Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Jika Ingin Pergi ke Jakarta, Pakai Bus Sleeper Jelas Lebih Unggul ketimbang Kereta Api!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
22 Juni 2024
A A
Jika Ingin Pergi ke Jakarta, Pakai Bus Sleeper Jelas Lebih Unggul ketimbang Kereta Api! jogja

Jika Ingin Pergi ke Jakarta, Pakai Bus Sleeper Jelas Lebih Unggul ketimbang Kereta Api!

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Hepi mengaku nyaman saat melakoni perjalanannya kemarin menggunakan bus sleeper. Kursinya empuk, makanannya pun enak, tidak sumpek, dan tidur bisa nyenyak. Oleh karena itulah dia pulang dari Jakarta ke Jogja pun tetap pakai bus sleeper.

Saya sempat tanya, selama perjalanan, adakah kekurangan sleeper yang bikin dia terganggu. Secara garis besar, dia mengaku tidak ada. Nyaman-nyaman saja. Hanya saja, ada catatan yang baiknya diperhatikan untuk para pengguna bus yang ingin mencoba perjalanan jauh dengan sleeper.

“Kalo pake sleeper dan dapet seat atas, pasti akan kerasa limbung karena pengaruh center of gravity. Terus head room itu cukupan buat tinggi 175, tapi kalo posisi pas duduk, bukan nyender, amannya merunduk agar tidak kejeduk waktu ada gronjalan.”

Catatan lain adalah perkara waktu. Hepi mengingatkan, ini bus, jelas tidak bisa dibandingkan dengan kereta api perkara jaminan ketepatan waktu. Jadi misal ingin mengejar ketepatan, pakai kereta api saja.

Barcelona vs Real Madrid

Bus sleeper memang menawarkan banyak fasilitas yang menyenangkan. Hepi mencontohkan kalau pake PO Sinar Jaya, bisa pake kelas Suites Family, yang bisa muat keluarga satu anak. Selain itu, bagi para perokok, beberapa bus menyediakan smoking area. Di pantry, misal, atau ada dedicated smoking area untuk beberapa PO lain.

Hanya saja, memang ketenaran bus sleeper untuk orang awam masih kalah jauh dibanding kereta api. Menurut Adi (28), salah satu pengguna setia bus Jawa Timur, akses informasi “yang tidak jelas” membuat orang-orang ragu menggunakan bus. Maksudnya, bus tidak bisa seakurat kereta api perkara prediksi kedatangan.

“Ibarat e saya yg udah biasa ngebis aja, pas kemarin terpaksa naik damri ke Jakarta ya ketar-ketir. Apalagi pas momen arus balik Idulfitri.”

Dia setuju bahwa bus, entah sleeper atau bukan, sebenarnya bisa lebih cepat ketimbang kereta. Hanya saja, bus bisa kena macet, dan itu adalah salah satu variabel yang bikin bus susah diprediksi. Kereta api memang membaik, terlebih pasca Jonan, makin bisa diandalkan. Adi menambahkan, mau kereta, mau bus, sebenarnya sama saja. ini perkara pilihan.

“Emang kadang bus vs kereta ini udah bukan untung rugi, tapi Barca atau Madrid, hahahaha.”

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA 4 Rekomendasi PO Bus Sleeper Terbaik di Indonesia

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2024 oleh

Tags: bus sleeperjakartaJogjakereta apiPO Semerupo sinar jaya
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

mudik gratis Lebaran dari Pertamina. MOJOK.CO
Sehari-hari

Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

19 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO
Urban

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO
Cuan

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
mudik gratis Lebaran dari Pertamina. MOJOK.CO

Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

19 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.