Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Persiapan Waisak 2025 di Candi Borobudur Sudah 80 Persen, Panitia Sediakan Layanan Kesehatan Gratis

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
10 Mei 2025
A A
Waisak 2025, Candi Borobudur.MOJOK.CO

Persiapan Waisak 2025 di Candi Borobudur Sudah 80 Persen, Panitia Sediakan Layanan Kesehatan Gratis (Mojok.co/Aisyah A. Wakang)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Berbagai persiapan terus dilakukan menjelang perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2025 yang dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Salah satunya adalah menyiapkan sarana dan prasarana. Mulai dari panggung utama untuk detik-detik Waisak, hingga area parkir kendaraan para peserta.

Pantauan Mojok, Sabtu (10/5/2025) pagi, panitia dari Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) bersama Balai Konservasi Borobudur (BKB) mulai memasang berbagai ornamen perayaan. Antara lain panggung, kain-kain dekoratif, lampu, patung Buddha, hingga membersihkan area pelataran Candi Borobudur.

Layanan kesehatan gratis

Masih dalam pantauan Mojok, tenda-tenda di sekitaran candi juga banyak yang mulai didirikan. Tenda tersebut berisi beberapa layanan medis gratis bagi para pengunjung.

Waisak 2025.MOJOK.CO
Salah satu pengunjung perayaan Waisak 2025 di Candi Borobudur menikmati layanan kesehatan gratis. (Mojok.co/Aisyah A. Wakang)

Menurut Direktur Utama Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), Febrina Intan, guna memastikan kelancaran acara, pihaknya memang menyiagakan tenaga medis dan enam unit ambulans dari rumah sakit terdekat.

Selain itu, dalam tenda-tenda layanan medis, nantinya para pengunjung perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur juga dalam menikmati layanan pengobatan gratis, bedah minor, operasi gigi, hingga pembagian kacamata baca. 

Persiapan sudah 80 persen

Febriana Intan menambahkan, panitia juga menyediakan penyediaan tempat parkir dan personel keamanan. Selain itu, pihaknya telah menyiapkan fasilitas parkir yang mampu menampung lebih dari 600 bus dan 60 mobil, serta tiga kantong parkir tambahan bekerja sama dengan masyarakat sekitar.

“Tidak ada lagi bus yang parkir sembarangan di sekitar Candi Borobudur sehingga mengganggu lalu lintas. Semua diarahkan ke kantong parkir yang sudah disiapkan,” ujarnya, Sabtu (10/5/2025).

Menurutnya, hingga Sabtu, persiapan Waisak 2025 telah mencapai 80 persen. Sisanya tinggal memasang ornamen kecil seperti bunga dan karpet di area panggung utama.

Candi Borobudur.MOJOK.CO
Panitia Waisak 2025 mengklaim persiapan agenda di Candi Borobudur sudah 80 persen. (Mojok.co/Aisyah A. Wakang)

Makna Waisak 2025

Puncak detik-detik Waisak sendiri akan digelar pada Senin (12/5/2024) pukul 23.55.29 WIB di zona 1 pelataran Candi Borobudur. Tema Waisak 2569 BE/2025 adalah “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia” dengan subtema “Bersatu Mewujudkan Damai Waisak untuk Kebahagiaan Semua Makhluk.”

Sebelumnya, Pembimbing Masyarakat Buddha Kementerian Agama Jawa Tengah, Karbono menegaskan bahwa perayaan Waisak tidak hanya menjadi momentum religius, tetapi juga bagian dari gerakan kolektif seluruh umat untuk melatih diri. Karbona berujar manusia dapat menguatkan praktik dhamma.

“Mari kita hadirkan perwujudan nilai-nilai Buddhis dalam praktik kehidupan nyata. Menciptakan ruang pertemuan antara nilai spiritual dengan aksi sosial, antara sakralitas dan kemanusiaan,” ucap Karbono, di Magelang, Kamis (8/5/2025).

“Melalui pendekatan ini, Waisak bukan hanya dirayakan secara ritualistik, tetapi menjadi sumber transformasi nyata. Sekaligus memberi manfaat bagi umat dan masyarakat luas,” lanjutnya.

Waisak 2025.MOJOK.CO
Para Bhikku asal Thailand sudah mulai menghadiri perataan Waisak 2025 di Candi Borobudur. (Mojok.co/Aisyah A. Wakang)

Tokoh agama Bhikkhu Dhammavuddho Thera berujar ajaran Sang Buddha mendorong umatnya menjaga kedamaian dan kerukanan beragama melalui Saraniya Dhamma Sutta. Ajaran tersebut mengandung enam nilai kehidupan yakni Mettakaya Kamma, Mettavaci Kamma, Mettamano Kamma, Sadharanaboghi, Silaamannata, dan Ditthisamannata. 

Iklan

Mettakaya Kamma berarti menyebarkan cinta kasih melalui perbuatan, Mettavaci Kamma berarti melalui ucapan, Mettamano Kamma berarti dari pikiran. Lalu, Sadharanaboghi artinya selalu berbagi pada sesama, Silaamannata yakni menjalankan kehidupan yang bermoral, sedangkan Ditthisamannata berarti melandaskan ada pandangan akan kebenaran yang sama.

“Makna spiritual dari Waisak di kawasan Candi Borobudur tidak hanya berakar pada ritual atau seremonial semata, tetapi mencakup penghayatan mendalam terhadap ajaran Buddha yang menyentuh dimensi batin, kesadaran, dan tujuan hidup manusia. Perayaan ini menjadi momen kontemplatif, reflektif, dan transformasional yang sangat penting bagi umat Buddha,“ jelas Bhante Dhammavuddho di Magelang.

Reporter: Aisyah Amira Wakang

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Waisak 2025: Puluhan Biksu akan “Pekikan” Perdamaian Dunia di Tanah Magelang

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2025 oleh

Tags: candi borobudurWaisakwaisak 2025
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

borobudur.MOJOK.CO
Hiburan

Borobudur Moon Hadirkan Indonesia Keroncong Festival 2025, Rayakan Serenade Nusantara di Candi Borobudur

15 Desember 2025
Pengunjung menikmati Borobudur Sunrise di Magelang. (Doc. InJourney)
Kilas

Pengalaman Wisatawan Menikmati Borobudur Sunrise, Datang dari Subuh untuk Melihat Rona Matahari Jingga

20 Oktober 2025
4 Hal Tidak Menyenangkan di Magelang buat Kapok Wisatawan
Pojokan

4 Hal Tidak Menyenangkan di Magelang buat Kapok Wisatawan

17 Oktober 2025
Kehidupan penuh ketidakpastian di balik hiruk-pikik wisatawan di kawasan Candi Borobubdur, Magelang MOJOK.CO
Catatan

Di Balik Hiruk-Pikuk Wisata Candi Borobudur Magelang: Wisatawan Bersenang-senang, Warga Setempat Hidup dalam “Kepiluan”

27 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.