Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Sudah Punya Kriteria, Koalisi Indonesia Bersatu Tak Mau Buru-Buru Tentukan Nama Capres

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
18 November 2022
A A
koalisi indonesia bersatu mojok.co

Ilustrasi Airlangga Hartanto (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mengungkapkan sejumlah kriteria calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung untuk Pemilu 2024. Namun, koalisi yang digawangi tiga partai itu tidak mau buru-buru tentukan nama calon.  

Koalisi yang terdiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Golkar mensyaratkan setidaknya lima kriteria untuk kandidatnya, yakni memiliki  integritas, kualitas, pengalaman manajerial, komitmen kerakyatan, dan elektabilitas.

Dilansir dari laman resmi PPP, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengungkapkan, elektabilitas calon bukanlah syarat nomor satu. Namun, pihaknya menganggap elektabilitas masih penting dan akan menjadi pertimbangan bagi koalisi. 

Baidowi mengaku tidak mau terburu-buru menentukan calon berdasar elektabilitas. Menurutnya, hasil survei yang dirilis sangat dinamis dan beragam. Untuk saat ini, pihaknya masih akan memantau elektabilitas kandidat hingga tahun depan. 

“Kita belum membuat keputusan, semua itu sedang kita monitor perkembangan dinamikanya sampai tahun 2023. Karena pendaftaran Capres tuh nanti baru September 2023, masih banyak waktu menyerap aspirasi publik,” jelas dia, Kamis (17/11/2022). 

Senada, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menegaskan hasil survei memang akan menjadi pertimbangan KIB dalam memilih bakal calon. Semua kandidat yang punya capaian survei tinggi, kata Arsul, punya peluang yang sama untuk diusung sebagai capres oleh KIB.

“Tentu, KIB tidak hanya berpatokan pada hasil survei saja. Pasti ada pertimbangan-pertimbangan lain,” tutur Arsul dilansir dalam laman resmi PPP bulan Juni lalu. 

Pembahasan di internal KIB sejauh ini belum mengarah pada pasangan calon. KIB masih menyiapkan infrastruktur koalisi sampai dengan tingkat bawah.

“Kami siapkan dari sekarang infrastruktur pemenangannya terlepas siapapun paslonnya nanti. Ya seperti yang di DKI kemarin, masing-masing kepengurusan tiga partai membangun komunikasi dan bersiap membentuk tim pemenangan,” imbuhnya.

Harus punya KTA

Sementara salah satu anggota Koalisi Indonesia Bersatu, Partai Golkar, sudah membocorkan tiga kriteria lainnya soal capres dan cawapres yang bakal dijagokannya. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan, pasangan yang bakal diusung harus memiliki jam kerja tinggi, memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan Kartu Tanda Anggota (KTA) partai politik. 

“Disini banyak kader yang sudah berpengalaman,” kata Airlangga, dikutip dari Tempo.co, Kamis (17/11/2022).

“Jam terbangnya tinggi, dan yang paling penting selain punya NIK juga harus punya KTA. Karena ini KIB adalah koalisi yang anggotanya partai politik. Jadi kalau parpol perlu NIK dan KTA. Ini menjadi kunci,” lanjutnya.

Sebelum mendeklarasikan capres dan cawapres, Airlangga mengatakan bahwa koalisinya bakal semakin gemuk dengan tambahan satu hingga dua personel baru. Menurut dia, gelaran pemilihan presiden masih panjang sehingga tidak perlu buru-buru.

“KIB masih menunggu satu dua partai lain. Jadi kalau satu dua partai lain bergabung, baru kita announce siapa yang akan didukung KIB,” pungkasnya.

Iklan

Asal tahu saja, sebelumnya KIB sempat dikabarkan akan mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres. Ganjar akan disandingkan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai cawapres.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Anies Baswedan Deklarasi Capres di Jogja: Dielu-elukan, Meski Sempat Ada Penolakan

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2022 oleh

Tags: CaprescawapresGolkarkibkoalisi indonesia bersatupanPemilu 2024PPP
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP
Video

Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP

20 Mei 2025
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.