Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Saran Pengamat Buat Prabowo: Pilih Cawapres dari NU

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
20 Oktober 2023
A A
Saran Pakar untuk Prabowo: Pilih Cawapres dari NU MOJOK.CO

Prabowo Subianto bersama Relawan Jagat Prabowo yang merupakan himpunan alumni aktivis PMII dan anak-anak muda Nahdlatul Ulama. (Instagram Prabowo Subianto)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sejauh ini, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi satu-satunya bacapres yang belum mengumumkan cawapresnya. Pengamat politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, pun menyarankan agar Prabowo memilih pendamping dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Umam menyebut, ada beberapa alasan mengapa Prabowo harus menggandeng cawapres dari kalangan NU. Katanya, jika nantinya pendamping Prabowo bukan tokoh Nahdliyin, maka hal ini akan cukup merugikannya.

“Jika Prabowo tidak menggandeng tokoh Nahdliyin maka mesin pencapresannya akan cukup kerepotan untuk mengkonsolidasikan basis jaringan NU untuk berpihak padanya,” kata Umam, dikutip Kamis (19/10/2023).

Sejauh ini, Prabowo memang kerap dikaitkan dengan beberapa tokoh NU sebagai cawapresnya. Seperti Khofifah Indar Parawansa, yang merupakan Gubernur Jawa Timur, dan Menteri BUMN Erick Thohir yang merupakan anggota Banser jalur “naturalisasi”.

Namun, belakangan nama Wali Kota Solo yang juga putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, jadi kandidat paling potensial. Terlebih setelah adanya putusan MK soal usia capres-cawapres pada Senin (16/10/2023) lalu.

Capres lain sudah gandeng NU

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) itu menambahkan, ada alasan lain mengapa Prabowo harus menggandeng NU. Salah satunya, karena dua capres lain sudah mendeklarasikan tokoh Nahdliyin sebagai pasangan mereka.

Akhir Agustus lalu, bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan mengumumkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai wakilnya. Cak Imin, seperti yang kita tahu, adalah tokoh terpandang di kalangan NU.

Sementara Rabu (18/10/2023) kemarin, bacapres PDIP Ganjar Pranowo menggaet Menko Polhukam Mahfud MD sebagai cawapresnya. Meski kini Mahfud tak menempati jabatan struktural di NU, ia punya massa yang besar di kalangan Nahdliyin.

Bagi Umam, fenomena di tadi sudah cukup untuk bikin basis suara nahdliyin menjadi terbelah.

“Jika pasangan Koalisi Perubahan dan Koalisi PDIP meletakkan variabel NU dalam penentuan bakal cawapres mereka, maka Koalisi Indonesia Maju (KIM) juga harus benar-benar mempertimbangkan ulang skema bakal cawapresnya,” jelas Umam. 

Ceruk suara nahdliyin sangat berpengaruh

Suara orang-orang NU memang selalu menjadi “komoditas” bagi kandidat capres-cawapres yang bertarung dalam pemilu. Bagaimana tidak, secara persentase, mereka mewakili 50 persen total suara pemilih tiap pemilu.

Bahkan, jika dihitung sejak Pemilu 2004, jumlah jamaah NU naik secara signifikan pada 2023 ini. Menurut perhitungan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, total kenaikannya mencapai 27 persen. 

Dengan demikian, Umam pun berharap para capres, termasuk Prabowo, benar-benar memperhitungkan variabel NU sebagai representasi Islam moderat sebagai basis dukungan mereka.

“Khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai penentu kemenangan Pilpres 2024 mendatang,” pungkasnya.

Iklan

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kemungkinan Prabowo Gandeng Yenny Wahid, Pakar UGM: Unggul Suara NU di Jatim

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2023 oleh

Tags: nuPemilu 2024Prabowo Subianto
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan yang Sama MOJOK.CO
Esai

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan

9 Maret 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO
Esai

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO
Esai

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
kuliah s2.MOJOK.CO

Penyesalan Lanjut S2 Cuma karena Pelarian dan FOMO: Nganggur dan Dicap Overqualified, Sudah Kerja pun Gaji Setara Lulusan SMA

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.