Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Samsung Galaxy A50: Hape Terbaik yang Samsung Berikan di Level Menengah

Aditia Purnomo oleh Aditia Purnomo
13 Juli 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Samsung Galaxy A50 adalah hape terbaik di merek ini, setidaknya di kelas mid range. Performa oke, desain lumayan, kamera bagus, dan harganya masuk akal!

Memberikan hape dengan performa oke tapi terjangkau memang bukan menjadi kebiasaan Samsung. Seri J, seri hape menengah Samsung hingga tahun lalu, memberikan kesan premium dengan build quality dan tampilan kece, tapi ya performanya benar-benar ala kadarnya. Hingga kemudian mereka mengubah konsep hape kelas menengah mereka dan menghadirkan hape-hape Seri A di tahun 2019, termasuk Galaxy A50 ini.

Kalau boleh curhat, Samsung Galaxy A50 adalah hape kelas menengah yang membuat saya benar-benar puas. Saya pernah menggunakan Redmi Note 5, Asus Zenfone Max Pro M1, Oppo F7, Realme 2 Pro, Asus Zenfone Maxpro M2, dan Redmi Note 7. Tapi, baru di Galaxy A50 ini, saya benar-benar merasakan kepuasan menggunakan ponsel kelas menengah yang sanggup dieksploitasi secara optimal untuk kerja-kerja harian.

Walau masih menggunakan SOC buatan mereka sendiri, tapi Exynos 9610 terbilang memiliki performa yang powerfull, mengingat SOC ini telah menggunakan manufaktur 10nm yang biasa digunakan oleh chipset kelas atas macam Exynos 9810 atau Snapdragon 845. Hasilnya, dengan skor antutu mencapai 145 ribu, ini setara dengan Snapdragon 660 yang ada di banyak hape kelas menengah saat ini.

Tidak hanya itu, performa grafis ponsel ini juga mengesankan. Ia menggunakan GPU Mali-G72 MP3, dengan skor grafis antutu di angka 40 ribu yang bahkan lebih tinggi dari skor grafis antutu Snapdragon 675 di Vivo V15 Pro. Hal ini membuat Galaxy A50 mampu memainkan pengaturan grafis rata kanan smooth extreme untuk PuBG Mobile—satu hal yang tidak akan kamu dapatkan jika membeli ponsel kelas menengah dari merek sebelah.

Coba bayangkan, apa yang bisa dihasilkan dari kemampuan mengolah grafis yang kece plus layar Super Amoled dari Samsung? Jawabannya, tentu pengalaman multimedia yang menyenangkan!

Ya, Samsung Galaxy A50 hadir dengan layar berpanel Super Amoled 6,4 inch beresolusi 1080 x 2340 pixels (Full HD+). Meski resolusi layarnya sama dengan kebanyakan hape kelas menengah, tentu saja panel Super Amoled membuat A50 menjadi lebih unggul dengan layar yang mampu memberikan tingkat ketajaman yang lebih tinggi serta konsumsi daya relatif rendah.

Satu lagi keunggulan Samsung Galaxy A50 adalah antarmuka One UI yang Samsung miliki. Memang sih kebanyakan orang tidak peduli dengan antarmuka suatu hape. Namun, dari pengalaman saya menggunakan MiUI atau ColorOS di Redmi atau Realme, antarmukanya agak kurang stabil sehingga masih kerap terjadi force closed ketika multitasking aplikasi yang agak banyak.

Yah, bisa, sih, kita pakai android murni yang memberikan pengalaman antarmuka yang lebih enteng. Hanya saja, ada beberapa kustomisasi antarmuka yang saya kira mampu memberikan pengalaman penggunaan lebih baik.

Sekadar mengingatkan, One UI di A50 telah memiliki fitur always on display, one hand mode, dual messenger, night mode, sepparate app sound, atau dolby atmos yang tidak semuanya bisa didapatkan di merek-merek hape sebelah.

Lanjut ke sektor kamera, ada konfigurasi tiga kamera 25 MP f/1.7, 8 MP f/2.2 (ultrawide), dan 5 MPf /2.2 depth sensor. Kualitas kamera utamanya mungkin masih kalah ketimbang Realme 3 Pro, tapi keberadaan kamera ultrawide di Samsung Galaxy A50 memungkinkan kita untuk mengambil gambar dengan jangkauan yang lebih luas.

Ditambah, kamera belakangnya mampu merekam video hingga FHD+ hingga 30fps dengan tingkat kestabilan yang bagus. Sementara itu, kamera belakangnya memiliki resolusi 25 MP f/2.0 dengan kemampuan merekam video hingga FHD+.

Memiliki kapasitas baterai 4000 mAh dengan sekitar 5 jam screen on times, ketahanan daya yang dimilikinya terbilang lumayan. Untungnya, hape ini mendukung fitur fast charging hingga 15 watt yang membuat pengisian daya pada baterai 4000 mAh bisa jadi lebih cepat. Untuk sektor keamanannya, ada fitur in display fingerprint yang agak lambat pemindaiannya dan face recognition yang terbilang cepat.

Iklan

Terakhir, untuk menjadi pembanding mengapa Samsung Galaxy A50 lebih saya pilih ketimbang Realme 3 Pro, hape ini sudah menggunakan konfirgurasi USB Type C untuk kebutuhan I/O port-nya. Ini merupakan salah satu fitur yang sepertinya sudah menjadi keharusan bagi hape yang mau dianggap bagus. Port ini juga yang menjadi alasan kenapa saya tidak memilih Vivo V15 Pro yang punya performa lebih oke.

Mungkin bakal banyak yang berpikir jika hanya alasan type C, Redmi Note 7 juga punya dan harganya lebih murah. Memang sih, tapi saya nggak suka MiUI lengkap dengan iklannya, dan Redmi Note 7 juga nggak punya dedicated slot untuk SD card. Karena itu, saya lebih memilih Samsung Galaxy A50 versi 4/64Ggb di harga Rp 3,4 jutaan ketimbang yang versi 6/128gb di harga Rp 4,1 jutaan.

Iya, iya, sesederhana itu, Bambang~

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2019 oleh

Tags: hape 3 jutaanhape kelas menengahRedmi Note 7Samsung Galaxy A50
Aditia Purnomo

Aditia Purnomo

Asli Tangerang, tinggal di Jogja. Tukang review hape baru. Pernah ganti hape 50 kali dalam 3 tahun.

Artikel Terkait

HP Xiaomi Bakal Selalu Menjadi Mimpi Buruk untuk Samsung MOJOK.CO
Konter

HP Xiaomi Bakal Selalu Menjadi Mimpi Buruk untuk Samsung, Si Produsen HP Android Terbaik Saat Ini

1 November 2023
Realme 6 Pro hape kelas menengah MOJOK.CO
Konter

Realme 6 Pro: Jagoan Baru untuk Kelas Menengah

17 Maret 2020
Konter

Realme X: Hape Mid Range Terbaik Bagaikan Realme 3 Pro Versi Upgrade

27 Juli 2019
Konter

Dari Asus Zenfone Max Pro M1 Sampai Samsung Galaxy A50, Inilah Hape Terbaik dengan Harga Murah

15 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO

Babak Baru Perlawanan Warga Wonogiri Tolak Pabrik Semen di Pracimantoro, Bawa Ancaman Karst Gunungsewu ke Markas UNESCO

9 Juni 2026
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara.MOJOK.CO

Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara

8 Juni 2026
Peserta nyentrik gowes ke Klaten untuk ikut KLIC Fest 2026. MOJOK.CO

“Onthelis” dari Nusantara Rela Gowes Berhari-hari dengan Sepeda Tua Guna Misi Kebudayaan yang Memukau Para Bule

3 Juni 2026
Campus League Basketball 2026 Regional Jakarta Season 1 tidak hanya jadi panggung prestasi basket, tapi juga warna baru solusi mobilitas masa depan anak muda dengan motor listrik Polytron MOJOK.CO

Puncak Campus League Basketball 2026 Jakarta S1: Tak Hanya Jadi Panggung Basket tapi Juga Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan Anak Muda

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.