Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Sensus

Menebak Kepribadian Seseorang dari Pilihan Kue Lebaran

Redaksi oleh Redaksi
9 Juni 2019
A A
menebak kepribadian dari kue lebaran
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mojok Institute melakukan sensus kepada Netizen Twitter, Facebook, dan Instagram untuk menebak kepribadian mereka jika mereka harus memilih untuk menjadi kue lebaran. 

Menurut kalian, apa sih yang selalu identik dengan lebaran?

THR dan angpao lebaran? Hmm, yha, jawab itu boleh. Tapi jawaban itu kurang tepat karena tidak semua orang mendapatkan THR, contohnya pengangguran macam kalian pun dengan angpao lebaran, khususnya bagi mereka yang sudah dianggap terlalu tua untuk disantuni saudara.

Baju baru? Yhaa, jawab itu juga boleh. Tapi, jawaban itu masih kurang tepat karena di umur-umur seperti sekarang, baju lebaran rasanya sudah kurang relevan untuk diidentikan dengan lebaran karena kita sudah mulai males belanja baju lebaran gara-gara nggak punya uang dan baju kepanitiaan kok rasa-rasanya masih layak pakai buat dipakai lebaran hhe hhe.

Hah, pertanyaan kapan?? Oh iya, itu juga cukup identik dengan lebaran. Kapan lulus, kapan kerja, kapan nikah. Tapi lagi-lagi itu masih belum cukup identik dengan lebaran karena tidak semua orang diberondong dengan pertanyaan kapan.

Ada lho yang nggak ditanya-tanya kapan pas lebaran. Iya, adaa. Selain anak kecil dan balita, orang-orang itu adalah mereka yang memang sudah lulus, kerja, menikah (ya ngapain ditanya lagi kan sudah melakukan).

Terus apa dong yang benar-benar identik sama lebaran?

Ya kue lebaran, lah!!1!!

Semua rumah pas lebaran pasti punya kue lebaran. Kalau nggak percaya, kamu bisa cek satu per satu rumah di sekitarmu. Pasti mereka semua punya kue lebaran!

Kalau misal kamu menemukan ada rumah yang nggak punya kue lebaran, itu tuh bukan karena mereka nggak punya, tapi udah mereka umpetin duluan soalnya takut kehabisan sama tamu-tamu kayak kamu yang ketika dijamu, suka nggak tahu malu ngabisin makanan melulu hahaha.

Emangnya apa sih yang spesial dari kue lebaran?

Tahu kah kamu kalau pilihan kue lebaran yang dimiliki seseorang ternyata bisa menjelaskan banyak hal mengenai kepribadian orang itu?

Iyaa, serius!

Kalau nggak percaya, nih kami tunjukan hasil sensus kami kepada seluruh Jamaah Mojokiyah se-alam sosmed kalau pilihan kue lebaran benar-benar bisa menggambarkan kepribadian seseorang.

Iklan

Hasil Sensus

Nastar

Sebagai kue lebaran no.1 yang paling banyak penggemarnya, orang-orang yang memilih Kue Nastar adalah mereka yang suka popularitas. Eits jangan senang dulu, meskipun popular, orang-orang yang memilih Nastar adalah orang yang mengenaskan karena sesuai dengan namanya: Nastar, Nanas, Mengenaskan!

Kastangel

Kastangel, kue lebaran terpopuler nomor 2. Orang-orang yang memilih Kastangel adalah mereka yang tidak terlalu suka rasa manis. Kalau ada orang yang suka Kastangel, kita bisa menebak bahwa orang ini juga suka menangis. Kenapa suka menangis? Yha karena menangis itu asin. Air mata kan rasanya asin. (Apaan).

Orang yang memilih Kastangel juga terkenal sebagai orang yang selalu berusaha meskipun dihadapkan kepada banyak rintangan. Sesuai dengan nama kue lebaran kesukaan mereka. Kastangel: Naik kasta meskipun angel (sulit). WQWQ.

Kue Kacang

Sesuai dengan namanya, orang yang suka Kue Kacang adalah orang yang sudah terbiasa untuk dikacangin. Jadi yah… (((Nggak usah panjang-panjang dibahasnya.)))

Kue Salju

Orang yang memilih Kue Salju sebagai kue lebaran kesukaannya adalah mereka yang suka halu. Kenapa halu? Karena sesuai namanya, mereka ingin jadi putri, dan ingin ada salju.

Menjadi putri tentu sebuah hal yang sangat halu karena pangeran mana yang ingin menikah kamu, hah??

Dan untuk salju, kita semua tahu kalau Indonesia adalah negara dengan iklim tropis yang tidak memungkinkan turunnya salju kecuali… Kamu ke gunung Jaya Wiyaja, atau ke Transm**t yang ada wahana saljunya dulu.

Astor

Orang yang memilih Kue Astor sebagai kue lebaran kesukaannya, adalah orang yang memiliki kepribadian rebel dan suka terhadap perlawanan.

Kenapa demikian?? Karena sejak kecil, astor sering dijadikan simbol melawan perintah orang tua untuk tidak merokok dengan menjadikannya rokok-rokokan. WQWQ.

Wafer Khong Guan

Orang yang memilih Wafer Khong Guan adalah orang yang memiliki kepribadian selalu ingin jadi pusat perhatian, dan ingin menjadi rebutan kawla-kawla muda karena tentu saja orang tua lebih memilih crackers Khong Guan dibandingkan dengan wafernya.

Biskuit Monde

Orang yang memilih Biskuit Monde adalah orang-orang borjuis yang suka kemewahan.

Di tengah ekonomi yang tidak menentu, ketika kaum proletar memilih biscuit khong guan, atau bahkan mengoplos khong guan, mereka tidak segan menghabiskan uang untuk membeli biscuit Monde.

Kue kering ulat hijau/ulat sagu

Orang yang memilih kue kering ulat hijau/ulat sagu adalah orang yang berharap tinggi kepada ketulusan manusia untuk menerima mereka apa adanya. Ck ck ck sungguh naif sekali orang-orang penyuka kue kering ulat hijau ini *ketawa jahat*

Rengginang

Yha rengginang bukan kue tapi selalu ada pas lebaran, jadi boleh lah ikut dibahas juga. WQWQ.

Orang yang memilih rengginang adalah orang yang sangat down to earth alias orang yang memiliki jiwa rendah hati dan selalu ikhlas meskipun ketika sudah jadi remah-remah dibiarkan berserakan di lantai dan diabaikan begitu saja hiks.

Opor

Yha opor bukan kue lebaran tapi dia juga selalu ada ketika lebaran jadi yauda nggak apa-apa, mari kita bahas saja.

Orang yang memilih opor sebagai kue lebaran kesukaannya, adalah orang yang sangat optimis dan selalu berusaha menemukan opportunity dalam kehidupan termasuk opportunity untuk mendapatkan hatinya hhe hhe~

***

Jawaban terbaik

Seperti biasa~ berikut adalah jawaban terbaik versi Mojok Institute yang berhak untuk mendapatkan hadiah:

Kaiser Gesang‏ Menjadi astor sebagai simbol rebel sejak usia dini karena pasti anaq-anaq pada rokokan pake astor
Sayadern Kue tradisional. Kue tradisional itu banyak disukai oleh orang, ibu2 dan bapak2 terutama. Nah, untuk menjadi menantu harus disukai juga sama bapak dan ibunya, bukan cuma anaknya. Awkwkwkwkwkkwkwk

Mie Ayam

Hadeeh ini apaan lagi dah, mie ayam bukan kue lebaran, jarang ada pas lebaran, dan ngapain juga ada yang jawab mie ayam di sensusnya…

 

Terakhir diperbarui pada 9 Juni 2019 oleh

Tags: kue lebarankuis kepribadianLebarantipe kepribadian
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk
Urban

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)
Kilas

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026
Menyesal Sarapan Gudeg Jogja setelah Jadi Korban Nuthuk Rega (Unsplash)
Pojokan

Ketika Orang Jogja Dibuat Menyesal Sarapan Gudeg Jogja karena Jadi Korban Nuthuk Rega

25 Maret 2026
Stasiun Tugu Jogja lebih buruk dari Stasiun Lempuyangan. MOJOK.CO
Catatan

Kapok Naik Kereta Eksekutif karena Turun di Stasiun Tugu Jogja, Keluar Stasiun Langsung Disuguhi “Ujian Nyata”

25 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.