Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Cerita Mantan Mahasiswa PBI UNY yang Memilih Cabut Kuliah karena Tak Kerasan, Kini Bahagia Memegang Bisnis Keluarga

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
11 April 2024
A A
Kisah Mahasiswa UNY Kena DO, Pindah Kampus Hampir DO Lagi, tapi Bisa Bangkit dan Berhasil Sarjana PBI UNY

Kisah Mahasiswa UNY Kena DO, Pindah Kampus Hampir DO Lagi, tapi Bisa Bangkit dan Berhasil Sarjana

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jadi bagian putus kuliah

Angka putus kuliah di Indonesia pada 2022 terhitung rendah, sekitar 4.02 persen, dilansir dari Goodreads. Jurusan Ekonomi, Teknik, dan Pendidikan adalah penyumbang terbesar angka putus kuliah. Jurusan Ekonomi menyumbang 141.393 mahasiswa, Teknik menyumbang 136.272 mahasiswa, dan Pendidikan menyumbang 120.655 mahasiswa.

Alasan putus kuliah yang masuk dalam data sudah mencakup segala alasan, seperti dikeluarkan dan mengundurkan diri.

Tiga jurusan tersebut memang jadi salah satu jurusan dengan peminat terbanyak, terlebih jurusan Pendidikan yang menyumbang begitu banyak mahasiswa. Total mahasiswa jurusan pendidikan per 2022 saja ada 9.32 juta orang. Yanto, sebagai mahasiswa PBI UNY, tentu jadi salah satunya.

Yanto pun mengatakan bahwa sebenarnya dia lumayan menyesal DO dari PBI UNY. Tapi, dia tidak menyesal mengambil keputusan kuliah. Dia malah mengutarakan keinginannya untuk kuliah lagi.

“Kuliah kan membentuk pola pikir, Mas. Jadi aku mau ambil kuliah lagi di UT, ambil manajemen, untuk kembangin bisnis warung.”

Saya iseng bertanya, apakah dia merasa dia sukses dan sempatkah terpikir, jika dia kuliah lagi, dia harus “balik modal” karena jadi sarjana.

“(Hidupku) sukses, belum, mas, tapi kalo cukup sudah merasa cukup. Nah, kalau ada yang masih mikir sarjana kudu “balik modal” menurutku kurang tepat sih. Menurutku ilmu karo relasi nggak bisa disandingkan dengan “uang”. Dua hal itu lebih berharga daripada uang.”

Penyesalan ada, tapi tak bikin hidup merana

Berbicara lagi tentang penyesalan, memang ini tak bisa dihindari. Yanto bilang memang hidupnya baik-baik saja, biasa saja dengan tak selesai kuliah di PBI UNY. Tapi bukan berarti dia bilang itu hal yang baik.

“Lebih di masalah sosial di masyarakat… kan tetep dadi omongan tetangga, Mas. Aku sih biasa wae, tapi mungkin aku juga nggak tau kalau orang tuaku nggak nyaman. Lagi-lagi, aku biasa wae, Mas.”

“Bakul nggak bakalan ditanyain sarjana atau nggak, Mas, hahahaha.”

Yanto memilih untuk menjalani kehidupannya dengan bikin planning yang berkontribusi pada masa depannya. Dia sudah punya rencana untuk bikin kos-kosan dan lanjut kuliah lagi. Pemasukannya sekarang memang sudah cukup, lebih tinggi dari UMR Jogja, tapi tak mau puas dan tetap mengembangkan bisnisnya.

Sebagai penutup, saya mencoba bertanya, apa hal terbaik yang dia dapat setelah memutuskan untuk berhenti kuliah. Dengan mantap dia menjawab, terlepas dari beban dari hal yang dia jalani setengah hati.

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Nasib Jadi Mahasiswa FBS UNY yang Lulus dengan Predikat IPK Terendah Sefakultas: Diketawain Dosen, Bikin Malu Orang Tua

Iklan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 April 2024 oleh

Tags: DOPBI UNYputus kuliahtoko kelontonguny
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

5 Esai Terpopuler Mojok 2025 (Mojok.co/Ega Fansuri)
Esai

5 Esai Terpopuler Mojok 2025: Sebuah Rekaman Zaman dan Keresahan Lintas Generasi

1 Januari 2026
Didikan bapak penjual es teh antar anak jadi sarjana pertama keluarga dan jadi lulusan terbaik Ilmu Komunikasi UNY lewat beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO
Kampus

Didikan Bapak Penjual Es Teh untuk Anak yang Kuliah di UNY, Jadi Lulusan dengan IPK Tertinggi

29 Desember 2025
UAD: Kampus Terbaik untuk “Mahasiswa Buangan” Seperti Saya MOJOK.CO
Esai

UNY Mengajarkan Kebebasan yang Gagal Saya Terjemahkan, sementara UAD Menyeret Saya Kembali ke Akal Sehat Menuju Kelulusan

16 Desember 2025
UNY Bikin Liar, Ketulusan Dosen UAD Bikin Saya Jadi Tertib MOJOK.CO
Esai

Pengalaman Saya Kuliah di 2 Kampus Terbaik Jogja: Menjadi Liar di UNY, Menikmati Kasih Sayang Dosen dan Menjadi Mahasiswa Tertib di UAD

8 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.