Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Pakar Politik UGM: Peluang AHY Jadi Cawapres Masih Ada

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
7 September 2023
A A
ahy calon cawapres mojok.co

AHY saat jadi pembicara di Fispol UGM (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi menarik partainya dari Koalisi Perubahan. Keputusan ini hanya dua hari setelah deklarasi resmi Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres Anies Baswedan di Surabaya.

Pakar politik UGM Arga Pribadi Imawan menyebut, meski kini masih berstatus “jomblo”, peluang AHY untuk menjadi cawapres masih terbuka lebar. Hal ini disebabkan oleh dua faktor.

Pertama, kata Arga, adalah faktor sosok AHY yang memang sejak awal sudah masuk bursa kandidat kuat cawapres untuk Pemilu 2024.

“Kalau kita menyimak hasil survei sebelum pengumuman Anies-Imin, pasangan Anies-AHY punya elektabilitas sampai 19 persen. Menurut saya angka ini tidak sedikit, dan juga didongkrak oleh elektabilitas AHY yang cukup favoritable di kalangan anak muda saat ini, bahkan generasi boomer,” jelasnya kepada Mojok, Rabu (6/9/2023).

Ini terbukti, sejak Januari hingga Agustus 2023, elektabilitas AHY sebagai cawapres memang terus alami peningkatan. Litbang Kompas mencatat, pada Januari 2023 lalu elektabilitas AHY berada di angka 3,7 persen. Kemudian naik ke 4,1 persen di bulan Mei, dan naik lagi pada Agustus lalu dengan 5,1 persen.

“Sementara faktor kedua adalah kekuatan Partai Demokrat itu sendiri yang elektablitasnya juga cukup tinggi dan selalu jadi pertimbangan tiap pemilu,” lanjutnya.

Poros baru AHY

Lebih lanjut, Arga juga menyebut bahwa masih ada kemungkinan bagi AHY untuk bikin poros baru. Meskipun, kemungkinan tersebut sangat sulit dan peluangnya amat kecil.

“Kalau saya lihat, akan sulit untuk membuat boros baru karena saat ini kita sudah dihadapkan kepada tiga bacapres,” jelasnya. Tiga bacapres yang Arga maksud antara lain Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Menurutnya, atas pertimbangan waktu yang cukup pendek untuk memobilisasi dukungan, sulit bagi AHY dan Partai Demokrat untuk bikin poros anyar. Kemungkinan paling besar adalah merapat ke salah satu koalisi.

“Tapi mau bagaimana pun semua masih mungkin terjadi, misalnya, ada kejutan serupa dengan apa yang terjadi dengan situasi Anies dan Cak Imin. Tapi sejauh ini kemungkinannya [bikin poros baru] masih cukup kecil,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 5 Poin Pidato AHY, Ajak Kadernya untuk Move On
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 7 September 2023 oleh

Tags: ahycawapresPartai DemokratPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Aktual

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Kaya dari Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

7 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Aksi topeng ayam di Fore Coffee Jogja. MOJOK.CO

Di Balik Aksi Topeng Ayam Depan Fore Coffee Jogja: Menagih Janji Hak Ayam Petelur untuk Meraih Kebebasan

2 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.