Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Terungkap Kriteria Cawapres Ganjar Pranowo, Salah Satunya Tak Boleh Punya Ambisi Berlebihan

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
12 September 2023
A A
cawapres ganjar pranowo mojok.co

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, nama yang juga masuk bursa cawapres (IG @ganjarpranowo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Publik masih menerka-nerka siapa figur bakal calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo. Sebab, bakal calon presiden (capres) PDIP itu tak kunjung mengumumkan nama. 

Baru-baru ini, politisi PDIP sekaligus Sekretaris Tim Koordinator Relawan Pemenangan Ganjar, Deddy Yevry Sitorus, mengungkapkan kriteria cawapres yang akan mendampingi eks Gubernur Jawa Tengah tersebut. Apa saja itu?

Tak punya ambisi politik berlebihan

Deddy mengungkapkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah merinci kriteria cawapres yang bisa mendampingi Ganjar. Kata Deddy, salah satunya Megawati bakal memakai ujian kesejarahan dan ideologi.

“Kalau kami melihat, kebiasaan Bu Mega pasti ada sesuatu yang merupakan ujian kesejarahan, ujian ideologi, ujian yang sangat kuat terhadap calon presiden atau wakil presiden,” kata Deddy, seperti dilansir CNN Indonesia, Jumat (8/9/2023).

Selain itu, ia juga menyebut bahwa sosok tanpa ambisi yang berlebihan juga akan menjadi pertimbangan Megawati.

“Di mana orang akan membuktikan bahwa dia memang orang yang tepat, berkorban, orang yang tanpa ambisi berlebihan. Itu pasti akan jadi pertimbangan,” sambungnya.

Kriteria lain

Selain dua kriteria tersebut, Deddy juga menyebutkan kriteria lain yang bersifat strategis. Termasuk di antaranya, memiliki ikatan dengan Ganjar, memiliki daya dorong elektoral, dan berpikir strategis lintas suku maupun etnis.

“Tidak ada faktor yang determinan, yang tunggal, semua pasti merupakan kombinasi simultan dari faktor-faktor yang dipertimbangkan tadi,” katanya Deddy.

Sejauh ini, beberapa nama telah dikaitkan sebagai bakal calon cawapres Ganjar Pranowo. Termasuk di antaranya politisi PPP Sandiaga Uno, hingga Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka. Terbaru, ada nama eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang masuk bursa.

Terkait rumor yang terakhir, Deddy tak membantah kabar tersebut. Namun, ia menegaskan satu nama cawapres Ganjar hanya bisa dipastikan setelah diumumkan Megawati.

Elektabilitas kandidat cawapres Ganjar

Survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengungkap 11 nama potensial yang kemungkinan bakal cawapres Ganjar Pranowo. Dari 11 nama ini, Erick Thohir jadi kandidat dengan elektabilitas tertinggi setelah meraih angka 17 persen.

Kemudian ada Sandiaga Uno yang berada di posisi kedua dengan 13,6 persen, Ridwan Kamil 13,4 persen, hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 8,8 persen.

Nama-nama lain yang masuk bursa cawapres meliputi Mahfud MD (6,7 persen), Khofifah Indar Parawansa (6,1 persen), dan Airlangga Hartarto (2,9 persen).

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

Iklan

BACA JUGA Elektabilitas Ganjar Sulit Naik kalau Gandeng Gibran, Mengapa Demikian?
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 12 September 2023 oleh

Tags: Cawapres Ganjarganjar pranowopdipPemilu 2024Pilpres 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Pakar UGM nilai, ikap Megawati atas retret: menjaga kewibawaan PDIP MOJOK.CO
Aktual

Ketundukan Kepala Daerah pada Megawati: Marwah PDIP hingga Efek Retret yang Belum Tampak Hasilnya

22 Februari 2025
Hasto Wardoyo pilih urus sampah di Kota Jogja di tengah ketidakpastian instruksi retret Megawati untuk kader PDIP MOJOK.CO
Aktual

Urus 1.600 Ton Sampah Kota Jogja di Tengah “Drama”

21 Februari 2025
Menanti keputusan Megawati yang belum pasti di DPD PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) MOJOK.CO
Aktual

Suasana Serba Tak Pasti di Kantor DPD PDIP DIY Menanti Kepastian Megawati

21 Februari 2025
Solo Fighter PDIP vs Keroyokan di Kandang Banteng, Pilkada 2024.MOJOK.CO
Aktual

Solo Fighter vs Keroyokan di Kandang Banteng, Benarkah Jateng Tak “Merah” Lagi? 

29 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon” MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.