Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Kiat-Kiat Mencapai Financial Freedom: Jangan “Bertaruh” Pada Investasi Kalau Kebutuhan Dasar Belum Terpenuhi

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
11 Agustus 2024
A A
Kiat-Kiat Mencapai Financial Freedom, BCA.MOJOK.CO

Kiat-Kiat Mencapai Financial Freedom: Jangan “Bertaruh” Pada Investasi Kalau Kebutuhan Dasar Belum Terpenuhi (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Fresh graduate Psikologi UGM, Dyah (23), punya satu hal yang mengganjal dalam hidupnya terkait financial freedom. Dalam talkshow “bluXperience On Site – Adulting” yang diselenggarakan Blu bya BCA Digital, Dyah menayakan keresahannya itu kepada salah satu pembicara, William Sudhana.

“Bagaimana agar kita bisa mencapai financial freedom. Tapi lebih penting lagi, bagaimana cara kita bisa membuat financial freedom itu juga ke orang lain?,” tanyanya ke financial enthusiast itu, Sabtu (10/8/2024).

Kiat-Kiat Mencapai Financial Freedom: Jangan “Bertaruh” Pada Investasi Kalau Kebutuhan Dasar Belum Terpenuhi.MOJOK.CO
Fresh graduate Psikologi UGM bertanya bagaimana caranya seseorang mencapai financial freedom kepada William Sudhana, pembicara di acara “bluXperience On Site – Adulting) (Mojok.co/Fira)

Willi sempat diam dan tersenyum kecil. Dengan halus, ia menganalogikan kecenderungan financial freedom ibarat kita naik pesawat.

“Saat turbulensi atau mengalami hal-hal darurat di pesawat, pakaikan dulu selang oksigen untuk kita sendiri. Baru kita menolong orang lain,” jelas Willie. 

“Jangan malah kita sibuk menolong, malah kita tidak selamat. Dua-duanya pun juga bisa tak selamat,” jelasnya.

Begitu juga dengan konsep finansial. Untuk mencapai “freedom”, paling tidak kita harus fokus mencapainya untuk diri sendiri dulu. Baru setelah itu bisa menolong orang lain.

“Karena kalau untuk diri sendiri saja belum selesai, bagaimana kita bisa menolong. Yang ada nanti malah jatuh dua-duanya.”

Lebih penting lagi, dalam acara yang terselenggara di CGV Pakuwon Mall Jogja itu, Willie juga membagikan kiat-kiat bagaimana mencapai financial freedom.

Kiat-Kiat Mencapai Financial Freedom: Jangan “Bertaruh” Pada Investasi Kalau Kebutuhan Dasar Belum Terpenuhi.MOJOK.CO
Acara “bluXperience On Site – Adulting” di Pakuwon Mall Jogja, Sabtu (10/8/2024) (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Jangan buru-buru investasi

Dalam satu setengah jam obrolan, Willie memaparkan banyak hal. Termasuk pengalamannya “kalap” Rp100 juta saat main saham. Hingga mampu bounce back berkat investasi yang presisi.

Paling penting, ia menjelaskan bahwa hal yang paling penting disiapkan sebelum investasi adalah mengatur keuangannya secara lebih stabil terlebih dahulu.

“Kebanyakan orang itu buru-buru. Keuangan belum stabil, sudah mau investasi. Padahal semua ada prosesnya,” jelas financial enthusiast ini.

Menurut Willie, sebelum berinvestasi, seseorang semestinya telah punya pos keuangan untuk dana darurat, proteksi, dan setelah itu barulah investasi. 

Meski investasi penting, kata dia, dana darurat dan proteksi juga tak kalah penting. Ketika dua instrumen itu sudah dipenuhi, maka secara tak langsung seseorang akan lebih mudah dan nyaman dalam berinvestasi.

Kiat-Kiat Mencapai Financial Freedom: Jangan “Bertaruh” Pada Investasi Kalau Kebutuhan Dasar Belum Terpenuhi.MOJOK.CO
William Sudhana menjelaskan kiat-kiat mencapai financial freedom (Mojok.co/Fira)

“Di Blu, ada fitur bernama BluSaving yang bisa membantu kita mengatur cash flow. Termasuk mengatur rekening tabungan yang bisa diberi nama sesuai pos-pos kebutuhan nasabah sampai 20 pos,” ujar Willie.

Iklan

“Ini adalah yang paling dasar. Jangan tiba-tiba melompat ke investasi,” tambahnya.

Dana darurat dan dana proteksi dari Blu, membantu menciptakan financial freedom

Lebih lanjut, Willie juga memaparkan, dana investasi yang akan terkumpul juga bakal lebih aman karena tidak akan mudah terambil. Kuncinya adalah berkat adanya dana darurat dan dana proteksi tersebut.

Terkait dengan seberapa besar porsi investasi yang perlu dikeluarkan, William menyebut ada rumus yang biasanya diterapkan oleh banyak orang. Menurut dia, rumusnya: 50 persen untuk kebutuhan, 30 persen untuk lifestyle, dan 20 persen tabungan atau investasi.

“Begini, saya contohkan. Katakanlah gaji kalian 5 juta, pakai 2,5 juta buat kebutuhan. 1,5 juta buat lifestyle, dan 1 juta sisanya untuk tabungan dan investasi,” paparnya di cara yang diselenggarakan Blu by BCA Digital itu.

“Tapi, jangan lupa juga, seiring dengan income bertambah, lebih baik mulai memperbesar pos investasi tersebut. Jangan sampai saat income bertambah, justru pos lifestyle yang naik,” imbuhnya.

Namun, William juga menekankan bahwa investasi mesti dilakukan dengan literasi, jangan asal ikut berdasarkan FOMO. Sebab, saat ini marak konten-konten rayuan investasi yang hanya membicarakan cuan, cuan, dan cuan.

Padahal, mau investasi apa pun, pasti ada potensi kerugian. Jadi, berinvestasi mesti dilakukan dengan literasi dan strategi. Bagi dia, Blu by BCA dengan banyak fiturnya bisa mempermudah investasi dalam mencapai finacial freedom tadi.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA blu by BCA Digital, Layanan Finansial yang Jadi Penyelamat dan Solusi Kesemrawutan Masyarakat Urban

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2024 oleh

Tags: bank bcaBCAbca digitalblublu by bcafinancial freedomInvestasi
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rp100 juta pertama, tabungan bersama pas pacaran itu bikin repot MOJOK.CO
Urban

Usia 30 Harus Punya Rp100 Juta Pertama, Tapi Mustahil bagi Sandwich Generation yang Gajinya Pas-pasan dan Sudah Ludes di Tengah Bulan

10 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung
Sehari-hari

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO
Cuan

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas Karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi MOJOK.CO
Tajuk

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi

2 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Denza D9 Bikin Alphard Terlihat Tua dan Tidak Menarik MOJOK.CO

Denza D9 Datang, Bikin Alphard Langsung Terlihat Tua dan Tidak Menarik: Pelajaran dari “Mobil China” yang Mengusik Singgasana Sang Raja

28 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
Vokal kritisi kebijakan uin alauddin makassar, berujung fatal. MOJOK.CO

Pahitnya Jadi Mahasiswa Kritis di UIN Makassar: Berujung Skors, Beasiswa Dicabut, hingga Kecewakan Orang Tua yang Seorang Guru Honorer

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.