Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Pura-pura COD di Agen SIM Palsu di Jogja, Tangkap Komplotannya yang Raup Untung Rp50 Juta Perbulan

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
24 September 2025
A A
Polresta Yogyakarta bekuk sindikat agen SIM palsu di Jogja yang bercuan Rp50 juta perbulan MOJOK.CO

Ilustrasi - Polresta Yogyakarta bekuk sindikat agen SIM palsu di Jogja yang bercuan Rp50 juta perbulan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mereka membentuk “komplotan”. Berbagi tugas dan peran. Lalu melancarkan modus operandi di Jogja: menjadi agen SIM palsu. Cuan besar pun masuk ke kantong mereka. Angkanya bisa tembus puluhan jutan perbulan.

Di balik “lapak dagang” komplotan agen SIM palsu di Jogja

Melalui media sosial Facebook, RI (33) dan HDI (30)—keduanya warga Bantul—sehari-hari melakukan “jaga gawang”. Mereka menerima orderan SIM palsu yang masuk, sebelum disetor ke FJL (25) asal Temanggung, serta IA (41) dan RYP (41) asal Batang untuk diproduksi.

Pesanan-pesanan yang masuk itu tentu tidak bisa dilepaskan dari peran DNT (29). Perempuan asal Bantul, Jogja, itu punya tugas membuat iklan menggunakan Facebook Ads.

Selain itu, DNT juga akan menginput resi pengiriman. DNT akan dibantu oleh CY yang berperan sebagai editor gambar: membuat desain gambar yang menarik dan meyakinkan agar jumlah pesanan SIM palsu terus berdatangan ke “lapak dagang” komplotan di Jogja tersebut.

Mereka semua bisa “bekerja” karena modal dan materian yang disediakan oleh dua orang: KT alias Timbul (39), warga Karangkajan, Brontokusuman, Kota Jogja, dan AB (36) asal Batang Jawa Tengah.

Terjebak “pura-pura” COD

Iklan jasa pembuatan SIM (palsu) tersebut pada akhirnya nampang di penelusuran media sosial Riski Adrian. Ia lantas meminta “anak buahnya” melakukan pemeasanan dengan metode transaksi cash on delivery (COD) pada 28 Agustus 2025.

Setelahnya, para komplotan pembuat SIM palsu di Jogja itu barangkali tak menyangka kalau mereka akan dibekuk oleh Polresta Yogyakarta. Karena mereka mungkin tak menyadari bahwa sebelumnya mereka telah bertransaksi dengan anggota kepolisian yang menyamar.

Dari kesemua yang beroperasi, sisa CY yang belum tertangkap, sehingga kini berstatus sebagai “buron”.

Untuk diketahui, (Kompol) Riski Adrian adalah Kasatreskrim Polresta Yogyakarta yang memang tengah melakukan patroli siber, sebelum akhirnya mengusut keberadaan para komplotan pembuat SIM palsu di Jogja itu.

Bisnis jadi agen SIM palsu di Jogja: cuan Rp50 juta perbulan!

“Para pelaku sudah beroperasi selama satu tahun dengan produksi 10-15 SIM palsu per hari. Rata-rata keuntungan yang mereka peroleh mencapai Rp50 juta per bulan,” ungkap Kompol Riski dalam jumpa pers, Senin (22/9/2025) di Mapolresta Yogyakarta.

Kompol Riski membeberkan, komplotan agen SIM palsu di Jogja ini menawarkan harga bervariasi. Mulai dari Rp650 ribu hingga Rp1,5 juta, tergantung jenis SIM yang dipesan: dari SIM A sampai SIM B1. Paling banyak memang SIM B1 umum dan SIM B2 umum.

“Para pelaku sudah beroperasi selama satu tahun dengan produksi 10-15 SIM palsu perhari. Rata-rata keuntungan yang mereka peroleh mencapai Rp50 juta perbulan,” kata Kompol Riski.

Polresta Yogyakarta bekuk sindikat agen SIM palsu di Jogja yang bercuan Rp50 juta perbulan MOJOK.CO
Ilustrasi – Polresta Yogyakarta bekuk sindikat agen SIM palsu di Jogja yang bercuan Rp50 juta perbulan. (Polda DIY)

“Sasarannya di luar pulau Jawa, Maluku, Sulawesi, Kalimantan, Papua. Sasaran mereka ini rata-rata driver, (buat SIM) untuk persyaratan suatu perusahaan misal tambang atau perkebunan,” sambungnya.

Polisi menyita barang bukti berupa printer, bahan ID card, serta sejumlah ponsel. Para tersangka dijerat Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE, serta Pasal 263, 264, atau 266 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) jo Pasal 64 KUHP dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.

Iklan

Yang asli-asli aja…

Atas terbongkarnya sindikat pembuat Surat Izin Mengemudi palsu di Jogja ini, Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada tawaran pembuatan SIM instan tanpa proses resmi di Satpas.

Tentu ada sekian ciri yang bisa membedakan antara SIM palsu dan asli. Namun, yang pasti, pembuatan yang asli hanya bisa dilakukan di Satpas.

Oleh karenanya, AKP Alvian menegaskan, SIM asli hanya dapat dibuat melalui mekanisme resmi. Yakni melalui prosedur foto, rekam data, serta penggunaan material khusus yang berbeda dengan yang palsu.

“Jika ada tawaran pembuatan Surat Izin Mengemudi via media sosial, bisa dipastikan tidak sah. Kami sarankan masyarakat langsung datang ke Satpas,” pesan AKP Alvian.

“Apalagi sekarang pengajuan Surat Izin Mengemudi sudah bisa dilakukan di seluruh Satpas terdekat tanpa harus pulang ke daerah asal,” jelasnya.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Susahnya Ujian Sim C: Ini Tipsnya Biar Lulus Menurut Polisi, Ahli, dan Orang yang Gagal Berkali-kali atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

 

 

 

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: agen simagen sim jogjaharga pembuatan simharga sim aharga sim bJogjasimsim asim bsim palsu
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO
Catatan

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
kerja di kafe Jogja stres. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO
Catatan

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO
Catatan

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Work from home (WFH) untuk ASN tidak peka kondisi pekerja informal MOJOK.CO

WFH 1 Hari ASN Perlu Lebih Peka terhadap Kondisi Pekerja Informal

30 Maret 2026
Pekerja Jakarta resign setelah terima THR dan libur Lebaran

Pekerja Jakarta Resign Pasca-THR Bukan karena Gaji, tapi Muak dan Mati Rasa akibat Karier Mandek dan Rekan Kerja “Toxic”

30 Maret 2026
Stres menyeimbangkan pekerjaan sampingan dan pekerjaan kantoran karena side hustle

“Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja

1 April 2026
Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan

1 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.