Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Tiga Kader NU Jadi Kandidat Cawapres, Siapa yang Paling Mungkin Maju?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
22 Agustus 2023
A A
cawapres nu mojok.co

Ilustrasi baliho Cak Imin (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

#2 Yenny Wahid

Secara elektabalitas, putri Presiden ke-4 RI ini sedikit lebih baik dari Cak Imin—meski tidak terlalu signifikan. Namanya pun sempat santer dihubungkan dengan bakal capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan.

Bahkan, pakar politik UGM Arga Pribadi Imawan menyebut bahwa sosok Yenny bisa mendongkrak elektabilitas Anies. Meski elektabilitasnya tak setinggi nama-nama mapan, tapi popularitasnya di kalangan akar rumput dan perempuan cukup tinggi.

“Nama Yenny cukup populer di masyarakat, terutama kalangan perempuan. Ini sekaligus jadi poin plus bagi Partai NasDem untuk mewujudkan gender equality, mengingat juga kini diskursus kesetaraan gender sedang menguat,” kata Arga pada Mojok.

Namun, Partai Demokrat, menjadi “faktor kunci” dari mungkin atau tidaknya Yenny mendampingi Anies. Pasalnya, sejak awal Partai Demokrat telah mengusung nama ketua umum mereka, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

Wah, gonjang-ganjing juga ya!

#3 Khofifah Indar Parawansa

Di antara Cak Imin dan Yenny Wahid, nama ketiga ini bisa dibilang punya elektabilitas paling mentereng. Elektabilitas Khofifah Indar Parawansa sebagai cawapres tercatat memang cukup tinggi; ia hanya kalah dari nama-nama kuat seperti Erick Thohir, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, AHY dan Gibran Rakabuming.

Selain itu, di provinsi yang disebut “battleground” yakni Jawa Timur, popularitas maupun dukungan bagi Khofifah juga cukup besar. Hal ini pula lah yang bikin namanya sempat muncul di bursa cawapres Anies Baswedan.

Sayangnya, baru-baru ini Khofifah juga memberi pernyataan bahwa dirinya bakal fokus di Pilkada Jawa Timur. Hal ini tentu dapat menutup kans Gubernur Jawa Timur ini untuk mendampingi salah satu capres untuk Pemilu 2024.

Keputusan Khofifah untuk fokus di Pilgub Jatim cukup masuk akal. Menurut pengamat sosial-politik UGM Arie Sudjito, Khofifah lebih punya potensi memenangi Pilgub Jatim ketimbang harus jadi cawapres Anies. Pasalnya, posisinya sebagai petahana menjadi poin plus tersendiri.

Kalau kalian, punya jagoan lain yang dari NU enggak?

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Dukung Prabowo, Ini Rekam Jejak Budiman Sudjatmiko: dari Aktivis PRD lalu Gabung PDIP

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Agustus 2023 oleh

Tags: Cak ImincawapresCawapres NUKhofifah Indar ParawansanuPemilu 2024Yenny Wahid
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan yang Sama MOJOK.CO
Esai

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan

9 Maret 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO
Esai

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO
Esai

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi jadi orang tunawicara (bisu) di desa, disamakan seperti orang gila MOJOK.CO

Ironi Orang Tunawicara (Bisu) di Desa: Dianggap Gila, Punya Otak Cerdas Tetap Dianggap Tak Bisa Mikir Hanya karena Sulit Bicara

15 Mei 2026
Pekerja Jakarta, WFH, kerja sesuai hobi.MOJOK.CO

Kerja Sesuai Hobi Bikin Menderita: Kita Jadi Tak Lagi Punya Tempat Menenangkan Pikiran Saat Muak dengan Pekerjaan

18 Mei 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Balita Gizi Buruk di Bogor hingga Oknum Nakes yang Promosikan Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
Ujian SIM C. MOJOK.CO

Pelajaran Berharga dari Gagal Ujian SIM C Sebanyak 11 Kali: Diam Bukan Pilihan untuk Melawan Hal yang Janggal

18 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.