Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Menutup Bayangan Nganggur bagi Disabilitas Surabaya: Diberi Pelatihan, Dikawal hingga Tanda Tangan Kontrak Kerja

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
26 November 2025
A A
Job fair untuk penyandang disabilitas di Surabaya buka ratusan lowongan kerja, dikawal sampai tanda tangan kontrak MOJOK.CO

Ilustrasi - Job fair untuk penyandang disabilitas di Surabaya buka ratusan lowongan kerja, dikawal sampai tanda tangan kontrak. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rasa lega menyeruak di kalangan penyandang disabilitas Kota Surabaya. Sebab, mereka kini mendapat kesempatan bekerja melalui job fair khusus teman-teman disabilitas di Kota Pahlawan.

***

Penyandang disabilitas memang kerap disisihkan dari dunia kerja. Merujuk data Badan Pusat Statistika (BPS) pada 2024, tercatat sebanyak 17,8 juta warga Indonesia sebagai penyandang disabilitas.

Hanya saja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) disabilitas sangat rendah: yakni 20,14%. Jauh di bawah TPAK nasional (yang sekitar 70,59%).

Alhasil, kebanyakan dari mereka berada dalam dua ambang pilihan mentok: Bekerja di sektor informal atau hanya terkungkung di rumah dalam tekanan cara pandang lingkungan yang cenderung menyisihkan.

Hak mereka dijamin Undang-Undang, tapi publik masih sebelah mata memandang

Merangkum jurnal Masalah Disabilitas dan Sosial Kemasyaratakan oleh Yohanes Subasno dan Menuju Dunia Kerja yang Inklusif bagi Penyandang Disabilitas oleh Angela Florida Mau dan Teresia Noiman Derung, ada beberapa faktor kenapa penyandang disabilitas kerap disisihkan dari dunia kerja, antara lain:

  • Diskriminasi dan stigma: Penyandang disabilitas dianggap tidak memiliki kemampuan untuk berdaya.
  • Kurangnya aksesibilitas: Banyak tempat kerja yang tidak menyediakan lingkungan fisik yang aksesibel.
  • Perusahaan belum inklusif: Masih ada perusahaan/penyedia kerja dengan desain inklusif.
  • Kurangnya pelatihan dan pendidikan: Keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan disabilitas.

Padahal, dalam UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, penyandang disabilitas sedianya memang mendapat jaminan atas pekerjaan yang layak dan kewirausahaan. Bahkan dalam Pasal 53 diatur bahwa Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) wajib mempekerjakan paling sedikit 2% penyandang disabilitas dari jumlah pegawai. Sementara perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% dari jumlah pegawai.

Infografis by Ai Generate NotebookLM
Infografis by Ai Generate NotebookLM

Job fair untuk penyandang disabilitas di Surabaya

Untuk pertama kalinya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) akhirnya resmi menggelar “Job Fair dan Walk-In Interview” khusus penyandang disabilitas. Demi mewujudkan kesetaraan dan inklusivitas di dunia kerja.

Sebanyak 10 perusahaan ternama berpartisipasi menyediakan total 285 lowongan pekerjaan. Antusiasme peserta pun terbilang tinggi. Tercatat, hingga berita ini tayang, jumlah pencari kerja sudah mencapai 300 orang.

Job fair tersebut akan berlangsung selama dua hari: Selasa (25/11/2025)-Rabu (26/11/2025) di Gedung Wanita Chandra Kencana, Jalan Kalibokor Selatan No. 2 Surabaya.

Dikawal sampai tanda tangan kontrak

Kepala Disperinaker Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menjelaskan, job fair tersebut berangkat dari data bahwa ada sebanyak 4.663 angkatan kerja disabilitas di Surabaya yang sebenarnya memiliki potensi besar, tapi tak terserap secara maksimal.

Bagi Hebi, mereka adalah teman-teman yang sudah seharusnya diberi akses untuk mendapat kesempatan bekerja di level profesional.

Job fair khusus teman-teman penyandang disabilitas di Surabaya MOJOK.CO
Job fair khusus teman-teman penyandang disabilitas di Surabaya. (Pemkot Surabaya)

“Sesuai amanat Undang-Undang mengenai kuota 1% pekerja disabilitas, kami bergerak. Perusahaan yang hadir hari ini benar-benar mencari kompetensi. Misalnya, untuk posisi Quality Control, teman-teman disabilitas dianggap sering kali lebih unggul karena tingkat fokus dan ketelitian yang luar biasa,” jelas Hebi dalam keterangan persnya, Selasa (25/11/2025).

Untuk job fair kali ini, kata Hebi, fokus penerimaan diutamakan bagi penyandang disabilitas fisik, tunarungu, tunawicara, tunadaksa, dan tunanetra parsial.

Iklan

“Kami akan kawal sampai tanda tangan kontrak. Kami juga akan memantau hubungan industrialnya agar mereka bekerja dengan aman dan nyaman sesuai aturan,” sambung Hebi.

Arek Surabaya Siap Kerja bagi yang tak terserap

Hebi juga menegaskan, tak perlu risau bagi yang belum terserap dalam job fair tersebut. Sebab, Pemkot Surabaya telah menyiapkan program pelatihan bersertifikasi melalui aplikasi “Arek Surabaya Siap Kerja” (ASSIK).

“Pemerintah bertekad menurunkan angka pengangguran dan memastikan ribuan penyandang disabilitas di Surabaya mendapatkan tempat yang setara di dunia profesional,” tegas Hebi.

Senada, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto mewakili Wali Kota Eri Cahyadi menyebut, pemerataan kesempatan kerja memang menjadi komitmen bagi Pemkot Surabaya.

Sebab, itu menjadi salah satu indikator kemajuan sebuah kota. Karena kemajuan kota tidak hanya diukur dari seberapa maju infrastrukturnya belaka, tapi bagaimana warganya bisa berdaya.

“Pembangunan sejati adalah ketika setiap warga, termasuk saudara kita penyandang disabilitas, mendapatkan peluang yang sama untuk berkembang, bekerja, dan berkontribusi,” ujar Lilik, juga dalam keterangan persnya.

***

Bagi teman-teman disabilitas di Kota Surabaya, untuk memastikan kenyamanan, pelamar diwajibkan mendaftar melalui tautan bit.ly/daftarassik.  Dianjurkan juga agar didampingi keluarga saat datang ke lokasi job fair.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Perjalanan Nur Syarif Ramadhan: Ditolak Sekolah karena Difabel dan Pembuktian pada Mereka yang Anggap Difabel Berbeda atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terakhir diperbarui pada 26 November 2025 oleh

Tags: disabilitasjob fairjob fair disabilitasjob fair surabayaloker disabilitasloker surabayaSurabaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO
Esai

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO
Ragam

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026
Kumpul kebo (kohabitasi) sesama jenis di Malang dan Surabaya. Menemukan kebahagiaan, berharap menikah, tapi takut lukai hati orang tua MOJOK.CO
Ragam

Kumpul Kebo Sesama Jenis di Malang-Surabaya: Tak Melulu Soal Seks, Merasa Bahagia meski Lukai Orang Tua

7 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Derita anak bungsu. MOJOK.CO

Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah

9 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.