Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Edumojok

Lulus SMA Cuma Diterima Kerja Jadi Babu dan Dihina karena Fisik, Kini Malah Jadi Asesor Sertifikasi dengan Gelar S1 UT

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
10 Februari 2026
A A
tunadaksa lulusan S1 universitas terbuka (UT). MOJOK.CO

Bariah, perempuan asal Palembang yang berhasil menyandang gelar S1 Manajemen di UT. (Sumber: UT)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Hidup mulanya terasa berat bagi penyandang disabilitas daksa seperti Bariah. Perempuan asal Palembang ini dituntut mandiri sedari kecil usai kehilangan orang tuanya. Namun siapa sangka, remaja yang dulunya nyaris tak bisa lulus SMA itu, kini justru menyandang gelar Sarjana Manajemen Universitas Terbuka (UT).

***

Bagi sebagian orang, pencarian jati diri dimulai setelah SMA. Ada yang memutuskan kuliah karena beasiswa atau punya uang lebih sehingga bisa bayar mandiri. Ada pula yang memilih menunda bahkan tidak lanjut karena tidak diterima di kampus favorit atau terkendala ekonomi. 

Atau bisa jadi, lanjut kerja memang sudah jadi pilihan hidup mereka. Seperti yang dialami Bariah. Sejak kecil, hidup memang tak memberikannya banyak pilihan. Saat duduk di bangku sekolah dasar, Bariah kecil harus mengandalkan beasiswa. Sehingga tak pernah ada dalam bayangan Bariah untuk kuliah, apalagi di UT.

Sebab selama ini, tak ada orang dewasa yang menanggung kebutuhan hidupnya, karena orang tuanya telah tiada. Alhasil, Bariah tumbuh menjadi anak yang mandiri dan cerdas. Prestasinya cukup baik di sekolah, tapi dia nyaris tak bisa masuk SMA karena kendala biaya.

Beberapa guru dan wali murid yang melihat potensi Bariah menyayangkan hal tersebut. Oleh karena itu, mereka membantu biaya sekolah Bariah. Namun, bantuan itu saja tak cukup menopang kebutuhan hidup Bariah. Maka dia pun turut bekerja.

Di usianya yang sudah remaja, Bariah menyisihkan waktu belajarnya untuk menjual gorengan milik tetangganya. Saban jam istirahat, Bariah pasti keliling ke kelas-kelas untuk berjualan. Upahnya itu kemudian bisa dia simpan atau dia pakai untuk jajan.

Kerja jadi ART dengan upah Rp600 ribu per bulan

Tahun demi tahun Bariah lewati hingga acara kelulusan SMA akhirnya tiba. Jujur saja, Bariah tak punya perencanaan matang setelah lulus SMA. Apalagi jika meratapi kondisinya yang punya keterbatasan fisik atau disabilitas.

tunadaksa lulusan S1 universitas terbuka (UT). MOJOK.CO
Bariah, perempuan asal Palembang yang berhasil menyandang gelar S1 Manajemen di UT. (Sumber: UT)

Tak pelak, dia sering mengalami perundungan yang membuat patah arang, sehingga tidak percaya diri mencari kerja setelah lulus SMA. Namun, Bariah tak pernah berhenti mengirim doanya kepada Sang Pencipta. 

“Saya pernah berpikir, apa ada ya orang yang bisa nerima saya kerja? Tapi saya terus berdoa,” kata Bariah dikutip dari laman resmi Universitas Terbuka (UT), Selasa (10/2/2026).

Namun, Bariah tak pernah menyerah dalam hidup. Jalan terjal yang sudah dia lalui sejak kecil tak menghalangi mimpinya mencari makna. Bariah mencari pekerjaan apa pun yang mampu dia lakukan dan halal. 

Akhirnya, Bariah bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Di bulan-bulan pertama bekerja sebagai ART, Bariah hanya digaji Rp600 ribu per bulan. Meski terbilang sedikit, tapi Bariah tetap mensyukurinya. Apalagi itu adalah jawaban dari Tuhan atas doa-doanya selama ini.

“Saya udah seneng banget dengan angka segitu karena itu gaji pertama saya cari uang dan saya dapat pekerjaan ini saat bulan Ramadan,” ucapnya.

Baca Halaman Selanjutnya

Iklan

Menemukan “rumah” yang mendorongnya kuliah di UT

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2026 oleh

Tags: alumnus UTARTkerja ARTkisah inspiratifpenyandang disabilitastunadaksauniversitas terbukaUT
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
Beasiswa LPDP selamatkan hidup seorang difabel yang kuliah S2 di Amerika Serikat (AS). MOJOK.CO
Edumojok

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Lulusan S1 UGM bikin skripsi soal perumahan rakyat di Belanda. MOJOK.CO
Edumojok

Skripsi tentang Perumahan Rakyat di Belanda vs Indonesia bikin Saya Lulus dari UGM dengan Predikat Cumlaude

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Bapak Rela Jual Tanah demi Membeli Innova Reborn Setelah Tahu Bahwa Reborn Bukan Sekadar Mobil Terbaik 2025, tapi Investasi yang Nggak Bisa Rugi

25 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM.MOJOK.CO

Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM

3 Maret 2026
Penerima beasiswa LPDP serba salah, penerima beasiswa LPDP dalam negeri dan LPDP luar negeri diburu

Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

25 Februari 2026

Video Terbaru

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.