penting Senang MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Alasan mau menerima gaji kecil

Guru lain yang saya temui, Sofiyah juga berujar bahwa tanpa rasa suka terhadap anak-anak, sulit menjadi guru TK. Kecintaan itu yang membuatnya selalu sabar dengan beragam karakter anak yang berasal dari latarbelakang keluarga berbeda-beda.

Sofi berpendapat, sikap yang ia tunjukkan ke anak bisa jadi terus terkenang di benak sampai bocah itu beranjak dewasa. Seperti halnya saat ia mencontohkan cara makan menggunakan tangan kanan, anak akan menerapkannya seumur hidup.

“Anak-anak polahnya beda-beda, ya kami harus belajar terus,” ujarnya.

Senada, Ifria Fernianita, guru TK Mekar Sari mengaku meski awalnya berlatar pendidikan tinggi bidang pertanian, ia banting setir jadi mengasuh anak karena rasa sayang. Terlebih di Jogja, saat itu potensi pekerjaan sesuai latarbelakang studinya tidak begitu banyak.

“Awalnya saya membantu mengajar di TPA. Lalu ada tawaran untuk mengajar TK, akhirnya saya sanggupi,” paparnya.

Ia mulai menjalani profesi tersebut sejak 2007 dan bertahan hingga saat ini di TK yang sama. Pada perjalanannya, demi bisa mengajar dengan baik, Ifria lalu kuliah kembali pada studi Pendidikan Guru PAUD.

Tawa anak-anak jadi penguat dalam bekerja

Baginya, salah satu penguat selama menjalani profesi ini adalah tawa anak-anak. Terkadang, ada anak yang bandel dan tidak mau mengikuti proses belajar. Namun, setelah Ifria membujuk dengan halus, beberapa waktu kemudian anak itu mendekat kepadanya.

Ifria juga berusaha menerapkan perhatian kepada semua anak. Beberapa waktu belakangan ada anak berkebutuhan khusus yang masuk di TK tempatnya bekerja. Mulanya ia mengaku belum bisa memberikan perhatian yang tepat.

“Jadi perlu belajar. Mereka ini anak ADHD jadi tingkahnya banyak dan kadang nakal dengan temannya,” ujarnya.

Semua proses itu ia lakoni meski pendapatannya sebagai guru TK terbilang terbatas. Para guru yang tidak berstatus PNS memang tidak bisa berharap gaji banyak. Sebagian besar, gaji pokoknya di bawah UMR.

“Memang para guru ini banyak yang terkendala materi. Tapi namanya rezeki itu kadang bukan soal uang saja,” ujarnya.

Anak-anak TK dengan berbagai karakternya menjadi tantangan bagi guru TK MOJOK.CO
Anak-anak TK dengan berbagai karakternya menjadi tantangan bagi guru TK. (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Peran guru TK terkenang sampai anak dewasa

Ketika berada di TK ABA Kauman, Emi dan Sofi juga sama-sama bukan guru PNS. Gaji pokoknya berada di bawah UMR.

Pendapatan mereka semua berasal dari SPP murid. Ada variabel gaji guru dan kesejahteraan dalam SPP setiap anak sebesar Rp88 ribu per bulan. Padahal jumlah peserta didik di TK jumlahnya tidak terlalu banyak.

Beruntung, beberapa guru mendapat bantuan semacam sertifikasi dari pemerintah yang cair setiap tiga bulan sekali. Jumlahnya setara gaji PNS Golongan 3A. Pendapatan ini bisa memperpanjang napas para guru TK.

Sofi berujar, para guru memang perlu punya keikhlasan untuk menjalani profesi ini. Motivasinya pun harus tinggi. Bukan sekadar mencari materi di pekerjaan ini.

“Kalau dasarnya nggak suka anak-anak dan nggak ada motivasi selain materi pasti susah,” kata Sofi.

Di sela waktu berbincang, ada seorang wali murid yang menengok ruang guru. Sofi tampak sudah akrab dengan perempuan itu. Ternyata, suami perempuan itu dulunya merupakan peserta didik di TK ABA Kauman.

“Ini suaminya dulu murid saya. Sekarang malah sudah jadi wali murid,” cetus Sofi.

Iklan

Sofi terkadang sudah lupa wajah para muridnya. Wajar, anak-anak sudah banyak berubah saat beranjak dewasa. Sedangkan Sofi wajahnya hampir sama dengan saat awal ia mengajar di sini 1987 silam. Kerutan di wajah mungkin tak bisa dibohongi. Namun, masih mudah untuk mengenalinya.

“Cuma badannya aja yang sudah melar,” kelakarnya.

Banyak mantan murid yang bukan hanya masih ingat dengan pesan dan pelajaran dari para guru TK. Puluhan tahun terlewati, mereka bahkan sampai memasukkan para anaknya ke TK yang sama.

“Ya malah kami dengan para mantan murid itu sudah seperti bersaudara. Saya seperti sudah jadi nenek buat anak mantan murid saya,” kata Sofi.

Buat Sofi, guru TK punya peran krusial bagi masa depan anak. Hal itulah yang membuatnya terus bertahan di tengah segala keterbatasan selama mengajar.

“Guru memang harus ikhlas dan sabar. Apa yang dikerjakan sekarang ini berpengaruh untuk pendidikan anak di masa depan,” pungkasnya.

Penulis : Hammam Izzuddin
Editor   : Agung Purwandono

BACA JUGA Usianya 103 Tahun, TK Tertua di Indonesia Ada di Jogja, Kini Punya 20 Ribu Jaringan

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 September 2023 oleh

Tags: guruguru tktaman kanak-kanak
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Prabowo kasih guru honorer insentif saat HUT RI. MOJOK.CO

JPPI Kritik SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, Sebut Pemerintah Lebih Peduli Karyawan SPPG daripada Guru Honorer

12 Mei 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, guru honorer, pendidikan.MOJOK.CO

JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk

8 Mei 2026
Gaji Dosen Belum Sejahtera, Sekarang Prodinya Mau Ditutup Pula. Negara Ini Sebetulnya Mau Apa? MOJOK.CO

Gaji Dosen Belum Sejahtera, Sekarang Prodinya Mau Ditutup Pula. Negara Ini Sebetulnya Mau Apa?

6 Mei 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, guru honorer, pendidikan.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Mencoba Menghabiskan Makanannya MOJOK.CO

Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Menghabiskan Makanannya

1 April 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
InJourney Bangun Rumah Layak Huni bagi Warga Kalasan, Wujud Kepedulian kepada Warga di Sekitar Destinasi Wisata.MOJOK.CO

InJourney Bangun Rumah Layak Huni bagi Warga Kalasan, Wujud Kepedulian kepada Warga di Sekitar Destinasi Wisata

18 Agustus 2026
Merdeka ala Puskestan dan para petani Sukoharjo: perjuangan sejahtera dari sektor pertanian MOJOK.CO

Merdeka Ala Puskestan dan Petani Sukoharjo: Perjuangan Panjang agar Sejahtera dari Pertanian

18 Agustus 2026
Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia MOJOK.CO

Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia tapi justru karena itu saya sayang banget sama motor ini

18 Agustus 2026
Minus punya rumah di sekitar Jalan Tunjungan, Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Jujur Janggal, Saat Orang Lain Bilang Punya Rumah di Pusat Kota Surabaya Itu Menguntungkan

19 Agustus 2026
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Gedung Agung.(MOJOK.CO)

Pesan Kemerdekaan Sri Sultan: Jogja Dibangun Tanpa Tergesa, tapi Juga Tidak Berhenti Melangkah

17 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.