Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Lulus SMA Cuma Diterima Kerja Jadi Babu dan Dihina karena Fisik, Kini Malah Jadi Asesor Sertifikasi dengan Gelar S1 UT

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
10 Februari 2026
A A
tunadaksa lulusan S1 universitas terbuka (UT). MOJOK.CO

Bariah, perempuan asal Palembang yang berhasil menyandang gelar S1 Manajemen di UT. (Sumber: UT)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menemukan “rumah” yang mendorongnya kuliah di UT

Selang beberapa bulan, Bariah masih melakoni pekerjaannya sebagai ART. Namun kali ini, dia memutuskan untuk merantau ke Depok dengan harapan dapat memperbaiki hidupnya kelak. Perlahan-lahan, mimpi itu mulai terwujud.

Setelah merantau ke Depok, Bariah diterima kerja di sebuah Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Digital atau LSPTD. Di tempat itulah Bariah merasa menemukan tempat pulang. “Rumah” dengan keluarga kecil yang mau menerimanya.

Iklan

Bahkan Bariah mengaku bosnya jauh dari kata killer. Justru dia lah yang memberi motivasi Bariah untuk kuliah di UT. UT menjadi satu-satunya pilihan Bariah karena jam kuliahnya yang fleksibel. Dengan begitu, tugas kuliah dan kerjanya dapat dilakukan beriringan. 

“Kalau kampus lain kayaknya saya nggak sanggup. Biaya beda, terus harus datang ke kelas. UT itu fleksibel banget,” kata Bariah.

Apalagi, bosnya juga ikut membantu kuliah Bariah dengan memberikan subsidi dan pelatihan komputer khusus, sehingga Bariah tak ketinggalan mengikuti perkuliahan.

“Saya ikut banyak pelatihan dan bos saya juga yang memfasilitasi semuanya,” kata Bariah.

Lebih dari dukungan orang sekitar, bagi Bariah, UT memberi kesempatan luas bagi penyandang disabilitas seperti dirinya. Bahkan bagi mereka yang berada di lapisan sosial paling bawah. 

Sebab, UT memiliki nilai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 10 tentang pengurangan ketimpangan, yang menekankan kesetaraan kesempatan bagi semua.

Disabilitas bukan alasan berhenti berkembang

Selama kuliah di UT, Bariah mengaku pola pikirnya berubah. Dia mendapat banyak perspektif baru, termasuk tentang status pekerjaannya saat ini. Dari yang tadinya hanya ART dengan upah Rp600 ribu per bulan, kini Bariah punya potensi diproyeksikan naik jabatan sebagai asesor sertifikasi. Tugasnya merencanakan hingga mengevaluasi uji kompetensi asesi secara objektif.

“Pendidikan juga mengubah pola pikirku untuk pandai meregulasi emosi. Dulu kalau ada masalah, emosi. Sekarang lebih tenang, bisa mikir solusi,” kata Bariah.

Siapa sangka, Bariah akhirnya menyandang gelar Sarjana Manajemen dari Universitas Terbuka pada Minggu (1/2/2026) lalu. Baginya, momen wisuda terasa personal. Bukan hanya soal ijazah, melainkan tentang pembuktian. 

“Pengalaman-pengalaman sebelumnya cukup membekas, dan hari ini menjadi pembuktian bagi saya bahwa saya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana di UT meskipun dengan berbagai keterbatasan yang ada,” ucap sarjana UT itu.

“Nggak ada kata terlambat buat belajar. Disabilitas bukan alasan berhenti berkembang,” lanjutnya. 

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Iklan

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Alasan Saya Mengabaikan Pengumuman Lolos di UGM, Lebih Pilih Kuliah di Universitas Terbuka Malang untuk Bertahan Hidup dan artikel Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2026 oleh

Tags: alumnus UTARTkerja ARTkisah inspiratifpenyandang disabilitastunadaksauniversitas terbukaUT
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Alasan seorang ibu tak ragu kuliahkan anak di Universitas Terbuka (UT). Perjalanan dan pencapaian anak jadi jawabannya MOJOK.CO
Eksplor

Saat Ibu Dukung Anak Kuliah di Universitas Terbuka (UT): Berbuah Pencapaian Membanggakan

30 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO
Urban

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO
Sosok

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO
Eksplor

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

burnout kerja kantoran mojok.co

Mencintai Pekerjaan tanpa Harus Menyukai Orang-Orang di Dalamnya

4 Agustus 2026
Seporsi kekalahan anak laki-laki pekerja swasta di Surabaya: merasa gagal karena kerja gaji kecil pas-pasan, tak kunjung sanggup ringankan beban orang tua di masa tua MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Anak Laki-laki: Kerja Ngoyo tapi Masih Begini-begini Saja, Tak Sanggup Ringankan Beban Ortu di Masa Tua

3 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan MOJOK.CO

Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta

3 Agustus 2026
Nasirun, pelukis-seniman maestro berpulang dengan meninggalkan ingatan kebaikan MOJOK.CO

Hadiah Lukisan Topeng dari Membetulkan Antena TV dan Laku Hidup Seorang Nasirun

1 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.