Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Suntik Mati TV Analog, Ini Cara Pindah ke TV Digital

Pasthiko Pramudhito oleh Pasthiko Pramudhito
28 Oktober 2022
A A
tv digital mojok.co

Ilustrasi nonton tv. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemerintah terus merampungkang agenda ‘suntik mati TV analog’. Masyarakat diminta untuk migrasi ke TV digital. Lantas bagaimana caranya?

TV analog akan disuntik mati oleh pemerintah pada tanggal 2 November 2022. Hal ini berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran.

Iklan

TV analog akan digantikan oleh TV digital yang merupakan agenda besar pemerintah dibidang penyiaran yakni Analog Switch Off (ASO). Masyarakat tak perlu khawatir harus mengganti TV-nya karena adanya program ini.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate terus berkoordinasi dengan penyelenggara multiplesking dan pemilik perusahaan TV swasta untuk membantu program ASO ini. Ia mengatakan dari total 514 kabupaten dan kota di Indonesia, 222 sudah bermigrasi ke TV Digital, sementara 292 Kabupaten lainnya sedang menunggu kesiapan.

Bagaimana cara pindah ke TV digital?

Pertama kamu bisa mengecek apakah daerahmu sudah mendapat layanan TV digital dengan mendownload aplikasi Sinyal TV Digital di App Store maupun Google Play Store.

Selanjutnya, kamu bisa mengecek TV-mu apakah sudah TV digital atau masih analog. Caranya dengan mengecek di sini. Silahkan diisi Nama Perangkat, Merek, dan Model dari TV milik kamu.

Jika TV-mu tertera di Informasi Televisi Kominfo tersebut maka TV-mu adalah digital.  Adapun cara mudahnya kamu bisa cek setting di TV-mu jika terdapat pilihan DTV maka dipastikan TV adalah digital. Dan kamu bisa langsung menikmati siaran TV digital.

Namun, jika tidak ada, TV-mu masih analog dan perlu perangkat tambahan bernama Set Top Box (STB). Set Top Box dapat dibeli e-commerce atau di toko eletronik dengan kisaran Rp150-350 ribu. Pastikan membeli Set Top Box berjenis DVB-T2.

Untuk masyarakat yang kurang mampu, pemerintah menyediakan STB secara gratis dengan syarat namanya tercantum dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial. Kemudian mendaftar aplikasi Cek Bansos di Google Play Store kemudian ke menu usulan dan mendaftarkan diri untuk mendapatkan STB.

Bagaimana pasang STB?

Untuk pemasangannya pastikan TV analog sedang dalam keadaan daya mati. Cabut kabel antena dari TV analog dan sambungkan ke bagian Set Top Box yang umumnya Bernama “In Antenna”. Sambungkan kabel AV (biasanya punya tiga ujung berwarna merah, putih, dan kuning) dari STB ke TV analog.

Nyalakan STB dan TV analog, kemudian masuk ke pengaturan TV analog, pilih mode tampilan AV, jika muncul pilihan STB, pilih opsi pencarian saluran. Jika pilihan saluran digital sudah muncul, klik simpan, lalu TV digital sudah bisa ditonton.

Penulis: Pasthiko Pramudhito
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Bermasalah, Apa Sebetulnya Robot Trading? 

Terakhir diperbarui pada 28 Oktober 2022 oleh

Tags: kemenkominfoKominfotvtv analogtv digital
Pasthiko Pramudhito

Pasthiko Pramudhito

Magang Mojok

Artikel Terkait

mahasiswa unair surabaya.MOJOK.CO
Kabar

Pelamar Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemendikbudristek Terlunta-lunta Dikhianati Hasil Seleksi

23 Oktober 2024
Kominfo dan BSSN Harus Belajar Backup Data dari Pramoedya Ananta Toer
Video

Kominfo dan BSSN Harus Belajar Backup Data dari Pramoedya Ananta Toer

4 Juli 2024
iklan rcti oke.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Syuting Iklan “RCTI Oke” Pakai Helikopter hingga Bangun Rumah, Hasilnya Terkenang Puluhan Tahun

27 Februari 2024
Keluh Kesah Presenter TV: Dikira Banyak Duit, Jadi Tempat Ngutang sampai Tak Berani Punya Pacar MOJOK.CO
Ragam

Keluh Kesah Presenter TV: Dikira Banyak Duit, Jadi Tempat Ngutang sampai Tak Berani Punya Pacar

15 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.