Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Redmi Go: Ponsel Murah Redmi Berkapasitas 1 GB RAM yang Gunakan Android Go

Aditya Rizki oleh Aditya Rizki
3 Februari 2019
A A
Redmi Go: Ponsel Murah Redmi Berkapasitas RAM 1 GB yang Gunakan Android Go

Redmi Go: Ponsel Murah Redmi Berkapasitas RAM 1 GB yang Gunakan Android Go

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dengan spesifikasi chipset quad-core Snapdragon 425 dan RAM 1 GB, Redmi Go bisa menjadi alternatif pengguna ponsel yang murah untuk kelas entry-level sekaligus mencicipi Android Go.

Perkembangan Android OS dengan makin banyaknya aplikasi seringkali membuat perangkat Android megap-megap. Banyak aplikasi tidak kompatibel sementara kapasitas penyimpanannya semakin hari semakin mentok.

Google mengembangkan Android Go untuk mendukung perangkat-perangkat dengan spesifikasi rendah agar masih tetap bisa menjalankan sistem operasi berbasis Android dengan mulus, tidak gampang ngelag, dan bikin memori mudah tekor.

Bagi yang belum tahu, Android Go merupakan versi hemat (lite) dari Android OS yang sudah dikenal selama ini. Android Go mulai diperkenalkan pada tahun 2017 lalu. Android Go bisa dijalankan dengan lancar walaupun perangkat hanya punya RAM sebesar 1 GB dan kapasitas penyimpanan hanya 8 GB.

Redmi yang merilis Redmi Go baru-baru ini bukanlah jenama pertama yang menggunakan Android Go. Pada tahun-tahun sebelumnya, ponsel-ponsel seperti Alcatel 1X, Nokia 1, dan ZTE Tempo Go adalah beberapa ponsel yang sudah lebih dulu mencicipi Android Go pada masing-masing perangkatnya.

Beberapa aplikasi yang didukung oleh Android Go juga ikut tersedia dalam versi ringkasnya, misalnya YouTube Go, File Go, Gmail Go, dan Google Maps Go. Perangkat dengan spek rendah tidak perlu ‘dipaksa’ untuk dipasangi Android OS beserta aplikasi-aplikasi pendukungnya yang secara default memiliki ukuran file yang bakal menguras kapasitas penyimpanan internal.

Filipina menjadi negara pertama yang kebagian jatah rilisnya Redmi Go. Filipina dipilih karena memperoleh respons positif dari para penggemar brand tersebut. Dengan banderol yang murah meriah seharga 3.990 peso atau setara dengan harga 1 jutaan rupiah, Redmi Go siap menjadi perangkat alternatif untuk pengguna level pemula yang tidak suka ponselnya lemot dan harga perangkat yang terlalu mahal.

Meskipun sama-sama menyasar pengguna entry-level, Redmi Go punya tujuan yang berbeda dengan ponsel Redmi entry-level lainnya semisal Redmi 6A. Jika dibandingkan secara spesifikasi dan performa, tentu Redmi 6A bakal punya banyak keunggulan dibanding Redmi Go. Pengalaman pengguna yang berbeda menjadi salah satu daya tarik ketika menggunakan ponsel Redmi Go.

Secara spesifikasi, ponsel yang mengusung slogan ‘Go Smart, Do More’ itu menggunakan chipset quad-core Snapdragon 425, kartu grafis Adreno 308, dan kapasitas RAM sebesar 1 GB. Penyimpanan internal perangkat ini hanya sebesar 8 GB yang bisa diperluas dengan memori eksternal hingga 128 GB. Baterai yang ditanamkan ke dalam perangkat ini tidak besar, hanya 3.000 mAh.

Jika dilihat, tidak ada yang istimewa dari daftar spek tersebut, bahkan cenderung ada di bawah rata-rata spek perangkat Android keluaran terbaru saat ini. Namun, itu bukan menjadi masalah lantaran perangkat tersebut memang didesain untuk menjalankan Android Go yang secara sumber daya lebih kecil.

Menurut beberapa referensi, Android Go mempunyai kemampuan 15% lebih cepat saat membuka aplikasi ketimbang versi Android reguler. Soal kapasitas, ukuran file aplikasi pada Android Go bakal dua kali lebih kecil ketimbang versi Android reguler. Dengan kata lain, kuota data internet yang dimanfaatkan pengguna saat mengunduh aplikasi juga akan semakin hemat.

Dari sektor fotografi, Redmi Go dibekali sistem kamera tunggal pada kedua sisi kameranya. Dengan kamera belakang 8 MP, Redmi Go sudah mampu merekam video dengan kualitas FHD. Sementara itu, kamera selfie-nya mempunyai kekuatan 5 MP.

Secara desain, Redmi Go masih menggunakan aspek rasio yang kini sudah mulai jarang digunakan pada perangkat Android reguler, yaitu 16: 9. Redmi Go mempunyai tiga pilihan warna, yaitu hitam dan biru. Redmi Go akan menjalankan sistem operasi Android Go 8.1 (Oreo) yang merupakan versi Android Go paling baru.

Bentuk fisik Redmi Go sekilas mengingatkan pada bentuk ponsel Redmi 4A atau Redmi 5A. Salah satu hal paling kentara yang membedakan dua varian tersebut adalah letak penempatan speakernya.

Iklan

Meskipun spesifikasinya tergolong rendah, tetapi sejumlah fitur konektivitas umum masih bisa dirasakan pada ponsel ini. Redmi Go mendukung aneka fitur seperti Bluetooth 4.1, port micro-USB, Radio FM, GPS, port micro-USB, serta dukungan dual SIM. Menurut laman GSM Arena, Redmi Go hanya mendukung sensor accelorometer.

Tidak perlu ada ekspektasi yang muluk-muluk atas kehadiran ponsel ini. Membandingkan performa ponsel ini dengan ponsel entry-level lain yang sudah menggunakan Android OS juga bukan pilihan yang bijak.

Ponsel ini rasanya lebih cocok digunakan sebagai ponsel kedua bagi pengguna Android OS. Atau paling tidak digunakan oleh mereka yang tidak begitu peduli dengan spesifikasi, yang penting bisa melakukan aktivitas dasar menggunakan smartphone seperti menelepon, baca email, browsing, chatting, serta ambil foto dengan kamera.

Apakah ponsel ini akan segera masuk ke Indonesia? Tenang, Redmi Go dikabarkan sudah lolos uji TKDN. Itu artinya tak lama lagi akan segera masuk ke pasar Indonesia.

 

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2019 oleh

Tags: Redmi 4ARedmi 5ARedmi GoSnapdragon 425
Aditya Rizki

Aditya Rizki

Webmaster Mojok. #YNWA

Artikel Terkait

Mahalnya Kangen Seorang Ibu di Dalam Mesin Murah Xiaomi Redmi 5A MOJOK.CO
Pojokan

Mahalnya Kangen Seorang Ibu di Dalam Mesin Murah Xiaomi Redmi 5A

26 September 2021
Xiaomi Redmi 5 Plus Beri Pelajaran Hidup Meski Tanpa Agnez Mo dan Chelsea Islan MOJOK.CO
Pojokan

Xiaomi Redmi 5 Plus Beri Pelajaran Hidup Meski Tanpa Agnez Mo dan Chelsea Islan

16 Februari 2018
ilustrasi Bisnis Sewa iPhone, Menarget Orang Banyak Gaya yang Saldonya Masih Diketawain Harga iPhone mojok.co
Pojokan

Kenapa Harga Xiaomi Murah dan iPhone Mahal?

2 Februari 2018
Redmi-5A-MOJOK.CO
Konter

Empat Rahasia di Balik Harga Murah Xiaomi Redmi 5A

7 Januari 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Balita Gizi Buruk di Bogor hingga Oknum Nakes yang Promosikan Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
Efek rutin olahraga gym, dulu dihina gendut dan jelek kini banyak yang mendekat MOJOK.CO

Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

11 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
buku remy sylado.MOJOK.CO

Mendobrak Fiksi Sejarah Jawa-sentris lewat Inani Keke dan Trabar Batalla, Harta Karun yang Sempat dianggap “Budaya Rendah”

15 Mei 2026
Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada MOJOK.CO

Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada

11 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.