Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Industri Kereta Api Indonesia Berpeluang Rebut Pasar Global, Wamenprin: Perlu Penguatan Komponen Lokal

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
26 Juli 2025
A A
Wamenprin Faisol Riza mendorong penguatan komponen lokal agar industri kereta api indonesia tembus pasar global MOJOK.CO

Ilustrasi - Wamenprin Faisol Riza mendorong penguatan komponen lokal agar industri kereta api indonesia tembus pasar global. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kementerian Perindustrian (Kemenprin) mendorong industri kreta api dalam negeri bisa merebut peluang di pasa global. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perindustrian (Wamenprin), Faisol Riza, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peningkatan Daya Saing Sektor Perkeretaapian Melalui Pendalaman Struktur Industri Blok Rem Komposit dan Roda Kereta Api Dalam Negeri” di Yogyakarta, Jumat (25/72025).

Kebutuhan kereta api di Indonesia terus meningkat

Wamenprin Faisol menyampaikan, kebutuhan kereta api di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan jalur yang menghubungkan pusat-pusat ekonomi baru. Mobilitas penumpang diprediksi tumbuh 10,6% pertahun. Sedangkan untuk angkutan barang diprediksi mencapai 12,3%.

“Oleh karena itu, penting adanya pendalaman struktur industri dalam negeri untuk memperkuat daya saing sektor perkeretaapian nasional,” ujar Faisol.

Tak berhenti di situ, Faisol atas nama Kemenprin berharap sekaligus mendorong agar industri kereta api Indonesia bisa merebut peluang di pasar ekspor.

Wamenprin Faisol Riza mendorong penguatan komponen lokal agar industri kereta api indonesia tembus pasar global MOJOK.CO
Wamenprin Faisol Riza mendorong penguatan komponen lokal agar industri kereta api indonesia tembus pasar global. (Aly Reza/Mojok.co)

Sebab, mengacu laporan Grand View Research (2023), potensi pasar global untuk sarana kereta apidiperkirakan mencapai USD96,5 miliar pada tahun 2030. Itu dengan pertumbuhan tahunan sebesar 6,3%.

“Asia Pasifik disebut sebagai pasar terbesar, termasuk Indonesia, yang menunjukkan tren positif terhadap pertumbuhan moda transportasi kereta api,” kata Faisol.

Atas hal tersebut, Faisol tak luput mengapresiasi peran operator kereta api seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Kereta Commuter Indonesia, dan PT MRT Jakarta yang telah meningkatkan pelayanan dan infrastruktur, sehingga menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang cepat, bersih, aman, dan nyaman.

Inovasi komponen dalam negeri untuk industri kereta api

Lebih lanjut, Faisol menyampaikan bahwa industri kereta api dalam negeri yang dimotori oleh PT INKA telah berinovasi menghasilkan produk-produk berstandar internasional dan ramah lingkungan. Sebut saja kereta penumpang generasi baru: KRL, LRT, autonomous battery tram, dan sistem propulsi hybrid.

“Beberapa produk tersebut telah memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) antara 40%–60 %,” imbuhnya.

Kendati begitu, Faisol menekankan, bahwa masih perlu dilakukan pengembangan komponen-komponen strategis, seperti blok rem komposit dan roda kereta api. Apalagi kebutuhan dalam negeri untuk komponen tersebut cukup besar. Masing-masing sebesar 220.000 dan 30.000 unit pertahun.

“Tantangan terbesar masih pada aspek pemenuhan spesifikasi teknis dan keterbatasan fasilitas uji untuk blok rem, serta tantangan produksi dan investasi pada industri roda kereta,” jelasnya.

Wamenprin Faisol Riza mendorong penguatan komponen lokal agar industri kereta api indonesia tembus pasar global MOJOK.CO
Wamenprin Faisol Riza mendorong penguatan komponen lokal agar industri kereta api indonesia tembus pasar global. (Aly Reza/Mojok.co)

Daya saing-kompetensi: penentu keberhasilan jangka panjang

Selain itu, beberapa komponen lain yang dinilai memiliki potensi pengembangan dalam negeri antara lain sistem propulsi dan kelistrikan, bahan baku dan komponen logam, hingga komponen pendukung prasarana perkeretaapian.

Oleh karena itu, Faisol menekankan bahwa keberhasilan jangka panjang di sektor ini bergantung pada daya saing, kompetensi, dan reliabilitas rantai pasok yang terintegrasi. Sehingga perlu terbangun sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi.

“Kami berharap FGD ini dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan dan rencana aksi yang implementatif untuk mengatasi tantangan teknis, bisnis, investasi, serta dukungan infrastruktur seperti pengujian,” tutur Faisol.

Iklan

Kolaborasi ini, lanjut Faisol, diharapkan bisa menjadi katalisator percepatan transformasi sektor perkeretaapian menuju sistem transportasi yang modern, inovatif, dan berkelanjutan.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: 11 Daerah di Jateng Punya Satgas Anti Premanisme Ormas, Biar Tak Ganggu Investor atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2025 oleh

Tags: faisol rizakementerian perindustriankereta apiwamenprin
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO
Catatan

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO
Sehari-hari

Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama

31 Maret 2026
Pintu timur Stasiun Tugu Jogja, titik keberangkatan kereta api terbaik dibandingkan Stasiun Lempuyangan
Sehari-hari

Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan

27 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO
Urban

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals MOJOK.CO

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals 

15 April 2026
kos eksklusif, jakarta, desa, kos.MOJOK.CO

Kabur dari Desa dan Memilih Tinggal di Kos Eksklusif Jakarta demi Ketenangan Batin, Malah Makin Kena Mental karena “Bahagia” di Kota Cuma Ilusi

15 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Bayangkan Kalau Korban adalah Ibumu, Itu Nasihat Paling Nggak Guna bagi Pelaku Kekerasan Seksual

19 April 2026
Grup WhatsApp (WA) laki-laki di FH UI cerminkan tongkrongan toxic

Topik Grup WA Laki-laki “Sampah”, Isinya Info Link Menjijikan dan Validasi Si Paling Jantan

15 April 2026
Ezra, alumnus UGM umur 25 tahun, yang lanjut kuliah S2 dan ikut ekspedisi ke Antartika, nggak peduli quarter-life crisis

Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika

17 April 2026
Mahasiswa berkuliah S2 UGM. PTN terbaik, tapi pakai AI

Mahasiswa S2 UGM Nggak Menjamin Mutu, Kuliahnya Malas Mikir dan Ketergantungan AI

15 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.