Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Terganggu Suara Bar, Masyarakat Canggu Kirim Petisi ke Jokowi

Kenia Intan oleh Kenia Intan
12 September 2022
A A
Suara Bar Menggelegar Masyarakat Canggu Kirim Petisi ke Jokowi Mojok.co

Poster dari surat terbuka dan petisi bertajuk "End Extreme Noise in Canggu" (Basmi Polusi Suara di Canggu) yang dikirim masyarakat Canggu kepada Presiden Joko Widodo dan sejumlah tokoh, diantaranya Megawati Soekarnoputri, Menparekraf, Gubernur Bali, dan PHDI Pusat. Antara News Bali/HO-lampiran petisi Canggu/2022.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO– Masyarakat dan warga asing di Canggu, Kabupaten Badung, Bali, mengirimkan surat terbuka dan petisi ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Petisi itu menginginkan adanya aturan yang ketat dan menindak tegas bisnis bar yang mengganggu. 

Hingga Senin (12/9/2022) pukul 11.00 WITA, petisi berjudul End Extreme Noise in Canggu itu sudah menggalang 6.854 dukungan. Mereka berharap Pulau Dewata yang identik dengan kedamaian, keindahan, dan budaya itu tidak dirusak dengan suara menggelegar bar-bar terbuka di Batu Bolong maupun di Brawa.  

“Kami bersama-sama mewakili penduduk Bali dan terutama kami yang bekerja dan tinggal di Canggu, merasa trenyuh melihat Bali yang dirusak habis-habisan oleh bar-bar, beach club-beach club, night club-night club,” kata penggagas petisi, P Dian, di Denpasar, Senin (12/9/2022). 

Surat terbuka dan petisi dari masyarakat Canggu itu tidak hanya diajukan kepada Presiden Jokowi, tetapi juga beberapa tokoh lain seperti Megawati Soekarnoputri, Menparekraf, Gubernur Bali, dan PHDI Pusat.

Dian mengatakan, gangguan suara bar hampir terjadi setiap malam hingga mengganggu waktu tidur masyarakat sekitar. Suara masih keras di atas pukul sepuluh malam, bahkan terkadang bisa mencapai pukul empat pagi. 

“Hingga membuat kaca-kaca jendela dan pintu bergetar,” imbuh dia. 

Apalagi, kebanyakan bar terletak berdekatan dengan pura, salah satunya Pura Kahyangan Jagat yang dianggap suci. Bukan tidak mungkin, perilaku-perilaku tidak terpuji pengujung bar bisa terjadi di sekitar kawasan suci itu. Dian menceritakan, pernah terjadi perkelahian dan kebut-kebutan pengendara sepeda motor yang sudah mabuk pada pukul tiga dini hari. Kecelakaan yang cukup fatal pun tidak terhindarkan lagi. 

Selain itu, beberapa bar-bar berdiri di daerah pantai dinilai terlalu dekat dengan laut dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan. 

Berharap ada aturan dan tindakan tegas

Dian membandingkan dengan negara-negara lain yang memiliki peraturan resmi dan jelas terkait operasional bisnis bar. Ia bilang, biasanya di atas jam sepuluh malam tidak diperbolehkan lagi adanya suara yang keras. Apabila dilanggar, oknum akan mendapatkan sanksi penalti yang berat. Bahkan, bukan tidak mungkin bisnisnya disegel dan dicabut izin operasionalnya. 

Sebelum pandemi, Satpol PP sebenarnya sudah menegur keras dan mengancam akan menyegel sembilan bar di Canggu yang bising dan beroperasi hingga subuh. Akan tetapi, setelah pandemi, teguran tersebut tidak diindahkan lagi.

Dian berpendapat, apabila hal ini tidak segera diatasi, maka akan semakin banyak kerugian yang dirasakan oleh penduduk Bali, ekspatriat, maupun wisatawan mancanegara dan  domestik. Mereka bisa langsung angkat kaki meninggalkan Canggu maupun Bali dan tidak akan kembali lagi. 

“Pendapatan pemerintah dari wisata murahan yang merusak nama Bali habis-habisan di dunia internasional itu tentu tidak sebanding dengan hilangnya pendapatan dari villa-villa, hotel-hotel setempat,” jelas dia. 

Oleh karenanya Dian dan mereka yang mendukung petisi itu memohon kepada pemerintah untuk segera menetapkan peraturan resmi dengan penegakan sanksi yang tegas, serta dipantau secara ketat oleh Satpol PP.  

Sumber: Antara
Penulis: Kenia Intan 

BACA JUGA  Pasangan WNA “Dirujak” Netizen Karena Mendorong WNA Lain Agar Pindah ke Bali

Terakhir diperbarui pada 12 September 2022 oleh

Tags: Balibarcanggupetisi
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Resign kerja di Jakarta pilih di Bali. MOJOK.CO
Ragam

Baru Satu Tahun Kerja di BUMN, Pilih Resign karena Nggak Kuat “Ugal-ugalan” di Jakarta sampai Temukan Peluang Karier Lebih Baik di Bali

6 Januari 2026
Guru SD dari Badung, Bali, menabung lama demi antar anak ke Audisi Umum PB Djarum 2025 Kudus MOJOK.CO
Ragam

Guru SD Bali Menabung-Seberangi Laut demi Anak Kejar Mimpi Bulu Tangkis di Kudus, Kebal Sorakan yang Menjatuhkan Mental

12 September 2025
Wisata di Bali anti ribet dengan eSIM MOJOK.CO
Kilas

Liburan ke Bali Tanpa Drama: Cukup eSIM, Sinyal Aman, Kantong Tenang

10 Juni 2025
Kuburan Desa Trunyan.MOJOK.CO
Ragam

Turis Bali Ketar-ketir di Kuburan Desa Trunyan, Bukan Diganggu Setan tapi karena Ulah Warganya

6 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
indonesia masters 2026, badminton.MOJOK.CO

Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

19 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.