Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Nasib Jadi Mahasiswa FBS UNY yang Lulus dengan Predikat IPK Terendah Sefakultas: Diketawain Dosen, Bikin Malu Orang Tua

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
13 Februari 2024
A A
Nasib Jadi Mahasiswa FBS UNY yang Wisuda dengan Predikat IPK Terendah Sefakultas: Diketawain Dosen, Bikin Malu Orang Tua

Nasib Jadi Mahasiswa FBS UNY yang Lulus dengan Predikat IPK Terendah Sefakultas: Diketawain Dosen, Bikin Malu Orang Tua (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ini cerita saya, wisudawan dari FBS UNY dengan IPK terendah seangkatan pada wisuda November 2018, yang harus merasakan “kepedihan” dua kali saat prosesi kelulusan

Bagi mahasiswa, wisuda adalah masa paling bahagia, masa paling melegakan. Tapi, menjadi wisudawan dengan IPK terendah sefakultas tentu beda cerita.

Beberapa kawan karib saya mungkin pernah dengar cerita ini. Tapi ini pertama kalinya saya menuliskan cerita ini di Mojok, tempat saya membuka begitu banyak aib diri saya agar kalian semua pembaca bisa belajar sesuatu. Tentu saja, salah satunya adalah, jangan jadi orang seperti saya.

Saya adalah mahasiswa Sastra Inggris UNY 2011, baru lulus 2018. Kuliah 7 tahun bukanlah hal yang membanggakan, sama sekali bukan. Tapi saya tak menyesalinya, sebab, 7 tahun berdarah dan penuh cerita megah itu jujur saja menyenangkan. FBS UNY memang tempat yang amat menyenangkan, dan kau tak akan benar-benar merasa terlalu lama di sana.

Tapi, ceritanya jadi berbeda saat yudisium, satu langkah terakhir sebelum wisuda.

IPK rendah nggak masalah (?)

Saya ini sama sekali nggak peduli IPK. Bagi saya, itu hanyalah angka yang nggak akan merepresentasikan apa pun tentang saya. Tentu saja saya salah, tapi saat itu saya yakin betul kalau hal itu benar. Jadi, ketika memasuki 2 semester terakhir kuliah, saya nggak pedulikan IPK dan memilih untuk lulus. Toh, untuk apa peduli IPK kalau dasarnya sudah tiarap?

Tapi justru ini anehnya. IP saya 2 semester tersebut malah meningkat, bahkan saya sebenarnya bisa saja lulus dengan IPK 3, sesuatu yang hampir mustahil…

Sebelum nilai D keluar.

Baca Juga:

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Saya akan cerita dikit. Jadi sebelum saya dinyatakan bisa sidang skripsi, ternyata ada satu mata kuliah yang nilainya belum keluar. Celakanya, waktu sudah mepet, sedangkan dosen merasa tidak menerima tugas saya. Yakinku, saya sudah memberi tugas, tapi tentu saja saya bisa salah. Saya sih nggak ambil pusing, saya memilih yaudah dapat nilai apa aja penting ujian.

Saya kira dosen tak akan setega itu memberi nilai. Tapi saya lupa, jurusan Sastra Inggris UNY ini bukan jurusan yang terkenal akan belas kasihnya. Saya harus akui, keobjektifitas dosen saya perlu diapresiasi. Ya sudah, ketika nilai D keluar, saya tak ambil pusing. Toh, saya ujian, lalu lulus.

Dan ketika nilai akhir keluar, saya kaget, IPK saya rendah. Daftar CPNS jelas tak bisa. Tapi saya merasa biasa saja. Toh, pasti masih ada yang lebih buruk.

I couldn’t be more wrong.

Baca halaman selanjutnya: 322, 2.74

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2024 oleh

Tags: FBS UNYhighlightipkpilihan redaksiUNYwisuda
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

bob sadino quotes ipk tinggi tidak menjamin kesuksesan mojok

Pledoi Mahasiswa Pengejar IPK Tinggi yang Nggak Mau Tunduk sama Quotes Bob Sadino

22 September 2020
3 Mainan Anak yang Tak Pernah Awet Seperti Hubunganmu terminal mojok

3 Mainan Anak yang Tak Pernah Awet seperti Hubunganmu

23 November 2021
7 Drama Korea yang Akan Tayang di Bulan Mei 2022 Terminal Mojok

7 Drama Korea yang Akan Tayang di Bulan Mei 2022

30 April 2022
4 Fried Chicken Lokal yang Rasanya Nggak Kalah sama KFC Dan McD

4 Fried Chicken Lokal yang Rasanya Nggak Kalah sama KFC Dan McD

28 September 2023
Lupakan Google, Mencari Rekomendasi Tempat Liburan dan Kulineran Memang Lebih Enak di TikTok  

Lupakan Google, Mencari Rekomendasi Tempat Liburan dan Kulineran Memang Lebih Enak di TikTok  

30 Juni 2024
Jaringan Bisnis Mail dalam Serial Upin Ipin kalau Benaran Tumbuh di Madura Mojok.co

Jaringan Bisnis Mail dalam Serial Upin Ipin kalau Benaran Tumbuh di Madura

18 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus (Unsplash)

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

8 Mei 2026
Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

9 Mei 2026
Derita Orang dengan Logat Bekasi yang Hidup di Solo (Unsplash)

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.