Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Universitas MH Thamrin, Dari Tempat Kursus Kesehatan Menjadi Universitas

Tsaniatuz Zulfa oleh Tsaniatuz Zulfa
24 September 2023
A A
Universitas MH Thamrin, Dari Tempat Kursus Menjadi Universitas MOJOK

Universitas MH Thamrin, Dari Tempat Kursus Menjadi Universitas (thamrin.ac.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Universitas MH Thamrin adalah perguruan tinggi swasta yang ada di Jakarta. Sebelum menjadi universitas seperti sekarang ini, Universitas MH Thamrin berawal dari pendidikan kursus kesehatan. 

Universitas Mohammad Husni Thamrin atau Universitas MH Thamrin adalah perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Rumah Sakit MH Thamrin Jakarta atau Radjak Group. Cikal bakal universitas ini adalah pendidikan tinggi setingkat kursus bernama Penolong Orang Sakit (POS). Pendidikan ini berlangsung pada 1982 hingga 1983.

Setelah itu POS berkembang menjadi sekolah formal. POS menjadi sekolah setingkat diploma yang berada di bawah naungan Departemen Kesehatan. Pada saat itu POS ada lima akademi yakni Akademi Keperawatan, Akademi Gizi, Akademi Analis Kesehatan, Akademi Analis dan Farmasi, Akademi Manajemen Pelayanan Rumah Sakit, dan Akademi Kebidanan.

Sekitar tahun 2000, seluruh akademi yang berada di bawah Departemen Kesehatan berubah menjadi sekolah Tinggi. Akademi-akademi yang ada di POS pun demikian. Mereka kemudian melebur menjadi Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKes) MH. Thamrin.

Selain STIKes MH Thamrin, yayasan juga mengelola sekolah tinggi lain seperti Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) MH Thamrin dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) MH Thamrin. Kemudian, pada 2013 tiga sekolah itu tergabung menjadi satu yalni Universitas MH Thamrin. Begitulah perguruan tinggi swasta MH Thamrin berdiri hingga saat ini.

Universitas MH Thamrin menawarkan berbagai bidang ilmu

Cikal bakalnya memang berasal dari tempat kursus terkait kesehatan. Namun kini, Univeritas MH Thamrin sudah berkembang menjadi universitas yang menwarkan berbagai disiplin ilmu. Melansir dari website resminya, MH Thamrin memililiki 19 prodi yang terbagi ke dalam 4 fakultas.

Kesehatan

  • Keperawatan (S1)
  • Kesehatan Masyarakat (S1)
  • Gizi (S1)
  • Teknik Elektromedik (DIV)
  • Analis Kesehatan (D3)
  • Analis Farmasi & Makanan (D3)
  • Gizi (D3)
  • Kebidanan (D3)
  • Keperawatan (D3)
  • Manajemen Pelayanan RS (D3)
  • Profesi Ners
  • Kesehatan Masyarakat (S2)

Ilmu Komputer

  • Sistem Informasi (S1)
  • Teknik Informatika (S1)
  • Manajemen Informatika (D3)

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  • Pendidikan Guru SD (S1)
  • Pendidikan Guru PAUD (S1)
  • Pendidikan Bahasa Inggris (S1)

Ekonomi dan Bisnis

  • Akuntansi (S1) Konsentrasi Perpajakan
  • Manajemen (S1) Konsentrasi Bursa Efek/Pasar Modal

Sebagai tambahan informasi, mayoritas prodi di Universitas MH Thamrin mengantongi akreditasi B dan Baik Sekali. Sementara dari sisi perguruan tinggi, Universitas yang terletak di Kramat Jati itu mendapat akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Penulis: Tsaniatuz Zulfa
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Perjalanan Universitas Gunadarma, Kampus Swasta Terakreditasi A yang Punya Banyak Cabang
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 24 September 2023 oleh

Tags: jakartaklsperguruan tinggi swastaUniversitas MH Thamrinuniversitas swasta
Tsaniatuz Zulfa

Tsaniatuz Zulfa

Lulusan filsafat yang tidak hobi memikirkan hal-hal rumit

Artikel Terkait

Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO
Urban

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)
Pojokan

Orang Kaya dari Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

7 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO
Urban

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO
Cuan

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti.MOJOK.CO

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Mari Bertaruh, Kita Semua Memiliki Tante Yuli di Dunia Nyata

4 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Kaya dari Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

7 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.